Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Lelaki Atau Perempuan Sama Saja


__ADS_3

Ify sangat telaten merawat mertua nya dengan memberikan pijatan pijatan kecil di sekujur tangan dengan kakinya hingga perubahan dasyat berpihak pada nyonya besar.


Nyonya besar dengan pelan menarik sudut bibirnya saat mengetahui perubahan di tangan nya yang mulai bisa di gerakan. dan dengan perasaan bahagia ia memeluk tubuh Ify.


'Terimakasih yah fy, intinya mama bahagia sekaligus bangga memiliki mu sebagai menantu'


Meskipun tak bisa mendengar apa yang mama mertua katakan tapi di sisi lain Ify mengerti suatu hal kalau mama mertua nya telah merubah sikapnya menjadi lebih baik.


****************


"Rupanya kamu di sini sayang."


"Mas, kamu sudah pulang?"


"selama perusahaan yang aku jalani adalah milikku maka aku bebas mau pulang kapan pun aku mau" Imbuh Zhio tertawa pelan seraya berjalan menghampiri Ify dan juga mamanya."Aku sengaja pulang cepat kan dari kemarin aku sudah berjanji akan menemani mu berbelanja keperluan bayi kita"


"Tapi mas usia kandungan ku baru 5 memasuki 6 bulan apa tidak terlalu cepat membeli pakaian bayi?"


Zhio berjongkok tersimpuh di depan perut Ify sembari membelai halus perutnya Ify "Seperti kata dokter saat di USG bayi kita ini berkelamin laki-laki, jadi mari kita beli pakaian lelaki saja"


"Belum tentu mas, karena kata orang USG itu kadang tidak tepat lalu bagaimana bayi kita ini perempuan pasti akan menyesal jika hanya membeli pakaian lelaki saja, iya kan Ma"


Di samping Ify mama hanya menggukan kepala nampaknya nyonya besar juga setuju dan berpihak pada Ify.

__ADS_1


"Baiklah-baiklah tidak masalah kalau begitu nanti kita akan membeli pakaian lelaki dan perempuan saja biar adil, mama setuju kan"


'Tidak perduli cucu mama laki-laki atau perempuan asal dia tumbuh sehat itu sudah cukup'


****************


"Huaaaa jadi Chan sudah pulang dari wajib militernya, astaga aku bahagia sekali dan itu bearti Chan beserta mamber lainnya akan mengadakan konser!"


"Chan ini tampan sekali sih! andai dia tinggal di Indonesia huaaa sudah aku pastikan aku akan menemuinya dan juga memeluknya...!


Kegilaan Bella kepada salah satu mamber boyband Korea membuatnya menjadi lupa akan pekerjaan nya hari ini, sehingga mata serta tanganya tak pernah luput dari HP.


"Apa kamu tau apa hukuman bagi seseorang yang mengabaikan pekerjaannya demi bermain hp! lalu apa kau tidak niat untuk bekerja!?"


"P-pak Mario?" Ucap Bella terbata.


"Apa benda mati yang berada di dalam hp milikmu terlihat lebih penting sehingga saat saya berada di belakang mu, kamu tidak tau?"


Reflek lagi Bella mematikan hp miliknya yang layarnya masih menyalah bersamaan foto sang idola yang di kagumi nya.


"S-sejak kapan bapak berada di belakang ku?"


"Sejak dari tadi ketika saya memperhatikan mu seperti orang gila"

__ADS_1


Bella tersenyum getir kemudian menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Maafkan saya pak"


"jadi jika pria itu berada di indonesia apa kamu berencana akan memeluknya?"


"hmm maafkan saya pak Mario" Ucap Bella sembari menundukkan kepalanya.


"Kamu sebagai kalangan biasa tidak akan mudah bertemu serta memeluk idol yang bersinar sepertinya!"


"Tapi bagaimana kalau saya bisa pak!" Timpal Bella dengan tatapan matanya yang beradu satu dengan Mario.


"Kamu tidak akan bisa karena saya pasti akan melarang mu memeluk pria itu!" Sahut Mario dengan tatapan yang begitu dalam dan tajam. "Jadi selama kamu masih menjadi pacar pura-pura saya maka tidak akan semudah itu kamu menemui serta memeluk pria lain! apa kamu mengerti!"


'Hanya pacar pura-pura saja masak aku tidak boleh menemui Chan, dasar pria egois'


"Apa kamu bilang sesuatu?" Selidik Mario saat melihat Bella berbicara sendiri.


"T-tidak saya tidak bilang apa-apa pak"


"Sudahlah lupakan! pokoknya hari kamu kemarin barang barang mu karena saya akan mengajak mu berbelanja di mall"


"Berbelanja di mall?"

__ADS_1


"Sudah jangan banyak tanya, cepat kemasin barang-barang mu dan temui saya saat di parkiran"


__ADS_2