Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Ajakan Membuat Junior


__ADS_3

Saat sedang asyik menikmati makan siang bersama Zhio seketik Ify merasakan bahu belakangnya di sentuh lembut oleh seseorang, sontak membuat Ify langsung menolehkan kepala ke arah belakang.


Seorang wanita paruh baya berpenampilan elegant menampilkan senyum indahnya ketika dugaannya ternyata tidak salah.


"Kamu Ify kan temennya Rio,"


Ify sedikit tidak asing dengan wanita cantik yang ada di depannya ini, seperti pernah melihat tapi entah di mana pikirnya.


"Kamu beneran gak kenal saya fy, waktu itu kita terakhir pernah bertemu di rumah sakit, masak sih kamu tidak ingat!"


"Oh iya tante maaf saya baru ingat tante"Ify dengan cepat berdiri dari kursi yang ia dudukin ia pun secara tak langsung mencium punggung mamanya Rio."Tante apa kabar?"


Zhio hanya diam membisu mempertontonkan dua orang yang saling berpelukan di depan matanya, lalu apakah Ify lupa jika saat ini ia sedang makan bersama suaminya tapi malah membicarakan pria lain tepat di depannya..


"Kabar tante baik Ify, keadaan kamu gimana nak?"Dengan rasa sayang tante Dewi membelai rambut panjang Ify, kemudian matanya berpaling pada sosok pria yang sedang fokus pada hpnya."Apa itu suami kamu?"


"Saya berharap tante tidak lupa dengan wajah saya!"Sahut Zhio yang saat ini langsung berdiri.

__ADS_1


"Yah saya tidak akan pernah melupakan akan sosok seorang Zhio CEO dari perusahaan AngkasaGroup akan tetapi saya tidak akan pernah melupakan cara serta perlakuan mu yang semena-mena terhadap istri mu ini!"


"Hubungan saya dan juga istri saya terjalin dengan baik hingga sekarang hingga tidak ada gemuruh di antara hubungan kami."


"Ify sayang kalau kamu ada masalah di dalam rumah tangga mu, kamu jangan lupa untuk cerita sama tante yah kamu boleh kok datang kerumah bila perlu kau hubungi saja Rio untuk membawa mu ke rumah tante, sungguh dengan senang hati tante mengharapkan kehadiran mu fy"


Mendengar nama Rio seolah-olah membuat telinga Zhio nyaris seperti terbakar, sementara ia berpikir jika mamanya Rio ini seakan tidak tau jika wanita di depannya ini adalah istri sahnya.


Bahkan Ify sempat ingin menjawab ajakan tante Dewi untuk berkunjung kerumahnya, akan tetapi Zhio malah lebih dulu berucap.


"Kebetulan saya dan istri saya sudah menyelesaikan makan siang, kalau begitu izinkan saya untuk segera pamit undur diri bersama istri saya,"Zhio pamit undur dari dengan merangkulkan tangannya di leher Ify untuk meninggalkan tempat ini sekarang juga.


"Tapi aku sudah kenyang namun jika kau masih lapar maka aku sanggup menyuruh orang untuk mengirimkan makanan ke penthouse kita!"


"Tante Dewi maaf yah, kalau begitu saya pamit dulu..


'Dasar pria tidak tau tau sopan santun apakah begitu caranya memperlakukan orang tua! Ya tuhan semoga saja Ify baik-baik saja. Jika saja aku punya anak perempuan maka aku tidak sudi menikahkan anak ku pada pria seperti dia!'

__ADS_1


...****************...


Perdebatan kembali terulang di saat Zhio dan Ify telah sampai di dalam Apartemen. Ify merasa tidak enak hati kepada mamanya Rio karena sikap suaminya seakan sombong terhadap tante Dewi.


"Tidak seharusnya mas Zhio bersikap seperti tadi kepada mamanya Rio, terus bagaimana jika mamanya Rio merasa tersinggung!"


"Lalu apakah aku akan tahan ketika kau dan wanita itu membicarakan pria lain di hadapan ku, bahkan pria lain juga pasti akan marah dan melakukan hal yang sama sama seperti yang aku lakukan! Aku suami mu Ify bahkan tidak seharusnya kau membahas Rio! Katakan apa kau mempunyai rasa terhadap Pria itu!"Hardik Zhio dengan amarahnya.


"Aku tidak mempunyai rasa apapun kepada Rio, justru dia pria baik mas orang tuanya juga baik, aku dan Rio hanya berteman tidak lebih!"Jawab Ify sejujur-jujurnya.


Rupanya kejujuran Ify masih tidak di percayai oleh Zhio sehingga Zhio masih berpikiran macam-macam. Sebenarnya Zhio tidak tau apakah sebenarnya ia mencintai Ify atau ia sekarang masih stay mencintai Eliza yang jelas sudah tiada, tapi untuk saat Ini hatinya mengatakan jika ia tidak ingin Ify di miliki oleh pria lain terlebih itu Mario saingan bisnisnya.


"Aku akan mempercayai mu jika malam ini kita melakukan apa yang harus kita lakukan di malam pertama!"


"A-a-apa maksud mu Mas?"Jawab Ify dengan getaran gugup.


"Membuat Junior, aku ingin kau segera hamil hasil dari darah daging ku. Bagaimana apa kau sudah siap."

__ADS_1


Deg!


__ADS_2