
Ify segera turun dari motor yang ia tumpangi bersama Bella bahkan Bella merasa kepalanya sempoyongan karena di boncengi oleh Ify. Ify dan Bella telah sampai di rumah mewah Zhio dan akan bergegas masuk ke dalam sana, secara bersamaan mereka berdua pun melangkah akan tetapi Bella menghentikan langkah nya.
"Astaga, kayaknya aku pulang saja deh, kamu tau sendiri kan gimana responnya Zhio nanti kalau ketemu sama aku."
"Bella sampai kapan kamu harus sembunyi-sembunyi jika ketemu mereka, coba kamu pikirkan emangnya kamu pencuri yang harus takut jika ketemu Zhio atau mama mertua ku, tidak kan? ayo sudahlah kita tidak punya waktu lagi pokoknya aku,kamu dan juga rekaman yang ada di Hp aku ini adalah sebagai saksi untuk membuktikan jika mama mertua aku tidak lumpuh,"
"Kamu benar juga yah, aku juga bukan maling jadi kenapa harus takut,"
"Bagus jika kamu sudah paham Bell, ayo tunggu apa lagi kita temui mas Zhio sekarang juga,"
Bella mengangguk kembali melangkah cepat mengiringi langkah Ify yang lebih dulu berada di depannya.
"Mas Zhio...!!Mas Zhio....!!Mas..Zhioo..." Ify dengan suara lantang memanggil nama Zhio dari lantai 1 namun dugaan sangat tepat karena Zhio baru saja menuruni tangga.
"Kenapa memanggil nama ku seperti berada di hutan saja, apa kamu tidak mempunyai tata krama saat memanggil nama suami mu sendiri,"
"Aku buru-buru kesini bersama Bella karena ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting bahkan mas sendiri tidak akan menyangka nantinya jika tau ini,"
"Apa.kau sebut siapa tadi Bella?"apa maksud mu wanita yang tenga memunggungi mu itu teman baru mu?"
Seketika Ify membalikan tubuhnya melihat Bella yang tenga memunggunginya.
"Bella... apa yang kamu lakukan. balik tubuh mu tidak apa-apa kamu tidak perlu takut,"
__ADS_1
"Fy aku pulang saja yah," Bisik Bella pelan karena takut suaranya akan di kenalin oleh Zhio namun semuanya sudah terlambat ternyata Zhio telah berdiri di samping mereka.
"Jadi kamu Bella wanita yang waktu itu menipu aku bahkan mama ku, mengaku orang kaya tapi rupanya kamu hanyalah anak penjual ayam."
"emm.. m-maaafkan aku Zhio, sebenarnya aku melakukan itu semua karena sebuah Mala. sungguh Zhio aku kali ini benar-benar minta maaf karena telah menipu mu dan juga tante Mala,"ucap Bella sembari menudukan kepalanya.
"Bella melakukan itu semua itu demi adiknya yang sedang sakit keras mas sebab uang yang berasal dari mas Zhio itu hanya untuk membantu pengobatan adiknya saja bahkan murni tidak ada alasan lain selain membantu perekonomian keluarga,"
"Menipu orang lain sebagai orang kaya itu sama saja tindakan kejahatan bahkan aku bisa saja melaporkan perbuatan wanita ini.."ucap Zhio mengancam Bella.
Sedangkan Bella menggeleng cepat karena ia takut di penjarakan.
"lalu apa mas pikir mama mas tidak berbohong tentang kelump...... " Ify tidak bisa melanjutkan kalimatnya karena saat ini juga mama mertuanya datang bersama Aliya.
"Yah ma aku sudah pulang, bagaimana ma apa terapi kakinya berjalan dengan lancar?"
"Tentu saja semua berjalan dengan lancar apa lagi semua akan terasa lancar jika Aliya berada di samping mama,"
Ify begitu muak mendengar apa yang baru saja terucap dari mulut mertuanya itu.
"Ma, mama pembohong!! mama tidak lumpuh kan mama hanya pura-Pura lumpuh di depan Zhio!!ayo mengaku ma dan kamu Aliya kamu juga tau kan kalau mama mertua ku tidak lumpuh..!!"
Zhio melotot ke arah Ify atas apa yang ia tuduh kepada mamanya, sedangkan mama mertua merasa begitu was-was karena Ify tau yang sebenarnya.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan! apa kamu sudah gila ha! menuduh mama ku sebagai pembohong!"
"Aku tidak berbohong karena Bell juga saksinya kalau mama tidak lumpuh..!"
"Apa yang kamu bicarakan Ify, kamu menuduh mama tidak lumpuh, di mana hati nurani mu lalu apa lah kurang rasa kebaikan yang mama berikan kepada mu hiks hiks hiks hiks, apa kamu masih kurang mendengar jelas bagaimana dokter mengatakan jika mama tidak akan pernah bisa berjalan lagi lalu apakah itu semua tidak lah cukup untuk membuktikan jika mama benar-benar lumpuh,"Mama mertua berakting sedih seakan merasa dirinya teraniaya.
"Kamu benar-benar menantu yang jahat, tidak berprikemanusiaan kalau saja aku menjadi mas Zhio mungkin aku akan menceraikan mu detik ini juga," Komentar Aliya mengompori.
"Kalian berdua terlihat berbelanja di mall tadi lalu apa kalian pikir aku dan Ify tidak tau apa yang kalian berdua lakukan di sana dan bahkan aku lihat sendiri bagaimana tante berdiri dengan sehat menggunakan higheels,"
"Kamu.. hey wanita penipu kenapa kamu berada di rumah ku lagi ha! apa kau berniat untuk menipu lagi!!" Hardik tante Mala yang sekarang baru menyadari jika Bella berada di rumahnya."
"Bella bukan penipu ma, justru Bella teman yang baik bagiku dia juga sebagai saksi jika mama tidak lumpuh, ayo ma tunjukan saja semuanya kenapa mama harus pura-Pura lumpuh lalu apa mau lumpuh sungguhan."
"Kamu benar-benar keterlaluan..!!"
Zhio terpaksa menarik tangan Ify menjauh dari semuanya akan tetapi Ify terpaksa melepaskan tanganya begitu saja.
"Aku tidak berbohong aku punya buktinya kalau mama kamu itu pembohong, ini dia lihat buktinya ada di HP ku ini.." Ify mengambil HP miliknya dari dalam tas, namun di saat ia ingin menunjukan bukti, namun seketika Mama mertua merasa kesakitan di daerah jantungnya sehingga ia ambruk tidak sadarkan diri.
"Mama....!!" Teriak Zhio histeris saat melihat kondisi mamanya yang tiba-tiba seperti ini.
Ify merasa kecewa di dalam hati karena bukti rekaman yang ingin ia perlihatkan pada Zhio rupanya tidak terlihat olehnya dan kalau saja Mama mertua tidak pura-pura pingsan semua kebusukannya pasti akan terbongkar.
__ADS_1