Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
TPBK 186


__ADS_3

"lalu kenapa kau tidak berusaha menghubungi ku?"


tanya Asti pada Kevin yang merasa kecewa.


"jawabannya ada di aku nak. sejak Kevin bersama ku, aku melarangnya untuk berkontak dengan masa lalunya. baik teman, sahabat, cinta, bahkan saudaranya sendiri"


jawab Momi Kevin.


"iya kak, Tante momi benar. aku bahkan dilarang untuk berkomunikasi dengan Abang. aku harus bermain petak umpet dulu dengan Abang agar aku bisa berkomunikasi dengan nya"


timpal Keysa yang membenarkannya.


"aku ibu yang egois nak. sangat egois. aku melakukan ini karena aku tidak ingin anakku jauh dari ku. aku ingin anakku dibawah kendali ku, karena aku adalah ibunya"


sahut lagi momi Kevin.


"tapi aku sadar, aku bukan ibu yang baik bagi putra ku. sampai sampai aku tidak menyadari bahwa apa yang aku lakukan sebenarnya itu menyiksa anakku"


lanjutnya lagi.


Asti kali ini hanya bisa diam dan menangis, ia tak tau harus lakukan apa. ia bingung dan frustasi sekarang.


"aku akan ceritakan pada mu bagaimana ini bisa terjadi. tapi tidak sekarang as, jika aku ceritakan sekarang ini akan membutuhkan waktu yang lama"


ucap Kevin yang berjanji akan menceritakan kejadian yang sebenarnya.


"tidak!!! aku orang tua Asti tidak akan mengizinkan putriku untuk menikah dengan laki laki tak bertanggungjawab seperti mu!!"


ucap ayah Asti saat melihat putrinya yang mulai luluh.


"iya, mama setuju Asti. apapun alasannya, seharusnya mereka tidak melakukan hal itu pada mu!! mereka tidak seharusnya mempermainkan hidupmu!!"


sambar mama Asti.


"iya kak, aku setuju. aku tak terima jika kau menikahi Kevin!!"


sahut Reysa.


"Asti, masalah seperti ini aja dia bisa meninggalkan mu apalagi nanti setalah menikah, mungkin akan ada masalah yang lebih besar. pasti dia akan meninggalkan mu juga!!"


sambar Vivi juga.

__ADS_1


"hidup Kevin juga dipermainkan Tante!! bahkan sangat dipermainkan oleh takdir!!"


ucap Billy yang ikut turun tangan.


"Tante tau, berapa banyak rasa kecewa yang harus ia rasakan. saat ia mengetahui untuk pertama kalinya kebenaran di umurnya yang dewasa. Kevin merasa kecewa dengan keluarganya sendiri yang merawatnya!! karena kebenaran di sembunyikan selama itu! ia kecewa dengan takdirnya Tante!!. enggak itu saja, Kevin juga menderita karena tak bisa sama sekali berkomunikasi dengan teman temannya termaksud Asti!! Tante tau berapa besar Kevin menahan rindunya pada Asti setiap detiknya? enggak, Tante gak tau karena tak gak rasakan itu. dia harus merelakan cintanya!! itu bukan keputusan yang mudah Tante!!"


lanjut Billy lagi.


"lalu siapa Andara Vin?"


tanya Asti mengingat wanita yang telah ia jumpai tanpa sengaja.


"Andara?"


"iya, bukan kah dia tunangan mu?"


tanya Asti lagi.


"kau..


"dia mengatakannya padaku"


jawab Asti.


bantah Kevin.


"iya sayang, Andara adalah orang yang aku jodohkan dengannya, tapi Kevin selalu menolaknya. dengan dalil dia masih mencintai Asti nya. jujur aku sempat membenci mu nak saat aku tidak mengetahui apapun tentang mu. tapi setelah aku mengetahui nya justru aku mengucapkan terima kasih, berkat mu anak laki laki ku jadi patuh akan agama"


sambung momi Kevin yang membenarkannya.


"sudah cukup!! percuma berargumentasi, ini adalah hidup Asti. tak ada yang bisa melarangnya, atau pun menghentikannya untuk melangkah mengambil keputusan. hanya Asti yang bisa!! Asti manusia, bukan boneka yang bisa dipermainkan sana sini, yang bisa diatur sana sini. sekarang kau sudah tau kebenaran nya Asti, ini pilhan mu sekarang! kembali ke Kevin atau tetap memilih ku?"


ucap David yang menengahinya.


Asti yang tampak ragu tak bisa menatap siapapun, karena setiap orang memiliki pendapat nya masing masing.


melihat keraguan Dimata Asti, membuat Reza maju dan mendekati Asti. Asti Pasto bisa merasakan hati tulusnya Reza, yang akan tetap mendukung keputusan Asti.


"Asti, tatap mata ku. kau pernah bilang padaku bahwa kau tidak ingin jika nantinya di dalam pernikahan mu itu ada paksaan. karena yang ada itu akan membuat dosa mu semakin banyak karena kau tidak menjalani nya dengan ikhlas. ini saat nya kau pilih Asti, dengar kan hati kecil mu. mana hati kecil mu yang ikhlas, itu yang kau pilih. kau Asti, bukan boneka!. aku pernah bilang kan bahwa aku akan selalu ada dan mendukung setiap keputusan mu"


Asti pun menganggukkan kepalanya sembari tersenyum penuh keyakinan.

__ADS_1


"Asti memilih David"


jawab Asti terhenti, namun membuat keluarga Asti merasa lega begitu juga dengan sahabat Asti.


"tapi hanya sebagai Abang adik. tidak lebih"


jawab Asti lagi.


sontak membuat ayah Asti marah.


"kau memilih Kevin!!! aku tidak akan merestui hubungan mu dengan Kevin!! sampai kapan pun aku tidak akan merestuinya!!"


Asti yang mendengar nya kembali hancur, lagi lagi keputusan nya harus terhalang. Reza yang tidak ingin melihat Asti yang hancur pun menenangkan Asti dan membela Asti.


"za, bagaimana bisa aku menikah dengan Kevin. jika ayah ku saja tidak merestui ku. kebahagiaan ku adalah kebahagiaan orang tua ku za"


lirih Asti dipelukan Sahabatnya itu.


"pak, bapak gak denger apa yang dikatakan anak bapak barusan. dia bilang kebahagiaan nya adalah kebahagiaan orang tuanya. tapi masalah nya bapak gak bisa memberikan dia kebahagiaan"


ucap Reza yang kali ini berani melawan ayah Asti yang sangat dihormati Reza.


"apa maksud mu hah!!"


"buk, ibu adalah mama nya Asti. Reza mau tanya. apa kebahagiaan ibu? mengedepankan kebahagiaan ibu, apa mengedepankan kebahagiaan anak?"


tanya Reza pada mama Asti.


mama Asti tak dapat menjawabnya Mala mama nya Asti menangis, jelas jawaban seorang ibu adalah mengedepan kan kebahagiaan anaknya.


"jika ibu tidak jawab, itu artinya ibu pilih mengedepankan kebahagiaan anak nya. jika kebahagiaan Asti anak ibu bergantung pada Kevin? apa ibu tidak akan bahagia? apa bapak gak akan bahagia?"


tanya Reza lagi.


pertanyaan dan penjelasan Reza mampu membuat ayah dan mama Asti terdiam. ya, selama ini ia ingin putrinya itu bahagia.


"setelah Asti sudah mendapatkan kebahagiaan nya, kenapa kalian tidak merestuinya? hanya ke salah pahaman, kalian tidak merestuinya? ibu tau, aku yakin Kevin juga tidak ingin menciptakan ke salah pahaman ini, tapi takdir terus saja berusaha untuk menciptakan nya. lalu dimana salah Kevin? dimana ke salahannya? dia juga korban Bu"


ucap Reza lanjut berusaha menghapus kebencian orang tua Asti terhadap Kevin.


"kau benar nak, Kevin hanya korban dari keserakahan ku!. tapi aku memohon pada mu Asti, agar menerima Kevin? jika tidak.."

__ADS_1


ucap Momi Kevin.


__ADS_2