
“Bro aku mengatakan seperti apa yang aku katakan pada kamu.” Ucap Bang Bule Vincent sambil mendudukkan pantatnya di sofa dan memangku Ado yang tertawa tawa karena bertemu dengan kakak kakaknya. Valexa dan Deondria pun segera duduk di dekat Bang Bule Vincent sambil memegang megang tangan dan kaki Ado serta mulut mungil Valexa dan Deondria terus saja mengajak bicara adik sepupu nya itu.
“Mama kan dapat kabar dari Mama Jo, juga berita yang viral itu.” Ucap Ixora yang juga turut duduk di dekat Deondria.
“Ditambah imajinasi Mama Willam.. “ tambah Bang Bule Vincent dan tidak berlanjut kalimatnya sebab orang yang dia omongin sudah datang.
“Apa kamu bilang hah? Aku berimajinasi berkhayal? berhalusinasi?” suara Nyonya William yang melangkah masuk sambil menggendong tubuh mungil Raja yang tidak jadi tidur sebab tadi kedua matanya selalu dibuka buka oleh Oma Kucing yang ingin melihat cahaya yang kata sang besan keluar dari mata cucu cucunya itu.
Di belakang Nyonya William, Nyonya Jonathan juga melangkah masuk sambil menggendong Asasta yang juga tidak jadi tidur sebab sama dengan Raja, kedua matanya juga dibuka buka oleh Oma Kucing.
“Lihat berita di internet NASA menemukan alien di planet venus..” ucap Nyonya William lagi sambil mendudukkan pantatnya di sofa.
“Mama itu belum pasti, ahli lain pun juga membantahnya. Lagian kan yang dikatanya hanya mikrobia Ma.. bakteri bukan Alien semacam IT di film film yang Mama takutkan akan menggondol Twins boy. “ ucap Vadeo sambil menatap Sang Mama mertua.
“Hah! Pokoknya harus WASPADA.” Ucap Nyonya William dan Nyonya Jonathan bersamaan.
“Iya kita tunggu Opa William. Tadi di telepon dia setuju Raja dan Asasta dibawa ke pulau Alexandria. “ ucap Tuan Jonathan.
__ADS_1
Sesaat kemudian pintu utama Mansion terdengar bunyi bel tamu. Kini Valexa dan Deondria enggan berdiri mereka berdua sibuk bermain dengan ketiga adik bayi nya. Dan sang pelayan yang berlari menuju ke pintu utama.
Tidak lama kemudian tampak sosok Tuan William berjalan dengan cepat menuju ke ruang keluarga. Wajahnya tampak lelah karena kesibukannya di perusahaan akan tetapi mendengar suara celoteh an cucu cucunya secara tiba tiba ekspresi wajah lelah Tuan William berubah menjadi ekspresi senyum penuh kebahagiaan.
Sebelum memegang cucu cucunya, Tuan William menuju ke kamar mandi yang berada di dekat ruang keluarga itu, dia membersihkan tangannya dan juga wajahnya sebab akan dilarang oleh Ixora jika belum membersihkan tangan dan wajah untuk memegang dan menciumi bayi bayi itu.
“Ayo kita makan dulu. Kasihan Alexandria jika menunggu terlalu lama.” Ucap Nyonya Jonathan sambil bangkit berdiri, untuk mengecek kesiapan meja makan.
Asasta kini sudah dibaringkan di kasur lantai bersama dengan Raja dan Ado. Valexa dan Deondria pun turut duduk di sana bersama Dealova dan Alexandria yang sudah minum susu penahan rasa lapar.
Tuan William terus menatap mata Raja dan Asasta, seperti istrinya dia pun ingin membuktikan jika mata dari kedua cucunya itu mengeluarkan cahaya.
“Pa, tapi Twins boy masih terlalu kecil dan bagaimana dengan sekolah Aca dan Aya. Kalau Aca dan Aya lama tidak sekolah, Boy pun pasti juga akan ikut. Papa juga belum tahu bagaimana kondisi bangunan di bawah tanah itu. Aca dan Aya kemarin berlindung dari Nenek sihir kan hanya beberapa hari saja. Lha ini kan belum tahu sampai kapan Pa.” Ucap Vadeo yang keukeuh tidak tega jika Twins boy dibawa ke pulau Alexandria.
“Tapi kita harus waspada Deo. “ suara Tuan Jonathan dan Tuan William secara bersamaan.
“Bagaimana kalau di ruang rahasia di rumahku?” usul Bang Bule Vincent menengahi.
__ADS_1
Tampak Vadeo menatap Alexa, keduanya tampak berpikir pikir.
“Okey agar Oma Oma dan Opa Opa tenang hatinya.” Ucap Alexa selanjutnya.
“Dan cari tahu Bul, benda apa yang sudah dilihat oleh Twins Boy!” perintah Vadeo pada Bang Bule Vincent. Oma Kucing dan Opa Opa tampak mengangguk angguk setuju.
“Hah? Benda misterius yang dilihat oleh teropong canggih milik NASA itu?” suara Bang Bule Vincent dengan ekspresi wajah kaget.
“Bro, NASA aja masih mengatakan itu itu benda asing, benda misterius yang tidak mereka kenali Bro. Artinya teropong canggihnya saja tidak tahu itu benda apa. Bagaimana aku bisa tahu Bro.” Ucap Bang Bule Vincent selanjutnya.
“Pokoknya kamu cari tahu kan selain NASA juga ada yang lain nya, ada Roscosmos, ada ESA, ada ISRO, ada CNSA..” ucap Vadeo santai. Sedangkan Bang Bule Vincent tampak menggaruk garuk pipinya yang tiba tiba terasa ingin digaruk garuk.
“Aku punya teman yang bekerja di ESA, coba nanti aku hubungi.” Ucap Bang Bule Vincent sambil masih menggaruk garuk pipinya.
Akan tetapi tiba tiba Valexa dan Deondria yang duduk di kasur lantai itu terdiam sambil bersedekap tangan tangan mungil mereka. Mata mereka pun terpejam dengan rapat. Dan bersamaan dengan itu...
“Ayooo semua pindah ke sini.. makan sudah siap nih... Biar Aja, Ata dan Ado dijaga Nanny Nanny..” teriak Nyonya Jonathan dari dalam ruang makan.
__ADS_1