Bos Dingin Mengejar Istri Nakal

Bos Dingin Mengejar Istri Nakal
BDMIN 41


__ADS_3

Sebulan kemudian,


"Kau yakin, mommy akan menyukai ini son?" tanya Albert ragu.


"Tentu saja, percayalah padaku dad." jawab Alnorld yakin.


Sekarang ini Albert tengah mengajak Alnorld ke sebuah toko perhiasan ternama di salah satu pusat perbelanjaan. Setelah berdalih ingin menjemput dan mengajak Alnorld jalan-jalan, akhirnya Albert mendapat ijin oleh Sena untuk membawa Alnorld bersamanya.


Cincin emas putih dengan satu berlian di tengahnya menjadi pilihan akhir seorang Albert atas saran putranya. Sebelumnya Albert memilih sebuah cincin mewah dengan berlian besar di tengah dan di apit oleh beberapa berlian berukuran kecil. Tapi Alnorld berkata bahwa mommy nya tidak menyukai sesuatu yang berlebihan dan menurut Alnorld cincin yang di pilih oleh daddynya sangat berlebihan dan yakin sepenuh hati bahwa sang mommy tidak akan menyukainya.


"Tolong bungkus dengan cantik, karena ini untuk seorang yang spesial." kata Albert kepada pelayan toko.



Setelah selesai dengan urusan cincin, kini mereka berada di sebuah florist untuk membeli sebuah bunga.


"Tolong buatkan aku satu bouquet bunga mawar merah." pinta Albert.


Alnorld mengerutkan alisnya sembari berfikir. Melihat ekspresi Alnorld yang mulai aneh, Albert pun bertanya.


"Ada apa son?" tanya Albert.


"Apa daddy yakin kalau mommy akan menyukai mawar merah?" tanya Alnorld.


"Ntahlah. Tapi bukankah biasanya seorang pria akan memberikan mawar merah untuk orang yang di cintainya?" tanya Albert.


"Tidak juga tuan, bunga apa yang akan anda berikan bisa di sesuaikan dengan maksud hati tuan. Karena setiap bunga memiliki makna dan filosofi sendiri." jawab pemilik florist menimpali.


"Emm, iyakah?" tanya Albert ragu.


"Tentu saja, misalkan bunga aster ini melambangkan kehalusan, kelemah lembutan, kerapihan dan cinta. Jika wanita yang akan tuan lamar adalah wanita yang tuan kagumi, tidak ada salahnya memberikan bunga aster." kata pemilik florist



"Tidak tidak, wanitaku bukan seorang yang lemah lembut. Dia wanita yang berbeda dari wanita kebanyakan." kata Albert menolak.


"Daddy?"


"Ada apa, son?"


"Bagaimana dengan bunga tulip? Bunga tulip memiliki arti cinta yang sempurna. Cocok untuk daddy dan mommy. Karena ku harap cinta kalian akan menjadi sempurna Setelah bersatu."

__ADS_1


"Wah, putra anda bahkan paham tentang makna bunga. Kebetulan, saya memiliki bunga tulip yang baru saja datang. Import dari belanda. Masih sangat segar dan cantik." kata pemilik florist menawarkan.


"Baiklah, buatkan aku satu bouquet bunga tulip ya."


"Tapi tuan, karena bunga tulip ini adalah bunga import. Jadi harganya lebih mahal dari bunga yang lain."


"Tidak apa-apa, aku masih sanggup membayarnya. Cepat buatkan satu untukku."


"Baik tuan." pemilik florist pun segera membuatkan sebuah bouquet tulip pesanan Albert.


15 menit kemudian


"Tuan, ini pesanan anda." kata pemilik florist.



Albert tersenyum menerima bouquet tulip yang begitu cantik,


"Sena pasti akan menyukainya." bathin Albert.


"Bagaimana tuan, apakah sesuai keinginan anda?" tanya pemilik florist memastikan.


"Baik tuan, tunggu sebentar."


"Bagaimana daddy, baguskan pilihanku?"


"Ya, pilihanmu sungguh bagus son."


---------------💕--------------


ting tong


ting tong


"Sore sekali mereka pulangnya." gumam Sena sambil melihat jam di tangannya.


ceklek,


"Selamat siang, benar ini tempat tinggal nona Sena Laurenchia?" tanya seorang kurir.


"Ya, saya sendiri." jawab Sena.

__ADS_1


"Ini ada paket untuk anda, mohon tangan tangan serah terimanya nona." kata kurir menyerahkan box besar berwarna hitam dengan hiasan pita berwarna silver.


"Emm, baiklah." kata Sena menerima box tersebut kemudian menandatangi kertas tanda terima.


"Kalau boleh tau, siapa pengirim paketnya?" tanya Sena.


"Saya tidak tahu, nona. Saya hanya bertugas untuk mengantarkannya saja. Permisi." jawab kurir kemudian pamit.


"Baiklah, terima kasih." kata Sena kemudian berbalik masuk ke dalam apartemen.


Sena pun membawa box besar bewarna hitam itu ke dalam kamarnya.


"Siapa yang mengirim paket sebesar ini." gumam Sena.


Sena pun membuka paket dengan perlahan dan terbelalak dengan isinya.


"Hah, gila. Ini gaun, hells dan clouth. Tunggu, ada suratnya.


*Pakailah ini,


lalu datanglah ke restoran H pukul 7 malam.


Aku akan menunggumu,


A.R.N


(Albert Robert Nero)*


"Pria ini benar-benar." gumam Sena dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.


##################


Terima kasih untuk do'a-do'a baiknya,


author sangat terharu.


Maaf ya telat update,


Happy reading, all.


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2