
HAPPY READING,
____________________
Antonio dan Aurelie mengantar Ny. Stevanie ke bandara. Karena hari ini Ny. Stevanie sudah harus kembali ke Paris. Tn. Lefrand sendiri tak bisa ikut mengantar karena sedang dalam rapat penting dan Ny. Stevanie pun memaklumi itu.
"Kalau ada waktu, kalian harus menjenguk mama disana ya." pinta Ny. Stevanie.
"Iya, ma."
"Aurelie, sayang. Sejak kemarin mama ingin mengatakan sesuatu padamu. Tapi mama lupa,"
"Mengatakan apa, ma?" tanya Aurelie penasaran.
"Itu, mama rasa lebih baik kalau kau berhenti kerja."
"TIDAK BOLEH!" kata Antonio yang tiba-tiba menyela dengan suara keras.
"Ya ampun, kau ini kenapa berteriak. Lagi pula, kenapa tidak boleh?" Ny. Stevanie merasa sebal dengan perkataan putranya, Antonio.
Dengan sedikit kikuk Antonio berusaha mencari sebuah alasan,
"Ya, itu karena sekretaris ku Renee akan menikah dan resign. Jadi biar saja istriku yang menggantikannya agar aku tidak perlu repot mencari sekretaris baru lagi."
"Ya ampun anak nakal ini, kau tidak mau rugi sedikitpun ya." Ny. Stevanie mencubit lengan Antonio karena merasa kesal.
"Aduh, ma. Sakit!" pekik Antonio.
Aurelie mendekati mama mertuanya dan menyentuh bahunya dengan lembut.
"Tidak apa-apa, ma. Lagi pula aku pasti akan sangat bosan kalau tidak bekerja. Aku juga sudah terlanjur suka dengan pekerjaan ini dan kak Renee juga sudah banyak mengajariku. Selain itu, aku bisa sekalian mengawasinya langsung kan ma." kata Aurelie mencoba meredakan emosi mertuanya.
"Tapi mama takut kalau kau kelelahan."
"Aku tidak mungkin menyuruh istriku kerja rodi, ma." Antonio berusaha menyakinkan mamanya.
"Baiklah-baiklah. Terserah kalian saja. Kalau begitu mama masuk dulu, ya. Jaga diri kalian baik-baik. Dan kabari mama kapan dan kemana kalian akan honeymoon." pesan Ny. Stevanie.
"Kenapa juga harus mengabari mama." gerutu Antonio pelan namun masih bisa di dengar kedua wanita di dekatnya.
Sebelum Ny. Stevanie marah, Aurelie pun segera membuka suara,
"Iya ma, nanti akan kami kabari. Mama hati-hati dan jaga kesehatan."
"Menantu mama memang paling baik. Bye sayang,"
***
__ADS_1
Saat ini Antonio dan Aurelie sudah berada di dalam mobil.
"Kau jangan berhenti kerja, ya." kata Antonio mengawali perbincangan.
"Iya, aku akan tetap bekerja pak bos." jawab Aurelie tegas.
"Aku memintamu untuk tetap bekerja agar kita bisa 7X24 jam bersama-sama." kata Antonio sambil tersenyum kegirangan dan menggenggam tangan Aurelie.
Aurelie melirik Antonio dan berfikir sejenak.
"Wah, Setelah membayangkannya, aku jadi ingin berhenti kerja."
"Heeeeeeiiii,"
"Bercanda," ucap Aurelie tersenyum.
Antonio membelokkan mobilnya ke sebuah cafe,
"Kenapa berhenti?" tanya Aurelie.
"Kita duduk-duduk dulu di cafe. Sekalian cari-cari referensi tempat honeymoon yang bagus. Ayo,"
Pasangan suami istri baru itu pun keluar dari mobil dan masuk ke dalam cafe. Antonio memilih sebuah meja yang terletak di pojok, agar mereka bisa lebih leluasa mengobrol.
"Bagaimana kalau ke Eropa?"
"Aku ikut saja,"
"Dua-duanya aku suka. Tapi Toni, lebih baik kita pergi ke tempat yang dekat saja. Aku ingat papa pernah bilang jika perusahaan sedang banyak menangani proyek. Bukankah seharusnya kau membantu?"
Antonio mengerutkan keningnya,
"Oke, sebelum kita lanjutkan masalah honeymoon. Ayo kita buat kesepakatan."
"Kesepakatan apa?" tanya Aurelie sambil menikmati minumannya.
"Memanggil pasangan dengan panggilan sayang."
"Ah, soal itu. Oke, jadi kau ingin di panggil apa?" tanya Aurelie dengan memasang wajah imut.
"Ehhem, itu terserah kau saja." Antonio menjawab dengan mengalihkan wajahnya. Ia begitu tidak tahan menatap wajah imut istrinya itu.
"Oke, sayang." kata Aurelie membuat Antonio seketika menatapnya dengan tersenyum.
"Mau honeymoon ke Bali?"
"Indonesia, ya. Aku pernah melihat tempat bagus di Indonesia lewat internet. Tunggu sebentar." Aurelie segera membuka handphonenya dan menunjukkan sebuah foto kepada Antonio.
__ADS_1
"Dimana ini?"
"Indonesia, tepatnya di Gorontalo, Sulawesi Utara. Nama tempatnya Pulo cinta."
"Aku pikir foto ini di Maladewa. Sepertinya bagus, akan segera aku atur akomodasinya."
***
Tak terasa tiga hari pun berlalu, Antonio menyiapkan segala hal tentang honeymoonnya bersama Aurelie dengan sangat baik dan teliti.
Bahkan walau perjalanan dari bandara ke tempat pulau cinta tergolong cukup jauh tidak membuat keduanya kebosanan.
Hingga akhirnya mereka pun sampai di tempat yang mereka tuju.
"Ini luar biasa indah," kata Aurelie berbinar menatap hamparan laut bewarna biru melalui jendela cottagenya.
Antonio meletakkan koper di sudut ruangan dan menghampiri Aurelie. Dengan lembut ia selipkan tangannya disela-sela tangan Aurelie dan memeluk tubuh mungil istrinya itu.
"Kau senang?" tanya Antonio.
Aurelie berbalik dan memeluk Antonio.
"Iya, karena ternyata ini lebih dari apa yang ku ekspektasikan. Terima kasih,"
Antonio membelai lembut rambut Aurelie dan mengecup keningnya.
"Karena waktu kita tak banyak, jadi kita harus benar-benar menikmati honeymoon kali ini."
"Iya, mari bersenang-senang Tuan Antonio Lefrand." kata Aurelie membuat Antonio tersenyum.
Setelah itu mereka pun berkeliling di sekitar cottage sambil menikmati hamparan laut. Dan karena merasa cukup lelah, Antonio pun mengajak Aurelie untuk kembali ke cottage untuk beristirahat.
.
.
.
.
.
.
.
TANGGAL MERAHNYA AURELIE UDAH KELAS BELUM YAAA 😅😅😅
__ADS_1
EH ITU, MON MAAP NIH YANG KEMARIN REQUEST MATURE CONTENT NYA ANTONIO DAN AURELIE. SEPERTINYA TIDAK AKAN BISA AUTHOR TURUTI KARENA MEMANG TIDAK DI IJINKAN OLEH PIHAK MGT. JADI KALAU AUTHOR PAKSAIN NULIS "ITU" YANG ADA NANTI MALAH GK BAKAL DI RILIS. 😅😅😅
MAAP YAK.