Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Keluarga Clara Dateng!! (part1)


__ADS_3

"ma,, besok malam Clara akan Dateng ke rumah ma bersama keluarga nya!"


ucap Jaka tiba tiba ketika semua orang asyik menonton tv.


"kamu yang benar Jak!!"


ucap mama kaget mendengar perkataan Jaka.


"benarlah ma,, masak aku becanda kalau menyangkut Clara"


jawab Jaka menyakinkan semuanya.


"ah,, gak lucu kali bang. mau ngapain Clara Dateng sama orang tuanya?"


jawab Asti yang masih tidak percaya.


"mereka ingin membicarakan tentang Abang dan Clara untuk ke jenjang yang serius"


jawab Jaka jelas.


"kalau mau serius kenapa enggak kita aja yang Dateng ke rumah Clara? sebagai keluarga dari mempelai laki laki?"


tanya ayah kepada Jaka yang menurut ayah ini tidak benar.


Jaka pun menjawab pertanyaan ayahnya.


"yah,, aku juga udah jelasin ke Clara, tapi Clara bilang, gak mungkin dirumah dia. soalnya kan dia tinggal sendiri dan satu pembantu, lagian kan orang tua nya Dateng besok siang yah!"


"kata Clara orang tuanya Dateng cuma sebentar kok ya,, setelah acara temu keluarga selesai mereka akan pergi lagi ke luar negri karena masih ada urusan yang harus diselesaikan"


lanjut Jaka.


"tapi Jak,, mama belum punya Persiapan buat nyambut mereka besok!"


keluh mama yang mulai pusing memikirkan persiapan menyambut keluarga Clara.


"tenang aja kok ma,, mama masak aja masakan rumahan biasa. nanti Jaka kasih uang ke mama buat belanja"


jawab Jaka.


"suka banget sih bang!! bikin Mama repot!!"


ucap Asti kesal.


"Asti gak boleh gitu!!"


marah mama.


keesokan harinya,,,


seperti biasa pagi ini Asti bangun cepat, sepertiga malam dia sudah bangun. Asti sengaja bangun cepat karena dia tau bahwa pagi ini pasti mama akan sibuk.


jadi Asti bangun dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi. bukan langsung membersihkan rumah, Asti mala sholat tahajud dulu. menurut Asti dia bangun di sepertiga malam adalah hal yang spesial, menurut nya dia bangun bukan karena dia, tapi ada tuhan yang merindukan sholat tahajud dia.


dalam sholatnya tak lupa Asti selalu curhat dengan Tuhan, tentang semuanya.


"ya Tuhan,, aku kangen dengan hamba mu.. kamu tau hamba mu yang mana kan yang aku kangeni? jaga dia ya tuhan,, sampai kan rindu ku ini kepadanya,, saat ini aku sangat bahagia memilikinya. jangan buat dia sakit ya,, dan terus tunjukkan aku jalan yang benar,, jika dia jodohku maka jaga lah dia dengan baik. tapi jika tidak maka berilah aku imam yang terbaik begitu juga dengannya.. aku tau kau maha segalanya,, kau maha tahu dari pada hati ku ini. ku titipkan rasa ini pada mu ya untuk sementara ini,, sampai benar benar aku yakin bahwa dia orang yang terbaik untukku yang kau kirimkan untuk hidup bersama ku selamanya"


setelah selesai sholat tahajud, Asti pun keluar membersihkan setiap sudut rumah dengan detail. sedangkan mama Asti belum terlihat sama sekali.


Asti pun menyapu, mengepel, mengelapin meja, kaca, bunga hingga bersih.


karena Asti tau yang akan dateng adalah calon mertua abangnya, jadi dia memastikan semuanya agar tidak ada sedikit pun debu yang menemukan di setiap sudut rumah.


selesai dengan rumah, Asti pergi ke meja makan, dia membersihkan meja makan hingga bersih.

__ADS_1


setelah itu, pergi ke dapur, merapikan dapur agar indah dipandang.


tak berapa lama kemudian, azan subuh berkumandang


Asti pun bergegas ke kamar mandi untuk wudhu dan sholat. setelah selesai sholat, Asti mendengar suara pintu terbuka.


yang pasti Tiu bukan pintu suara kamar Asti sih, melainkan itu pintu suara kamar mama Asti. pertanda, mama Asti sudah bangun.


baru saja mau keluar, mama Asti Mala audah berada di depan pintu kamar Asti membuat Asti kaget.


"kenapa ma?"


tanya Asti.


"kamu sudah beresin semua nya kan?"


tanya mama.


Asti jawab


"udah kok ma,, tenang aja. paling tinggal nyuci baju ma,, itu lagi dikerjain sama mesin cuci"


tawa Asti.


"yaudah,, yuk temani mama ke pasar buat acara abang mu nanti malam!!"


perintah mama.


"tapi ma,, gimana sama baju nya,,"


tolak Asti yang khawatir sama cucian bajunya.


"udah tenang aja!! nanti mama suruh adikmu yang menyucikannya. ayo!!"


"yaudah ma,, lima menit lagi ya.. Asti mau siap siapan dulu ma"


jawab Asti sambil cengengesan.


selesai siap siapan pun, akhirnya Asti pergi bersama mama nya untuk ke pasar. Asti ke pasar menggunakan sepeda motor, karena mama akan belanja ke pasar swalayan, cari yang dekat.


sesampainya di pasar


Sebelumnya, Asti belum pernah pergi ke pasar sepagi ini. paling pagi itu pun sekitar jam tujuh atau jam delapan.


tapi walaupun begitu di jam enam kurang aja, pasar sudah ramai di penuhi oleh mamak mamak, yang memang terlihat seperti memborong gitu. mungkin itu buat di jualnya lagi dirumah.


pokoknya pagi itu pasar sudah ramai diserbu oleh emak emak. Asti yang melihatnya kaget, karena Asti kira seharusnya masih pagi gini yang belanja masih dikit, tapi realita tidak sesuai dengan ekspektasi.


"as,, mama turun sini ya.. kamu tunggu di depan aja?"


ucap mama sembari turun dari sepeda motor.


"enggak ah ma,, Asti ngikut mama aja.. ntar mama bawa belanjaannya berat lagi!"


tolak Asti.


"yaudah terserah"


ucap mama yang mulai melangkah mendahului Asti.


Asti pun membuntuti mama nya dari belakang dengan pelan pelan.


kalau mamak mamak udah belanja pasti lama, bukan karena nyari barang ini harus ada, tapi karena kalap. kalau ada barang yang bagus dikit, di tambah dengan harga yang murah. pasti di beli tuh, alasan stok buat besok. bahkan mereka rela mengantri. salut juga nengok emak emak nih, apalagi kalau masalah bansos!! ada yang gitu gak sih?.


balik ke topik,,,

__ADS_1


setelah hampir satu jam lebih. yang tadi pergi masih kondisi awan yang agak gelap, sekarang pulang kondisi awan sudah terang bahkan matahari pun sudah menunjukkan sinarnya walau masih belum terasa hingga kulit.


"udah selesai Mak?"


tanya Asti, memastikan tidak aada yang kurang.


"udah, yok pulang.. bapak sama abangmu mau pergi kerja nih, entar mereka makan apa?"


perintah mama.


"ya,,"


jawab Asti malas dan mulai menghidupkan mesin sepeda motor nya, dan jalan membelah jalanan menuju ke rumah.


sesampainya di rumah


"Jaka!!!! reysa!!! ayo bantu mama angkat belanjaan ini!!"


teriak mama saat sudah sampai di depan rumah.


Jaka dan reysa pun segera berlarian keluar seperti anak yang sedang kelaparan.


mereka pun membawa satu persatu barang belanjaan mamanya.


setelah selesai Jaka pamit untuk pergi ke kantor.


"ma,, Jaka pamit dulu ya ma.. udah telat soalnya"


izin Jaka.


"kamu yakin? gak sarapan dulu?"


tanya mama khawatir.


"yakin kok ma.. tadi Jaka udah sarapan pakai roti selai tenang aja. yaudah Jaka pergi dulu ya ma"


Jaka pun mencium punggung tangan mama dan pergi meninggalkan rumah.


tak berapa lama papa Dateng menghampiri mama.


"ma,, kamu gak kerja?"


"enggak,, izin kan ya sama kepala sekolah alasannya ada acara dadakan"


jawab mama singkat.


"yaudah"


papa pun pergi meninggalkan rumah.


"ma,, Asti?"


tanya Asti.


"Asti kalau mau kuliah, kuliah lah.. kalau ini aja sama mama mah siap!! lagian kan Asti pulang siangkan? masih bisa lah nanti bantu mama"


jawab mama sambil tersenyum.


"mama yakin?"


tanya Asti yang khawatir akan mama nya.


"iya,,"


jawab mama sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2