Bos Dingin Mengejar Istri Nakal

Bos Dingin Mengejar Istri Nakal
BDMIN 187 (MENCURI HATI BOS DINGIN)


__ADS_3

KARENA PART MATURE CONTENT TIDAK JUGA DILOLOSKAN, MAKA DENGAN BERAT HATI AUTHOR MENGHAPUSNYA.


MAAF MEMBUAT KALIAN KECEWA, KITA LANJUT DENGAN KEBUCINANNYA ANTONIO SAJA YA.


HAPPY READING,


__________________________________


Mata Aurelie mengerjap saat merasakan sentuhan lembut di wajahnya.


"Good morning, wifey." ucap Antonio yang langsung mengecup kening Aurelie.


Aurelie tersenyum,


"Morning," dan kemudian menelusup masuk dalam dekapan Antonio.


"Apa kau lapar?"


"Emm, tapi aku lebih merasa mengantuk."


"Tidak apa-apa, tidurlah lagi. Nanti aku akan meminta pengelola resort untuk mengantarkan makanan kemari."


"Itu terdengar bagus,"


Antonio kembali membelai Aurelie dengan sayang. Ia merasa sangat bahagia mendapati bahwa kini gadis mungil di dekapannya sudah menjadi milik Antonio seutuhnya.


"Terima kasih," kata Antonio kemudian mengecup puncak kepala Aurelie.


"Aku harus ke kamar mandi," kata Aurelie kemudian melepaskan diri dari dekapan Antonio. Saat ia berusaha menurunkan kakinya dari ranjang, Aurelie pun memekik kesakitan.


"Auch," Aurelie meringis merasakan perih dan nyeri di area bawahnya. Bahkan kakinya pun ikut terasa sangat lemas.

__ADS_1


Antonio yang sangat khawatir langsung turun dari ranjang dan berjongkok di hadapan Aurelie.


"Apakah sangat sakit?" tanya Antonio tampak sangat khawatir.


Aurelie hanya mengangguk dengan mata berkaca-kaca. Antonio mulai menyalahkan dirinya sendiri karena semalam memaksakan kehendaknya untuk melakukan itu berkali-kali tanpa memikirkan jika itu adalah yang pertama untuk Aurelie.


"Maafkan aku, seharusnya semalam aku bisa menahan diri."


Aurelie tersenyum tipis kemudian mengelus rambut lebat milik Antonio.


"Tidak apa-apa. Sekarang, bisa bantu aku ke kamar mandi suamiku?"


"Tentu saja, hari ini aku akan melayanimu sayang." kata Antonio yang langsung menggendong Aurelie ala bridal style menuju kamar mandi.


Antonio mendudukkan Aurelie di atas closet kemudian mengisi bathup dengan air hangat dan memasukkan bath bom di dalamnya.


Setelah semuanya siap Antonio membantu Aurelie untuk masuk ke dalam bathup yang kemudian diikuti oleh dirinya sendiri.


Setelah berganti baju, Antonio segera memesan beberapa menu makanan untuk di antar ke cottage nya. Sedangkan Aurelie lebih memilih untuk duduk berselonjor kaki sambil membaca majalah yang di siapkan pihak resort.


cekrek,


mendengar suara kamera Aurelie pun mengalihkan perhatiannya dari majalah yang sedang ia pangku.


Antonio tersenyum kemudian menghampiri Aurelie dengan sebuah kamera di tangannya.


"Lihat, istriku cantik sekali bukan?" kata Antonio menunjukkan foto Aurelie yang baru saja diambilnya.


"Harusnya kau bilang kalau mau memfoto. Biar aku bisa bergaya." kata Aurelie bercanda.


"Oh, ayo kita selfie dan mengirimkannya ke ibu dan mama." ajak Aurelie kemudian.

__ADS_1


Mereka ber-selfie di atas ranjang yang spreinya sudah tampak kusut karena kegiatan semalam. Senyum cerah mereka berdua seolah bisa memberitahukan kepada orangtua mereka tentang betapa bahagianya mereka saat ini.


Saat tengah melihat-lihat foto yang baru saja mereka ambil, suara ketukan pintu memaksa Antonio untuk bangkit dan meninggalkan istrinya sendiri di atas ranjang.


"Pesanan anda, Tuan."


"Oh, iya. Terima kasih." Antonio membawa troli makanan itu ke dalam dan mulai menatanya di atas meja.


"Sampai membawa troli," tanya Aurelie dengan wajah heran karena Antonio kembali dengan troli makanan.


"Aku pesan banyak makanan, sayang. Kau harus mengisi tenagaku agar nanti sore atau besok kita sudah bisa mulai jalan-jalan." kata Antonio yang kemudian menggendong Aurelie dan membawanya ke sofa untuk makan.


.


.


.


.


.


.


MAAF YA,


SEGINI DULU.


DAH MALEM BANGET SOALNYA.


BYE-BYE

__ADS_1


AND SEE YOU


__ADS_2