Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Benda Menjijikan


__ADS_3

Pukul 01.00 dini hari, Ify telah tiba di depan pintu kamar Zhio. Zhio membuka Pintu pintu kamarnya sebelum Ify mengetuk pintu itu terlebih dahulu.


Tanpa di suruh Ify sudah menyiapkan beberapa alat kebersihan untuk bersiap membersihkan kamar Zhio.


Zhio mendudukan diri pada sofa dikamarnya. supaya Ify dengan mudah mengganti sprey miliknya.


Bau sermerbak alkohol tercium tajam di rongga hidung, Ify hanya bisa menahan nafas sembari meneruskan kaki lebih dalam masuk ke kamar. kaleng alkohol berserakan di mana mana Ify termangu mengamati itu semua.


"saya menyuruh mu untuk segera membersihkan kamar ini! Cepat kerjakan kenapa kau begitu lelet!"


Ify mengangguk cepat dari pada menambah resiko besar berdebat dengan Zhio tangan mulai lihai mengambil beberapa kaleng kosong dan ia masukan ke dalam kresek besar.


Deg. Ify menemukan sesuatu yang aneh sebuah benda nampak seperti karet yang mudah lentur serta ini sedikit basah. Oh no Ify tau benda ini.


Ify begitu syok saat melihat benda tersebut bukan kah ini sutra benda yang sangat berguna bagi para pria.


"Dasar pelayan yang lambat! Kenapa lama sekali cepatlah saya mengantuk!"


"Yah baiklah tuan,"


Dengan perasaan jijik Ify terpaksa memungut benda menjijikan itu masuk ke dalam kresek. Pada akhirnya semua pekerjaan yang Ify kerjakan di kamar Zhio pun telah selesai.

__ADS_1


"Tuan, untuk mie instannya apa__"


"Tidak usah, kau itu sangat lambat saya sudah terlalu mengantuk hanya karena kinerja mu yang lambat. Pergila dan tutup pintunya dari luar." Zhio mengatakan itu, tapi matanya terpejam.


Dengan langkah cepat Ify berjalan keluar dari kamar Zhio sembari membawa keluar semua alat kebersihannya.


Ify berada di westapel kamarnya dengan cara kasar Ify mencuci tanganya. Benda seperti itu semoga cukup sekali ia temukan dalam hidupnya,Zhio pria itu memang terbilang brengsek entah sudah berapa wanita yang sudah di tidurin nya.


Wanita itu memandangi kuku kukunya yang terlihat menumbuh tinggi. Besok Ify berencana akan memotong kuku kukunya takut saja di kukunya ini masih menempel kuman yang tadi.


Ini sudah jam 2 pagi wajar saja sedari tadi Ify sering menguap. Baguslah tapi kali ini Ify bersyukur dapat tidur di kasur yang empuk tidak ada dingin tidak ada nyamuk.


Biasanya pagi-pagi mereka tenga sibuk berkutik di dapur.


Ify tertarik melihat bahan masakan di atas meja dapur, punya keinginan untuk masak sendiri. bukan kah Ify mempunyai bakat dalam memasak dan semua masakan yang sering ia masak tidak mengecewakan.


Sebelum memulai acara memasak terlebih dahulu Ify memakaikan tubuhnya dengan celemek. Setelah itu Saatnya melanjutkan menyiapkan bumbu.


Berikut menu masakan yang akan Ify buat, Nasi goreng sosis,mie goreng, serta beef bakar.


Wangi semerbak masakan yang berasal dari dapur mampu membangun kan hasrat rasa lapar yang mendalam.

__ADS_1


Zoya dan Anes panik mereka kesiangan.Apa mereka bekerja sampai pagi sehingga membuat mereka panik.


"Mbak ya ampun mbak, apa mbak masak!" Tanya Anes.


"Seperti yang kamu lihat Nes, aku sedang apa?"


"Apa mbak masak semua ini?" Kini Zoya yang bertanya.


Anes dan Zoya mengaggumi hasil masakan yang Ify buat mata mereka berbinar melihat masakan itu.


Anes garuk kepala."mbak boleh gak kita cicip dulu takutnya gak sesuai untuk lidah tuan."


"Oke silakan cicipn dulu,"


"Astaga mbak Ify ini enak sekali mie goreng, sama nasi gorengnya." Anes kini memuji masakan Ify.


"Yaudah kalau kalian udah bangun kalian lanjuti lagi saja masakan aku, soalnya aku juga harus ngelanjuti kerjaan menyapu. nanti bilang aja kalau kalian yang masak dengan begitu kalian tidak di marahi tuan"


"Tapi mbak apakah pantas kita bicara seperti itu?" Ucap Zoya.


"Aku gak punya waktu lagi, kalau gitu aku ke depan dulu yah."

__ADS_1


__ADS_2