Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Menstruasi Mendadak


__ADS_3

Pada saat jam 4 subuh Ify tiba-tiba terbangun karena ada sesuatu yang begitu menyusik tidurnya, dengan pelan ia memposisikan diri untuk beranjak sedangkan lampu di kamar masih dalam kondisi gelap. Karena tidak ingin menganggu yang tenga tertidur pulas pada akhirnya Ify memutuskan untuk menggunakan cahaya flash dari hpnya untuk mencari sesuatu di dalam lemari dan laci.


Ify membuka beberapa laci mencari sesuatu yang ingin hendak ia pakai namun sayangnya sebuah benda yang ia butuhkan tidak ada di dalam laci itu dan sekarang ia baru sadar jika benda yang ia butuhkan sengaja tidak ia bawak saat pinda ke apartemen ini.Cahaya yang begitu menyilaukan seketika membuat Ify menutup matanya secara tak langsung.


Zhio merasa terganggu dengan suara yang agak terdengar berisik di telinganya sehingga saat ini juga ia membuka kedua mata, cahaya hp di dekat laci sana menjadi pusat perhatiannya dan langsung saja Zhio menyalakan lampu di sampingnya sontak semua ruangan ini menjadi terang.


"Seperti maling saja, apa yang sedang kau lakukan?"


"A-aku sedang cari pembalut mas!"


"Untuk apa pembalut?"


'Kenapa harus bertanya apakah dia tidak tau apa fungsi pembalut, akan sangat malu jika menjawab apa yang ia tidak tau itu'


"Aku lagi menstruasi mas,"


"Terus kenapa grusuk-grusuk seperti orang maling kalau ingin cari pembalut kenapa tidak nyalakan saja lampunya, bahkan kau terlihat seperti maling yang diam-diam mencari harta"


"Maaf mas, jika aku nyalakan lampunya aku takut mas akan merasa terganggu,"ucap Ify sembari menutupi semua laci-laci yang baru saja ia buka dan Perlahan ia pun berdiri.


"Ya sudah jika pembalutnya sudah dapat tidurlah lagi karena masih terlalu pagi,"Ujar Zhio seraya kembali memejamkan mata.

__ADS_1


"Aku akan tidur di sofa saja mas kalau tidur di ranjang aku takut itu akan mengotori karena aku tidak memakai pembalut nanti kalau tidur di sofa aku akan mengalasin nya dengan kain saja supaya tidak kotor soalnya aku kehabisan pembalut dan kalau mau beli ini masih terlalu pagi."


"Aku tidak akan pernah mengizinkan mu tidur secara terpisah dengan ku dan apapun alasannya kau harus tetap tidur di sini"


"Tidak mas hanya malam ini saja kok, aku akan tidur di luar saja dan paginya aku akan keluar untuk membeli pembalut,"


"Dasar wanita.baiklah kalau begitu aku akan menelpon Martin untuk membawakan mu pembalut"


"Tidak mas...jangan...


Di ujung telepon rupanya Martin belum tidur justru ia masih sibuk dengan laptopnya, mendengar getaran hp yang terus berbunyi tanda ada yang menelpon segera ia mengangkat panggilan tersebut.


[Carikan aku pembalut wanita dan setelah dapat cepat kau antarkan ke penthouse ku sekarang juga!]


[Kenapa kau banyak bertanya, apa kau pikir aku sedang menstruasi. Cepat belikan saja bila perlu beli yang banyak agar isri ku tidak kehabisan stok pembalut lagi!]


Martin kebingungan sampai garuk kepala yang tak gatal.Dia seorang pria, seorang pria mana ada yang mau untuk membeli barang wanita.


[Tapi bos di mana aku harus membeli pembalut sedangkan aku saja tidak pernah membelinya]


[Banyak minimarket yang buka 24 jam cari saja di sana sampai dapat! Pokoknya aku tidak tau menau kau harus segera mendapatkan pembalut itu!]

__ADS_1


BIB..


[Lihat aku sudah menyuruh Martin untuk membeli pembalut yang kau inginkan. Apa kau puas!]


...****************...


Tepatnya jam setenga 5 pagi Martin telah tiba di mini Market yang tak jauh dari apartemennya.Martin terkesan dingin dan cuek di kalangan wanita tidak menyangka bosnya akan menyuruhnya membeli pembalut wanita.


Di atas rak paling ujung terdapat jenis pembalut dengan bermacam-macam bentuk dan merek sehingga Martin sangat bingung mau memilih pembalut yang mana.


Seorang karyawan wanita datang menghampiri Martin karyawan wanita itu merasa terheran melihat seorang pria yang kepalanya tertutupi jaket berhodie hitam dan masker hitam.


"Mas mau cari pembalut?"


"Yah benar...ehm maaf bolehkah saya meminta tolong...


Martin tak lagi melanjutkan kalimat di mulutnya di saat ia melihat karyawan wanita yang berdiri di belakangnya.


'Ini kan Zoya pelayan di rumah Zhio, sial kenapa harus ada wanita ini di sini lama-lama bisa turun famor ku jika bertemu dia' Ucap Martin dalam hati.


Karena Martin tak ingin berlama-lama ia pun meraup semua pembalut itu kemudian ia masukan ke dalam ranjang tidak perduli jika merek pembalut yang dia ambil bermerek sama.

__ADS_1


Zoya menggeleng-geleng kan kepalanya melihat sih pria tersebut berjalan kearah kasir.


'Sepertinya mas itu orang kaya buktinya ia memborog semua pembalut yang mahal di atas rak ini dan hari ini aku akan meminta atasan ku untuk memesan stok pembalut lagi'


__ADS_2