Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Ketemu Asti


__ADS_3

"emang apa yang di lakukan Lulu? sampai sampai menurutmu itu melebihi batasan dia?"


tanya Billy penasaran.


Asti pun menceritakan semua nya kepada Billy


"saat hendak bergabung, aku melihat Kevin dibeli gelang rakit oleh Lulu. gelang rakit yang sama bentuknya denganku, membuat ku kesal!!"


"lalu?"


"lalu sebelum itu saat memilih Lulu memperhatikan barang barang yang aku beli, sampai aku tertuju pada gelang rakit itu. saat aku hendak mengambilnya Lulu bilang itu gelang yang indah, dia pun ingin yang sama dia beli dua bil? aku tanya kan satu lagi untuk siapa? dia makan jawab dnegan senyumannya itu satu lagi buat adikku. aku pun percaya akan hal itu. jadi aku juga beli dua untuk aku dan Kevin. tapi mala yang terjadi dia bohong, apa yang bisa aku lakukan bil?"


lanjut Asti lagi.


Billy tau saat ini gimana perasaan nya Asti. perempuan mana yang tidak marah jika kehilangan kekasih yang dia sayang?, saat orang lain Dateng dan ingin merebutnya.


mungkin bagi laki laki itu hal yang biasa, bergaul dengan lawan jenis itu biasa. namun bagi perempuan, itu bukanlah hal yang biasa karena kebiasaan mampu membuat candu dan akhirnya rasa cinta itu muncul dengan sendirinya.


Billy pun memeluk Asti, memahami gimana keadaan Asti yang sekarang. saat ini Billy tahu, bahwa Asti pacar sahabat nya ini sedang dalam bahaya.


"tenang lah as? aku akan laporkan hal ini kepada Kevin, agar dia menjauhi Lulu"


ucap Billy menenangkan Asti.


"gak usah bil, jangan kasih tau Kevin ya? kalau kamu kasih tau entar yang ada aku dibilang posesif lagi"


tolak Asti dengan lembut.


"yaudah sekarang kita ke cafe yuk? disana ada cafe yang cantik bahkan indah?"


mereka pun berjalan menuju cafe tersebut.


tak lama mereka berjalan, tiba tiba ponsel Billy berbunyi.


Billy pun mengangkatnya


"iya, ada apa Vin?"


"iya ini udah ketemu tenang aja"


"ketemu dimana? ketemu sama om om tadi dia nya mau aja"


Asti yang mendengar jawab Billy pun tertawa renyah.

__ADS_1


sedangkan Kevin yang disana merasa jengkel.


"iya ini mau kesana, bilang sama dini jangan khawatir sama kekasih nya ini. bilang sama dini Billy kekasihnya yang ganteng ini adalah orang yang kuat walaupun hati nya sedikit hello Kitty"


jawaban Billy kali ini mampu membuat Asti merasa jijik


"dasar Billy!! kalau udah bucin, bucin nya parah tingkat dewa!!"


•••••


mereka yang menunggu ke datengan Billy dan Asti pun sangat antusias.


pintu cafe terbuka, membuat semua orang penasaran siapa yang masuk? ternyata yang masuk adalah orang yang sedari tadi ditunggu tunggu oleh semuanya, siapa lagi kalau bukan Asti dan Billy.


saat mereka sampai beberapa orang menyambut ke datengan Billy dan Asti, ada juga beberapa orang dari mereka ada yang memarahi Asti karena kabur tanpa sepengetahuan semuanya.


ya iyalah kalau kabur bilang bilang kan namanya bukan kabur? tapi pamit;v


balik topik.


namun hanya Kevin yang tidak menyambut kehadiran Asti. tampak dari wajah nya Kevin sangat marah kali ini dengan perilaku Asti.


dengan wajah datar Kevin pun menyuruh Asti untuk duduk di sampingnya, sementara Lulu pindah tempat.


"lu, kamu pindah tempat ya biar Asti yang disini? biar dia gak ngilang lagi!!"


Lulu yang terusir pun merasa kesal namun di tahannya, sedangkan billy yang melihat pemandangan ini tertawa tipis. seakan senang jika melihat Lulu seperti ini.


sedangkan yang lain pun kembali duduk dan menikmati makanan yang telah di pesan.


Asti yang hendak memesan makanan pun, dilarang oleh Kevin. Kevin memberikan makanan yang ia pesan kepada Asti. dengan kesal Asti pun memakan nya.


satu suapan masuk ke dalam mulut Asti, saat ingin memasukkan suapan yang kedua Kevin langsung menunduk dan memakan suapan tersebut.


otomatis semua orang yang melihat nya merasa kaget, bahkan Asti pun juga kaget. namun ini adalah pemandangan yang sangat indah dimata Billy.


tidak hanya makanan nya saja, bahkan minumannya juga seperti itu. saat Asti selesai minum Kevin pun langsung meminumnya di tempat yang sama Asti minum.


Asti kaget, melihat ulah Kevin. tidak hanya Asti saja bahkan semua nya pun kaget karena Kevin jarang sekali bersikap seperti itu di depan orang banyak.


namun lain dengan Lulu, yang sangat membenci hal itu. bahkan itu terlihat jelas di mata Billy.


Billy yang melihatnya sangat puas dengan ekspresi wajah Lulu.

__ADS_1


"kena juga kan kau Lulu!! ingat jika Kevin sudah mencintai satu wanita dia akan tetap setia dengan wanita tersebut. bahkan sekali pun itu dia harus di godain oleh para bidadari. dia tidak akan tergoda"


ucap Billy dalam hati.


•••••


sepanjang perjalan pulang menuju ke parkiran, tangan Asti selalu di genggam erat oleh Kevin. bahkan Asti yang ingin melepaskan genggaman tersebut agar bisa berjalan dengan Mela dan dini pun, tidak dilepaskan Kevin.


genggaman nya mala semakin erat membuat Asti tak berdaya.


walaupun Kevin sibuk dengan pembicaraan nya dengan Lulu, namun genggaman tangan tersebut tidak akan dilepaskan Kevin.


"oh iya Vin, sebelum berpisah nih? aku boleh gak minta nomor hp kamu mana tau ada kesempatan aku bisa jumpa sama Tante. kangen juga sama Tante?"


Asti yang mendengarnya melotot, karena tak percaya bahwa Lulu akan benar benar berani seperti ini bahkan di depan kekasihnya yaitu Asti sendiri.


tanpa persetujuan Asti, Asti pun memberikan nomor hp nya dengan senang hati.


saat sampai di parkiran tiba saat nya mereka berpisah. yah, itu perpisahan antara Lulu dan Kevin.


sebelum pulang Lulu memeluk Kevin dengan erat, dengan waktu yang cukup lumayan lama.


bagi Asti;v


tak lupa juga dia menyalami semua teman teman Kevin termaksud Asti.


"as, jaga Kevin ya? dia laki laki yang baik as, jangan sakitin dia"


ucap Lulu, akting di depan Kevin. dengan wajah yang sedih, membuat beberapa daari mereka yakin bahwa Lulu adalah orang baik.


Asti mengangguk.


"oh iya Vin, aku pergi dulu ya. bil aku Luan ya. sampai jumpa dilain waktu. makasih atas semua nya hari ini"


Lulu memberikan ucapan selamat berpisah, lalu pergi dan meninggalkan mereka.


setelah selesai mereka pun pulang. sebelum pulang Kevin memberikan aba aba


"nanti siang kita akan check out, jadi malam ini siap kan semua pakaian dan perlengkapan kalian jangan sampai ada yang ketinggalan. paham!!!"


semua mengangguk dan pergi meninggalkan parkiran tersebut.


••••

__ADS_1


sesampainya di villa tersebut, mereka semua pun segera berkemas kemas. membersihkan diri dan mandi.


karena mereka pulang sedikit malam, jadi makan malam yang telah di sediakan villa pun tidak tersentuh. akibat ke kenyangan di cafe tadi.


__ADS_2