Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Di interogasi


__ADS_3

Mengadakan pertemuan penting dengan klien adalah pekerjaan yang Zhio lakoni hampir setiap hari dan tepatnya sore ini ia harus mengadakan pertemuan penting itu tepat di sebuah cafe.


"saya hanya pergi sebentar jadi jika saya tidak ada di rumah saya harap Bijum dapat menjaga mama dengan baik dan ingat jangan pernah lalay untuk menjaganya,"


"Zhio kamu jangan meragukan kinerja Bijum dong, justru Bijum ini sudah bisa segalanya selain hanya membersihkan rumah saja dia ku juga ada di saat Mama butuh, tidak seperti istri kamu yang selalu lalay jaga mama Zhi,"


"Tidak usah di bahas-bahas lagi soal itu ma yang terpenting ada Bijum yang akan jagain mama,"


"Iya Tuan saya akan jaga nyonya besar seperti apa yang tuan Zhio inginkan,"


"Kalau begitu Aku pergi dulu yah Ma,"


"Iya Zhi kamu hati-hati yah,"


Lasmi berteriak kegirangan di saat kakinya telah melangkah masuk ke ruang utama rasa keinginannya memiliki rumah besar akhirnya terwujud juga tanpa harus bekerja sebagai pelayan.


"Wow rumahnya cantik sekali Mas, udah gitu mewah seperti rumah selebritis, astaga terlebih di dalamnya sudah terdapat perabotan mahal,"


"Baru melihat bagian utamanya saja kamu sudah berteriak sebahagia itu belum lagi ruangan selanjutnya, hmm aku haus Lasmi bagaimana kalau kita duduk-duduk dulu di sofa ini nanti kamu akan aku buatkan minum sama cemilan,"


"Membuat minum dan cemilan apa yang perabotan seperti kulkas sudah lengkap beserta isinya?"

__ADS_1


"Kamu memang benar setiap pagi sampai sore ada 4 pelayan yang bekerja menata kebersihan rumah ini agar terlihat bersih jadi tidak di ragukan lagi jika di rumah ini makanan serta minumanya lengkap"


"Mas sumpah aku tuh bingung harus berkata apa lagi, hmm akhirnya aku bisa lepas juga dari majikan aku yang cerewet itu Mas, makasih yah mas Aryo,"Lasmi memeluk tubuh Aryo karena ia merasa bahagia.


Aryo merasa tidak begitu nyaman di peluk oleh wanita yang sama sekali tidak ia sukai ini karena bentar lagi tugasnya sebagai pria yang jatuh cinta padanya akan segera sirna.


"Eh iya aku senang kalau kamu ikutan senang yaudah lepas dulu pelukannya dan kamu duduk sini saja yah nanti Mas yang buatkan minum,"


"Oke baiklah Mas,"Lasmi mengulumkan senyumannya sebelum dan akhirnya ia menjatuhkan bokong di atas sofa yang begitu empuk.


Cahaya terang begitu menyilaukan kedua mata yang sudah hampir 1 jam tidak sadarkan diri, Lasmi terduduk kepalanya tersandar di bagian kursi belakang,kedua tangannya serta kedua kaki terikat kencang pada kursi yang menempel di tembok.


Suara nyonya Dewi seperti terniang di dalam mimpi, namun Lasmi menepis semua itu ia selalu berharap jika nyonya Dewi hanya ada di mimpinya.


"Masih tidak bangun juga yah Lasmi, bangunlah Las saya ingin bicara penting pada mu,"Ucap Dewi seraya mengelus wajah Lasmi dengan tangannya.


Lasmi begitu penasaran dengan seseorang yang mengelus wajahnya dan akhirnya ia memberanikan diri membuks mata, dan benar sosok Nyonya Dewi ada tepat di depanmya


"Nyo nyonya Dewi...,"Lasmi begitu panik saat kembali melihat mantan majikannya itu, sehingga saat ingin bergerak saja pun sangat susah karena tangan dan kakinya terikat.


"Tidak usah sepanik itu Las tenang aku tidak akan membawa mu langsung ke dalam penjara,"

__ADS_1


"Ih apa-apaan ini! lepaskan aku! dan kamu juga nyonya Dewi kenapa nyonya berada di rumah ku ha!"


"Hahaha kamu sangat lucu Lasmi bagaimana sejaranya rumah milik ku berpindah tangan menjadi rumah mu"


"Apa milik mu Nya, itu tidak mungkin Mas Aryo yang telah memberikan aku rumah ini pada ku,"


"Maksud mu Aryo adik ku bukan?"


"Apa, adik! ti tidak mungkin,"


"Astaga Lasmi apa acting adik ku itu sudah terlewat batas sehingga membuat kamu bodoh seperti ini,"


Merasa di tipu dan di Bohongi Lasmi mulai naik pitam berusaha melepaskan diri akan tetapi tidak bisa.


"Apa jadi Aryo itu adik mu nyonya?"


"Tidak usah sok banyak pertanyaan Las, sekarang mari kita memulainya dengan serius, katakan..!Dewi memegang kedua bahu Lasmi dengan erat."Katakan di mana Nayna di anak saya!katakan di mana..!!"


"Aku tidak tau nya sudah bertahun-tahun ini aku tidak pernah melihat anak itu lagi,"


"Bohong! kamu bohong Lasmi cepat katakan dengan sejujur jujurnya di mana Nayna atau bila kamu tidak jujur jaku akan memasukan mu ke penjara!!"

__ADS_1


__ADS_2