
Pagi harinya Zhio sengaja mengajak Ify untuk sarapan pagi bersama di ruang makan, dengan telaten Zhio mengambilkan beragam macam lauk ke dalam piring Ify.
"Sudah cukup, ini berlebihan mas,"Ify terheran melihat Zhio memasukan 2 telur ceplok,2 telur dadar,2 paha ayam goreng,2 centong nasi goreng, dan 1 centong nasi putih.
"Kenapa apakah ada masalah, kau harus makan yang banyak agar diri mu tidak terlalu bertubuh kurus seperti sekarang."
"Tapi ini terlalu berlebihan mas Zhio. Porsi yang mas Zhio berikan ini seperti porsi bangunan aku pasti tidak akan menghabiskan ini semua."Ucap Ify sembari mengembali kan kumpulan lauk tersebut kembali ke tempat asal mereka masing-masing. Yang tersisa di piringnya hanyalah 1 paha ayam dan juga telur ceplok.
Zhio mengamati cara makan Ify yang mengunyah tanpa suara, tanpa sadar ia tersenyum kemudian melanjutkan sarapan paginya.
"Eh eh eh..enak banget kamu yah..!!"
Ify menghentikan aksi makannya ketika mama mertuanya tiba-tiba datang sepertinya beliau baru saja bangun tidur.
"Siapa yang mengizini mu untuk makan di ruangan ini ha! lancang kamu yah!"
__ADS_1
Teguran mama mertua ini sangat pedas sehingga membuat Ify nyaris tak bisa berkata apa-apa lagi.Pada akhirnya Zhio yang turun tangan dan membela Ify.
"Aku yang menyuruh Ify untuk sarapan bersama ku ma, jika mama ingin komplain silakan marahin aku jangan Ify."
"Mama ingin komplain Zhio. Harusnya yang saat ini sarapan bersama kamu itu mama. tapi sekarang kau melupakan untuk mengajak mama sarapan hanya demi wanita ini."
"Ma, kalau mama tidak nyaman ada aku di ruang makan ini maka aku akan pergi ma lagi pula saat sudah selesai sarapan."
"Mama kamu bilang!! Enak saja. Saya tidak sudih panggil mama oleh wanita seperti mu!"Hardik nyonya besar pada Ify.
"Ify duduk!"Zhio menyuruh Ify untuk duduk kembali dan melanjutkan sarapan paginya yang tertunda."Selesai kan sarapan mu dulu, aku tidak peduli jika mama akan suka atau tidak."
Nyonya besar membuang muka dan dengan perasaan penuh amarah ia berjalan kembali menaiki tangga atas.
Rasa tidak nafsu makan kini telah hadir di dalam diri Ify, perkataan mama mertuanya sudah terbukti jika mama mertuannya itu begitu membencinya padahal tiada kesalahan yang ia buat.
__ADS_1
...****************...
Rio ketiduran di meja kerjanya saat ia terbangun ia kembali tersadar jika semalam ia tidak dapat tidur karena mengerjakan tugas perusahaan.
"Huwaaa....rupanya udah pagi..."Rio menguap sembari merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal karena salah posisi tidur.
"Rio..apa kau sudah bangun sayang...ayo keluar lah untuk segera sarapan."Suara mama Dewi terdengar nyaring dari luar sehingga membuat Rio segera beranjak dari meja kerjanya sambil menutup labtopnya.
"Iya ma...10 menit lagi aku akan ke sana..."
...****************...
Ify sangat bosan seharian berada di rumah, tadinya sangat ingin berjalan-jalan keluar rumah untuk mencari udara segar, tapi sesuai perintah Zhio yang menyuruhnya untuk keluar jadinya ia hanya bisa terkurung di dalam kamar saja, sedangkan Zhio telah pergi ke kantor seusai sarapan pagi tadi.
Sebuah pesan masuk ternotifikasi lewat hp Ify, pesan tersebut dari Zhio yang menyuruhnya untuk segera ganti baju karena siang ini Zhio akan mengajak Ify ke Mall.
__ADS_1
Dengan senyuman yang mengembang Ify menyetujui permintaan Zhio yang menyuruhnya untuk berganti baju.
'Yey akhirnya bisa jalan-jalan juga'