Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Ternyata Hanya Mimpi


__ADS_3

"Zhio apa kamu yakin dengan keputusan kamu untuk datang ke sana sendirian?" Tanya Mario seiring langkah kaki menuju mobil.


"Iya Bos terlebih wanita itu memiliki beberapa anak buah yang bisa kapan saja melakukan hal buruk pada mu bos" Kata Martin menasihati Zhio.


"Menurut ku, ancaman dari wanita itu adalah omong kosong belaka. Jadi demi membawa kembali mama dan juga dokumen perusahaan maka aku rela terluka"


"Jangan bicara seperti itu, bagaimana kalau kita diam-diam mengikuti dari belakang Untung-untung demi melindungi diri mu juga Zhi"


"Ide mu cukup menarik kakak ipar, aku setuju saja asal kalian bisa berhati-hati"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di hari yang cerah, Ify sengaja menyempatkan diri datang ke perusahaan Zhio untuk mengantarkan bekal makan siang kesukaannya, dan kali ini ia sedikit memperbaiki jepit yang ada di rambutnya sebelum mengetuk pintu ruangan ini.


Tanpa berlama-lama Ify perlahan membuka pintu ruangan Zhio dengan senyuman manisnya, namun setelah pintu terbuka hatinya terasa begitu sakit seperti teriris ribuan pisau tajam. Sebuah pemandangan mesra antara Zhio dan Aliya yang saling bertukar ciuman di atas meja, terlebih saat ini Aliya hanya memakai bra saja.


"M-mass...tega kamu hikss"Reflek Ify menjatuhkan bekalnya di lantai sehingga isinya berhamburan.


Zhio berhenti melanjutkan ciumannya dengan Aliya dan segera melihat Ify yang tengah berdiri di ambang pintu.


"I-Ify...

__ADS_1


"Sayang berhentilah untuk perduli dengan wanita itu, ingat sekarang hanya ada aku di dalam hati mu dan bukan diaa" Aliya menyakinkan Zhio dengan memegang kedua sisi wajahnya pria tampan itu.


"Tega kamu mas Zhio.. kamu tega...aku benci kamu hiks hiks hiks..." Ify tak tahan lagi jika berada di dalam situasi seperti ini sehingga pada akhirnya ia pun berlari begitu saja.


"Tapi dia istri ku...


"Ingat kamu dulu hanya mencintai Eliza, jadi anggap saja aku ini Eliza dan bukan Aliya. oke sayang, ayolah kita lanjutkan lagi percintaan kita berdua yang tertunda karena wanita sialan itu" Entah kenapa Zhio seakan terbaik dengan belaian lembut tangan Aliya sehingga mau tidak mau ia melakukannya lagi dengan wanita ini.


"Kamu tega.. kamu tega...hiks hiks hiks aku benci kamu... aku benci kamu....!!!''


"Ify, sayang..sayang... sayang kamu kenapa... sayang bangun...


Ify pun seketika terbangun dari tidurnya dengan nafas yang memburu namun saat melihat Zhio yang berada di hadapan nya Ify pun mendaratkan tangannya di wajah kiri Zhio.


"Aww...!!kamu kenapa sih kok bangun-bangun tampar wajah aku?"


"jika kamu suka Aliya kenapa tidak menikah dengannya saja hiks hiks hiks" Kali ini Ify kembali menangis di dunia nyata.


"Fy, kamu kenapa sih. kenapa kamu jadi seperti ini?"


"Jangan sentuh aku Mas, aku benci oleh pria yang tukang selingkuh seperti kamu!"

__ADS_1


"Zhio kenapa dengan Nayna, kenapa kamu membuat nya menangis?" Tanya Dewi yang baru saja datang ke dalam kamar Nayna bersama Mario.


"Aku tidak tau kenapa ma, setelah bangun tidur Ify menjadi seperti ini"


"Ma, bagaimana aku tidak marah karena barusan mas Zhio berselingkuh dengan Aliya hiks hiks hiks"


"Zhi, apa kamu berselingkuh barusan?" Tanya Dewi mengintrogasi Zhio.


"Ma, Zhio kan sama aku baru saja kembali pagi ini juga jadi mustahil jika Zhio berselingkuh, apalagi kata Nayna kejadiannya barusan"


"Kak, aku melihatnya sendiri di ruangan kerja mas Zhio sendiri bahkan bekal siang yang ku masak untuk nya sudah jatuh berserakan di lantai"


"Astaga, Nay. ini masih begitu pagi, jangan-jangan kamu hanya bermimpi"Timpal Mario.


"A-apa ini masih pagi, b-bukan kah ini sudah jam 12 siang?"


"Nay, rupanya kamu itu hanya bermimpi" Ucap Mama Dewi.


"Astaga, rupanya ini hanya mimpi..


"Lain kali sebelum tidur baca doa dulu agar tidak salah paham lagi" Sahut Zhio yang saat ini masih memegangi wajahnya karena masih terasa sakit.

__ADS_1


"Maafkan aku yah Mas, aku benar-benar tidak sengaja"


"Tidak masalah. santai saja"


__ADS_2