Bos Dingin Mengejar Istri Nakal

Bos Dingin Mengejar Istri Nakal
BDMIN 177 (MENCURI HATI BOS DINGIN) - SIDE STORY


__ADS_3

HAPPY READING,


_______________________________


AURELIE P.O.V


Semuanya terjadi begitu saja dengan cepat. Aku bingung bagaimana harus menanggapinya. Harusnya aku bahagia, kan?


Ah, mungkin aku belum pernah bercerita. Sebenarnya sejak awal aku sudah terpesona dengan sikap dingin dan hati lembutnya. Dan aku jatuh dalam kubangan yang bernama cinta. Jika kalian berfikir semua bermula setelah dia membantu biaya operasi ibuku, maka kalian salah. Pesonanya masuk dalam fikiran dan hatiku tepat saat pertama kali kami bertemu. Hati lembutnya yang begitu rapuh, tangisan penyesalannya di depanku membuat ku tak bisa melupakan apa yang terjadi malam itu.


Cinta itu sempat terpendam lama, karena aku tak pernah lagi tahu keberadaannya. Hingga akhirnya dengan bantuan seorang temannya aku bisa bertemu dengannya lagi. Namun dengan maksud yang berbeda. Aku ingin berterima kasih karena dia membantu biaya operasi ibuku. Yah, begitulah akhirnya aku bertemu dengannya lagi yang membuat cintaku padanya justru semakin menjadi. Belum lagi, dia menawariku untuk bekerja ditempatnya dan bahkan menjadi asisten pribadinya. Hal ini membuatku semakin menggila.


Namun aku bersyukur, karena aku sangat pandai mengontrol hatiku dan bersikap sewajarnya selama berada dekat dengannya.

__ADS_1


Hari demi hari, perasaanku semakin menjadi. Tapi aku tetap menyimpannya sendiri dan tak pernah mencoba menyampaikannya, karena aku sadar kalau aku bukanlah siapa-siapa. Sedangkan dia adalah sesuatu yang tinggi, yang mungkin tidak akan pernah aku gapai. Seperti pungguk merindukan bulan, kan?


Namun, malam itu tiba-tiba tangannya mencekalku, menghalangiku untuk keluar dari mobilnya. Dan kemudian dia melamarku dengan ekspresi datarnya. Seketika, jantungku berdegup tak karuan. Sel darahku seakan mengalir lebih cepat membuat tubuhku terasa tergelitik. Tapi untung saja, saat itu otakku masih memberikanku kewarasan. Aku menanggapinya dengan sebuah candaan. Karena aku tak yakin dengan yang dia ucapkan. Kurasa, dia memang hanya bercanda. Jadi, setelah memberikan sebuah candaan sebagai jawaban aku pun segera keluar dari mobilnya. Agar kewarasanku tidak goyah.


Kemudian, dihari berikutnya dia menjadi lebih dingin. Bahkan membuat kak Renee menjadi sebal dan uring-uringan karenanya. Disitu aku merasa, mungkin ini ada hubungannya dengan masalah kemarin. Maka aku pun memberanikan diri untuk masuk ke kantornya dan tentu saja dengan secangkir kopi buatanku.


Aku mencoba mencaritahu apa yang membuatnya kesal. Namun dia tak menggubrisnya, maka langsung saja aku menebak kalau mungkin akulah penyebab rasa kesalnya. Dan ternyata IYA. Maka kutanya lagi, apa yang sudah kulakukan hingga membuatnya kesal. Dan dia mengatakan tentang hal itu. Aku jadi bingung dibuatnya, ternyata dia serius. Tapi apa alasannya dia mengajakku menikah? Dan saat itu juga, sekelebat ingatan datang di fikiranku tentang saat dimana Ny. Stevanie mengatakan ingin menjadikanku menantu. Ah, mungkin itulah alasannya. Pikirku. Hingga sekali lagi kutolak dia dengan sebuah nasehat. Tidak seperti sebelumnya yang hanya kuberi dia sebuah candaan karena kupikir dulu dia memang hanya bercanda. Setelah menasehatinya, aku pun langsung keluar dari kantornya tanpa memberinya kesempatan untuk menyanggah perkataan ku sedikitpun.


Dan yang terakhir adalah kemarin. Setelah seminggu terakhir dia sengaja menggangguku dan membuatku kesal, dia memintaku menemaninya ke suatu tempat. Saat itu yang kupikirkan ialah masalah pekerjaan. Maka segera aku iyakan. Namun ternyata dia membawaku ke sebuah restoran untuk menemaninya makan. Hah, sial. Dia memanfaatkanku lagi, pikirku saat itu. Dan setelah makan, dia pun mulai berbicara. Ia mengatakan hal yang sama. Namun terselip juga kata-kata yang cukup membuat hatiku terluka. Dia tak mau memberiku pilihan, karena dia memintaku untuk membalas Budi atas kebaikannya dulu dengan cara menerima lamarannya. Dan seperti yang kalian tahu, hari ini aku menerimanya. Walau dengan berat hati, karena dia memaksaku untuk menerimanya dan bukan karena cinta dia ingin menikahi ku.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


SORRY, MALAM INI AUTHOR BELUM BISA MELANJUTKAN CERITA YANG KEMARIN.

__ADS_1


HANYA BISA UP SIDE STORY BAGIAN AURELIE POV YANG MEMANG SUDAH AUTHOR TULIS DARI KEMARIN-KEMARIN. SEMOGA SIDE STORY INI BISA MENJAWAB PERTANYAAN KALIAN TENTANG ISI HATI AURELIE YA...


THANK YOU,


__ADS_2