
HAPPY READING,
__________________________
Antonio sedang bermain game di handphonenya saat tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan menampakkan Aurelie dengan wajah yang muram.
"Sayang, apa kau baik-baik saja?" tanya Antonio khawatir melihat wajah muram Aurelie.
Aurelie tak langsung menjawab, ia berjalan ke ranjang dan mulai duduk bersandar di bahu suaminya.
"Aku sedang menstruasi." jawab Aurelie datar tanpa menatap Antonio.
"Apakah itu sakit? Perlu aku belikan obat?" Antonio semakin khawatir melihat sikap Aurelie yang demikian.
Aurelie mengangkat kepalanya dan menatap Antonio dengan tatapan yang tidak bisa di jelaskan.
"Hei, ada apa? Apakah ada yang mengganggu pikiranmu? Atau menstruasi membuatmu sakit? Katakan padaku, hmmm?"
"Aku menstruasi,"
"Ya, lalu?"
"Itu artinya aku tidak hamil!"
"Ya Tuhan, ku kira ada apa. Tenanglah sayang, ini baru sebulan lebih beberapa hari sejak kita menikah. Kita tidak perlu buru-buru. Dan cukup menikmati masa-masa kita masih berdua."
"Kau tidak kecewa?" tanya Aurelie dengan wajah heran. Sejak di dalam kamar mandi, Aurelie sudah membayangkan wajah kecewa Antonio karena mengetahui jika dirinya tidak hamil. Namun yang terjadi justru tidak sesuai perkiraannya.
Antonio meraih kedua tangan Aurelie dan menggenggamnya dengan lembut.
"Kenapa aku harus kecewa? Ambillah sisi positifnya, dengan kau menstruasi berarti kita masih ada kesempatan untuk mencoba lebih keras lagi. Dan itu juga berarti aku masih bebas untuk menyentuhmu kapan pun aku mau. Hehehe"
"Dasar mesum,"
"Aku hanya mesum pada istriku. Tunggu dulu, berapa hari biasanya kau menstruasi?" tanya Antonio menyadari hal tidak menyenangkan yang harus ia hadapi.
"Satu minggu,"
__ADS_1
"Oh God, itu berarti aku harus puasa selama seminggu?"
"Tentu saja,"
"Kita masih pengantin baru dan aku harus melakukan puasa? Oh, ini membuatku menjadi sedih tiba-tiba." Antonio mengatakan hal itu dengan memasang wajah cemberut untuk menghibur Aurelie. Dan benar saja, istri mungilnya itu langsung tertawa melihat wajah lucunya.
***
Di tempat lain, Albert mondar mandir dengan perasaan gelisah di koridor rumah sakit. Suara erangan dan jeritan Sena dari ruangan bersalin mencubit hatinya. Ia ingin sekali menerobos masuk dan menguatkan istrinya. Tapi istrinya itu justru memintanya untuk menunggu di luar.
"Kalau begitu sakit, kenapa tidak membiarkanku menemanimu di dalam?" gumam Albert dengan frustasi. Ia menyandarkan tubuhnya di tembok, tepat di samping pintu ruang bersalin.
"Son, sekarang kau tahu bukan betapa sulitnya menjadi seorang wanita?" tanya Ny. Jesica, ibu Albert.
Albert tersenyum sejenak dan bersimpuh di depan ibunya yang tengah duduk.
"Terima kasih karena sudah melahirkan ku, mom."
Dan tak lama kemudian, suara tangisan bayi yang begitu nyaring menghipnotis seorang Albert Robert Nero.
"Mom?"
Mata Albert mulai berkaca-kaca dan memeluk ibunya dengan erat. Meskipun ini adalah kelahiran anak keduanya. Tapi untuk Albert ini adalah pertama kalinya ia melihat dan mendengar kesakitan Sena saat melahirkan putra mereka. Karena dulu, Albert tak memiliki kesempatan yang sama saat kelahiran Alnorld putra pertama mereka.
***
Ting,
(*suara pesan masuk)
FROM : ALBERT NERO
(picture)
Putra keduaku sudah lahir, datanglah untuk memberiku selamat*.
Antonio tersenyum membaca pesan dari sahabatnya.
__ADS_1
"Siapa yang mengirim pesan?" tanya Aurelie penasaran.
Antonio menunjukkan pesan yang di kirim oleh Albert pada Aurelie.
"Sahabatku, putra keduanya sudah lahir. Dan dia memintaku ke Negara Z untuk memberinya selamat. Huh, padahal saat pernikahan kita dia sendiri tidak datang." kata Antonio menggerutu.
"Itu juga karena pernikahan kita terlalu mendadak," kata Aurelie menanggapi ucapan suaminya.
"Iya juga, lagi pula saat kita menikah. Kehamilan istrinya pasti sudah sangat besar. Sampai-sampai dia tak berani pergi kemana-mana."
"Jadi, kita akan pergi mengunjungi sahabatmu?" tanya Aurelie.
"Tentu saja. Nona sekretaris kau yang harus mengatur jadwalku ya."
"Siap bos."
"Sekarang, mari kita tidur. Selamat malam, wifey."
CUP,
.
.
.
.
.
.
.
AKHIRNYA DI CHAPTER SELANJUTNYA AKAN ADA REUNI DUA KELUARGA. 😅😅😅
NANTIKAN REUNI MEREKA, YA.
__ADS_1
SEE YOU.
SELAMAT BERMALAM MINGGU, ALL.