Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
TPBK 192


__ADS_3

"ma, mama jaga kesehatan mama ya? kalau ada apa apa telpon Asti!! ingat, makan yang sehat dan teratur!! kurangi makanan yang berkolesterol!! kurangi juga kegiatan mama!!"


ucap Asti yang menasehati mama nya sendiri, saat sampai bandara.


"iya sayang, iya.. mama ingat semua. mama di sini bisa jaga diri kok, kan ada bang Jaka sama Reysa? kamu, yang harus jaga diri disana!! apa lagi itu lingkungan baru bagimu. jaga keluarga baru mu sekarang!"


balas mama Asti yang sebenarnya ia merasa sedih karena harus berpisah dengan putri sulungnya.


"Apri, aku titip mama ku pada mu ya.. kalau ada apa apa langsung hubungi aku!! aku percaya penuh dengan mu Apri"


ucap Asti kali ini memberikan amanat pada Apri.


Apri pun menganggukkan kepalanya dengan senang hati, sedangkan Reysa segera protes


"kakak, kenapa gak nitip ke Reysa dan bang Jaka saja?"


"jika nitip ke kamu dan bang Jaka, aku yakin pasti kalian tidak akan memberitahu kan ku nantinya jika terjadi sesuatu!!"


jawab Asti yang cetus.


"kakak gak percaya sama saudara sendiri? wah wah wah.. tega bener"


jawab Reysa yang kecewa.


"bukan tega!! tapi itu memang nyata! buktinya aja kau punya pacar, aku gak pernah dikasih tau? tau tau udah mau nikah aja, baru aku dikasih tau"


balas Asti tak mau kalah.


mendengar kakak adik yang saling adu mulut, membuat yang lain tertawa, karena melihat tingkah lucu kakak adik ini.


"udah udah, kalian ini berantem mulu? nanti kalau udah pisah, lama gak jumpa kangen kangenan?"


ucap mama Asti menengahi keduanya yang masih beradu mulut.


mendengar ucapan mama nya, membuat keduanya terdiam dan saling menatap satu sama lain. entah mengapa kini keduanya merasa sedih, mata mereka berdua kini berkaca kaca. ya, yang diucapkan mama nya memang lah benar.


mereka berdua pun berpelukan. Asti yang memang menyayangi adiknya itu pun, merasa sedih karena masa masa bersama mereka telah berakhir.

__ADS_1


"kakak jaga diri disana ya.. jangan sok kuat, buat nanggung semuanya!! kalau butuh teman curhat, Reysa akan selalu ada untuk kakak"


ucap Reysa.


"iya, kau juga. jika suami mu kasar, lapor pada ku!! biar bagaimanapun kau tetap adikku!! paham!"


balas Asti yang mendapat kan anggukan dari adiknya itu.


waktu terus berjalan, saat nya pesawat mereka harus segera lepas landas. tangisan kesedihan pun semakin melekat, saat mereka harus berpisah. begitu banyak pelukan dan nasehat yang diberikan satu sama lain.


selesai itu mereka pun pergi terbang.


•••••••••••


sudah satu tahun Asti tinggal di rumah momi Kevin. begitu banyak kebahagiaan yang ia rasakan bersama Kevin dan lingkungan sekitarnya. begitu banyak kasih sayang di dalam keluarga kecil ini.


ya, zaman terus berkembang, namun Asti tidak pernah berubah walaupun ia mengikuti zaman. Asti masih sama, menutup aurat, berakhlak mulia dan imannya yang semakin kuat.


disana Asti memulai bisnisnya yang baru, dengan sedikit meminta bantuan Kevin. bahkan sekarang Asti sedang melanjutkan pendidikan nya, sesuai yang dikatakan Kevin.


sebenarnya, Asti tidak diperbolehkan Kevin untuk bekerja atau membuka bisnis baru, bukan karena Kevin takut tersaingi tapi melainkan karena takut Asti sibuk dengan bisnisnya tersebut dan pasti waktu Asti akan sedikit untuknya.


secara fisik anak perempuan tersebut mirip sekali dengan wajah Kevin. hanya satu yang mirip dengan Asti, yaitu matanya. jujur Asti merasa senang dan lega karena anaknya mirip dengan Kevin. karena selama ini ia ingin memperbaiki keturunan nya. ia ingin anaknya memiliki hidung yang mancung, dan sekarang harapan itu sudah terkabulkan.


Asti hidup dengan kasih sayang dari ibu mertua dan suaminya. semakin hari Asti semakin mesra dengan Kevin, begitu juga sebaliknya.


"Asti, kau harus tau. satu kesalahan yang tak akan pernah aku sesali seumur hidupku"


ucap Kevin sembari mengelus kepala putrinya yang tertidur nyenyak dipangkuan Asti.


"apa?"


tanya Asti penasaran yang menoleh kearah kevin.


"memaksa mu untuk menjadi pacar ku. itu adalah kesalahan yang tidak akan pernah aku sesali seumur hidupku. jika aku tidak melakukan itu, mungkin aku tidak akan pernah bisa menjadi suami mu seperti sekarang"


jawab Kevin yang kali ini mencium kening sang istri dengan penuh cinta.

__ADS_1


"dan kau tau Kevin, aku juga tidak akan pernah menyesali keputusan ku yang mengingkari janji ku pada diri ku. karena keputusan ku saat ini tepat, dengan menjadikan mu suami ku untuk menuju surga Allah"


balas Asti yang ikut larut bersama Kevin.


...~ THE AND ~...


ya, ini akhir dari kisah "Terpaksa Pacaran Berakhir Bahagia".


sebelumnya, author ucap kan terima kasih karena sudah mau membaca dan mampir ke karya author. terima kasih karena sudah mau menunggu author up, author mengaku salah karena author jarang up. tapi perlu di ketahui bahwa author juga memiliki kesibukan realita sendiri, jadi harus menyampingkan hal ini. sekali lagi makasih sebanyak banyaknya kepada kalian yang selalu support author dengan komen komen yang buat author merasa semangat lagi disaat author merasa down, karena karya author yang jauh dari kata bagus.


jujur komen komen dari kalian adalah sesuatu yang author tunggu jika author up.


author cuma mau nyampein satu fakta dalam kisah ini, dari sebagian kisah ini adalah kisah nyata author. dimana Asti adalah author sendiri. gambaran watak Asti, itu adalah sifat author sendiri, hanya saja mungkin dalam hal agama author tak setaat itu. tapi yang jelas kisah hidup Asti dimasa lalu adalah kisah nyata ku.


ya, sekarang author sudah tamat SMA. tapi author belum kuliah, karena kemarin author gak lulus coba kedokteran 🙈🙈


jadi curhat nih author;)v.


tapi yang jelas persahabatan antara Asti, Vivi, Dewi dan Reza adalah nyata. kisah monyet Asti juga nyata. dan orang tua Asti yang selalu memaksa untuk pacaran itu juga nyata, bahkan sampai sekarang. komitmen Asti yang tidak mau pacaran juga nyata, dan itu terjadi pada author.


bahkan sampai sekarang orang tua author selalu saja memaksa author untuk pacaran! katanya biar ada yang bawa martabak gratis tiap malam Minggu😌. tak hanya itu saja, sekarang author lagi di jodoh jodohin sama orang tua. semoga saja hidup author gak kayak dinovel novel yang author baca ya..


jujur kisah ini terinspirasi dari kedua orang tua author yang memaksa author untuk segera pacaran. dan jujur dalam kisah ini author cuma ingin menunjukkan persahabatan author yang sudah terjalin cukup lama, dan Alhamdulillah sampai sekarang masih terjalin dengan baik. semoga saja bertahan selamanya.


author harap, semoga yang membaca karya author ini bisa merasakan pesan yang ingin author sampaikan.


next time, author janji akan memperbaiki dan menambah kosakata bahasa karya author.


bagi yang jomblo, tetap bertahan. mana tau dengan kalian bertahan, Allah memberikan mu jodoh yang lebih baik lagi atas perjuanganmu untuk bertahan. karena gak semua orang bisa seberuntung Asti. yang pacaran, tapi pasti menuju halal


😘😘😘❤️❤️❤️


love you


jika kalian ingin mengetahui cerita persahabatan Asti, kalian bisa langsung baca karya author yang berjudul


"TEMAN SANDAL BERAKHIR KEPERNIKAHAN"

__ADS_1


disana kisah awal mula persahabatan author no cut dan real. author sekarang akan fokus ke karya author satu persatu, menyiapkan karya author yang sempat berhenti. tapi di sisi lain author lagi menyiapkan karya baru author.


ditunggu 😉😉


__ADS_2