
"Apakah yang kita lakukan ini benar?" tanya Sena ragu dengan berbisik pada Albert.
"Tidak ada salahnya untuk sekedar periksa kan." jawab Albert yang juga dengan berbisik.
Kedua orang dewasa itu tampak was-was. Sangat berbeda dengan Alnorld yang asyik bermain game dengan gadgetnya.
Saat ini Sena Albert dan juga Alnorld tengah berada di poli kandungan. Sesaat sebelumnya Sena sudah diminta untuk mengambil sample urin dan sekarang sedang menunggu hasilnya.
"Sembari menunggu hasil tesnya, saya mau bertanya pada Ny. Sena. Apakah anda merasakan tanda-tanda kehamilan sebelumnya?"
"Tidak, dok. Hanya saja, saya sudah telat menstruasi."
"Oh, kalau begitu........" perkataan dokter terputus karena ketukan pintu.
tok
tok
tok
ceklek,
"Ini dok hasilnya," seorang perawat menyerahkan sebuah amplop.
"Terima kasih,"
"Kalau begitu saya permisi."
Setelah perawat meninggalkan ruangan, dokter dengan segera membuka amplop tersebut. Dokter sedikit melirik ke arah Sena dan Albert secara bergantian kemudian tersenyum.
"Selamat ya, Nyonya dan Tuan. Hasilnya positif."
"Benarkah dokter?"
"Iya, tuan."
"Sayang, ternyata benar kata Dave aku sering mual dan muntah karena kamu hamil." kata Albert dengan suara keras dengan memeluk Sena erat seolah tidak memperdulikan kehadiran dokter diantara mereka.
"Tuan yang mual dan muntah?" tanya dokter yang seketika membuat kedua orang yang tengah berbahagia itu terkesiap.
__ADS_1
"Eh, itu. Iya dok. Suami saya akhir-akhir ini memang mengalami mual dan muntah di pagi hari seperti morning sickness."
Dokter mengangguk beberapa kali,
"Memang ada beberapa kasus yang seperti itu, Nyonya. Dimana ayah si jabang bayi yang mengalami mual, muntah bahkan ngidam. Itu dinamakan syndrome cauvade. Dimana suami juga mengalami gejala-gejala kehamilan."
"Aku akan punya adik?" tanya Alnorld yang akhirnya menyadarkan pada orang-orang dewasa itu akan kehadirannya.
Albert tersenyum kemudian membawa Alnorld ke pangkuannya.
"Kau senang? Sekarang kau akan menjadi seorang kakak."
"Aku sangat senang. Kelak aku akan sangat menyayangi adikku." kata Alnorld yang tidak bisa lagi menyembunyikan rasa bahagianya. Sena dan juga dokter ikut tersenyum melihat antusias Alnorld.
"Kalau begitu, mari kita lakukan USG."
***
"Apa kamu bahagia?" tanya Sena.
Saat ini waktu sudah malam, Alnorld sudah terlelap di kamarnya. Sedangkan Sena dan Albert memilih untuk duduk santai di balkon kamar sembari menikmati pemandangan langit yang tampak sangat terang dan indah.
"Kau tahu, setelah menemukan keberadaanmu dan mendapati kenyataan bahwa ada Alnorld di sisimu. Hatiku merasakan sebuah penyesalan. Karena diperiode sulitmu saat mengandung, melahirkan dan membesarkan Alnorld aku tidak ada disamping untuk mendukungmu."
"Saat itu aku yang salah. Karena melarikan diri dan tidak mau jujur padamu mengenai kehamilanku. Dulu aku fikir semua akan baik-baik saja. Sampai saat Alnorld bertambah besar dan mulai menanyakan siapa ayahnya. Dan saat itu pula kau datang dan memberi harapan padanya. Walau sebenarnya saat itu aku sedikit takut kau akan mengambilnya dariku. hehehe. Terima kasih, karena telah menemukan kami dan membawa kami pulang." kata Sena dengan menatap Albert.
Albert membalas tatapan Sena dengan lebih dalam, membiarkan Sena tenggelam dalam pesonanya.
"Aku mencintaimu," kata Albert yang langsung dihadiahi sebuah pelukan dari Sena.
"Aku juga mencintaimu."
Kemudian Albert dan Sena memilih diam merasakan kebahagiaan dalam keheningan bersama-sama.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
THE END BDMIN SEASON 1.
.
.
.
.
.
.
Holla, yarobun.
Akhirnya selesai juga kisah Albert dan Sena.
Gimana? Kurang puas kah? Tenang, di season 2 tetap ada kisah mereka tapi tidak sefokus di season 1. Karena sesuai permintaan kalian yang lebih banyak memilih untuk menuangkan kisah Antonio dan Aurelie disini. Hingga akhirnya author setuju untuk menulis kisah Antonio dan Aurelie di BDMIN Season 2. Tunggu di chapter selanjutnya yaaa.
Yang bilang chapter 121 sedikit,
Mon maap banget. Sebenernya, versi originalnya itu panjang ada adegan 21+ nya. Tapi karena tidak di setujui oleh pihak mangatoon, author terpaksa deh memangkas adegan 21+ nya yang membuat malam pertama William dan Keyla jadi sangat pendek kalau dibaca. Kalau di bayangin, terserah kalian sih mau sepanjang apa malam pertamanya. wkwkwk
Terima kasih untuk dukungannya selama ini.
Sampai jumpa di BDMIN SEASON 2 di chapter selanjutnya.
See you.
__ADS_1