
Setelah Chanchan mengadakan konser di hari pertama kemudian di hari kedua Chanchan mengadakan fanmeeting untuk para penggemarnya. dan Bella sengaja mengirim kan keterangan sakit ke perusahaan Mario agar ia bisa mengikuti fanmeeting hari ini.
Sebagian stap wanita pada hebo di kantor Mario mereka tenga membahas tentang Chanchan yang akan mengadakan fanmeeting pagi ini, rupanya omongan mereka terdengar di telinga Mario yang tak sengaja melintas di belakang mereka.
'Mustahil wanita itu tidak masuk ke kantor karena sakit. dan aku sangat yakin dia pasti ada di fanmeeting hari ini,ck bolos bekerja hanya demi konser yang tidak jelas itu!'
beberapa panggilan telepon tak terjawab dari Mario selalu Bella abaikan namun jika saja di jawab maka dirinya akan berakhir sekarang karena telah berbohong.
Mario terus saja menelponnya kali ini untuk yang ke 25 kali, karena tidak tahan lagi pada akhirnya Bella menjauhkan dirinya dari kerumunan orang-orang.
"[Uhuk.. uhuk.. uhuk.iya hallo ada apa pak] Bella berpura-pura batuk untuk menyakinkan Mario jika ia benar-benar sakit.
[Di mana kamu!]
Suara Mario begitu nyaring sehingga membuat Bella sedikit menjauhkan HP dari telinganya.
[uhhuk...s-saya berada di dalam kamar pak]
[Kamar? apa di kamar mu ada banyak orang sehingga menimbulkan suara yang begitu berisik]
[Maaf, itu hanya suara TV yang ada di depan karena Iqbal sering menyalahkan TV dengan volume suara yang begitu kencang]
[Benarkah? apa kau tidak sedang berbohong?]
__ADS_1
[T-tidak pak, saya tidak berbohong...
"Teman-teman...!!lihat itu Chanchan sudah datang...."
"Huaaaa Chanchan....!!"
[Kedengeran nya sepertinya kamu sedang berada di luar?]
[hmm pak, nanti saya akan telepon lagi karena tadi barusan Ibu dan Bapak panggil saya! sudah dulu yah pak! maaf saya akhiri lebih dulu]
Bib!
"Hallo! Hallo wanita ini tidak sopan sekali mematikan telepon atasannya begitu saja!"
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
"Menurut mama apa lagi? lagian aku tidak mempunyai pekerjaan tetap dan tidak dapat menghasilkan uang yang banyak!"
"Aliya tapi setidaknya kita harus mempunyai uang yang banyak karena pengobatan mu tidaklah memakan biaya yang murah!"
"Ck.bahkan aku benci terlahir sebagai kembaran jadinya sakit Eliza menular pada ku!Ma pokoknya kita harus bisa mendapatkan uang yang banyak karena aku tidak ingin mati ma!"
"Aliya! kamu tenanglah yah, pokoknya secepat mungkin mama akan mendapatkan uang untuk pengobatan mu!"
__ADS_1
"Mah, atau mungkin sakit ku ini adalah bayaran dari dosa-dosa yang telah aku perbuat]Lirih Aliya seraya menitikan air mata untuk yang sekian kalinya.
"Al untuk mendapatkan uang mama tau caranya, jadi kamu tidak perlu khawatir dan intinya mama di sini akan selalu ada untuk kamu"
Di sudut lain Lasmi menguping percakapan antara anak dan ibunya dan ujung bibir nya tertarik.
'Rasain! semoga saja kamu bisa mati menyusul suami ku yang telah kamu bunuh'
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Di perjalanan menuju pulang Bella tak henti-hentinya mencium spanduk berwajah ChanChan karena di spanduk itu Bella berhasil mendapatkan tanda tangan serta jaket milik Chanchan.
Dengan sayang Bella memeluk keduanya dengan sangat erat, ia berjalan sembari bersenandung menyanyikan lagu milik Chan.
Namun setibanya parkiran Bella syok karena motornya tidak berada di tempat parkiran ini malainkan ada sebuah mobil bewarna abu kusam yang begitu mewah tanpa berpikir panjang Bella mengetuk pintu mobil itu untuk menanyakan padanya tentang keberadaan motor milik nya.
"Permisih"
Tak perlu bersusah payah pada akhirnya pun pintu mobil terbuka dari pintu sebelah sana sontak seketika Bella menutupi mulutnya saat tau siapa pemilik mobil ini.
"P-pak Mario!"
"Kenapa.apa kau terkejut karena ketahuan berbohong?"
__ADS_1