Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Sudah Menjadi Hak


__ADS_3

Aliya datang ke kantor Zhio dan langsung saat ini juga ia mulai berbicara kepada resepsionisnya jika tujuan ia datang ke kantor ini adalah untuk bertemu atasannya Zhio.


Dengan santaynya Aliya melipat kedua tangannya sembari menanyai tentang Zhio pada resepsionis wanita berkacamata di hadapannya.


"Saya ingin bertemu atasan kamu pak Zhio!"


Resepsionis wanita itu perlahan sedikit menurunkan kaca matanya sembari menatap penampilan wanita tinggi di depannya, pakaian Aliya yang terlihat terbuka jelas di bagian dada lalu apa pantas berpenampilan seperti itu di dalam perusahaan.


Aliya bertampang jutek ketika di perhatikan secara intens oleh resepsionis sehingga membuat Aliya memukul meja dengan telapak tangannya.


"Kamu tidak sopan sekali! Saya itu mau tanya ada di mana atasan mu pak Zhio! Ini bukannya jawab malah ngeliatin saya kayak gitu!"


"Ah, maaf mbak. Lalu apa mbak sudah ada janji dengan pak Zhio,"dengan hati-hati resepsionis itu bertanya supaya Aliya tidak emosional lagi.

__ADS_1


"Saya ini tamu spesialnya pak Zhio"Aliya menunjuk-nunjuk dirinya sendiri"Jadi jika ingin bertemu pak Zhio saya tidak membutuhkan janji-janji pertemuan lagi,cepat katakan di mana ruangan atasan mu"


"Sekali lagi maaf yah mbak, saya benar-benar tidak bisa mengizinkan orang siapa pun itu untuk bertemu pak Zhio tanpa terkecuali pak Zhio sendiri yang meminta saya jika ada orang yang ingin bertemu dengannya."


"Ada apa ini,"Martin datang tiba-tiba di antara keduanya.


"Kebetulan sekali ada asistennya pak Zhio di sini dan langsung saja yah soalnya saya tidak ingin berlama-lama, saya ingin menemui atasan mu sekarang juga!"


''Maaf, anda terlambat bos Zhio sudah lebih satu jam yang lalu pulang ke rumahnya."Ucap Martin yang jujur apa adanya.


"Yah benar bos Zhio sengaja ingin makan siang bersama istrinya di rumah jadi semua pekerjaan hari ini di serahkan semua pada ku termaksud menerima tamu yang datang, dan boleh aku tau apa maksud tujuan mu ingin bertemu bos"


"Lancang! Kau itu hanya asistennya jadi urusan ku dengan atasan mu itu adalah hal yang pribadi!"Hardik Aliya pada Martin, setelah itu dengan raut wajah yang terlihat kesal Aliya langsung meninggalkan ruangan lobi ini detik ini juga.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Apa kau tidak masak untuk makan siang soalnya aku sengaja pulang jam segini karena aku ingin makan masakan mu"


Zhio berbicara pada Ify yang saat ini sedang membaringkan diri di atas ranjang tubuhnya tenggelam oleh selimut yang menutupi tubuhnya, Ify jelas mendengar tapi ia belum siap untuk memulai argumen kepada Zhio karena insiden semalam.


Zhio menghela nafas panjang, melihat Ify yang terlihat cuek padanya.


"Aku mengerti jika kau masih marah pada ku kalau begitu aku ingin minta maaf soal semal....


"Cukup mas, aku tidak ingin membahas masalah itu!"Suara Ify terdengar serak seperti suara sedang menahan tangis.


"Baiklah maaf karena telah menggangu tidur siang mu kalau begitu aku akan pesan makanan di luar saja dan nantinya aku akan pesankan makanan untuk mu,karena aku tau kau belum makan."Perlahan Zhio menutup pintu kamar itu dengan pelan.

__ADS_1


Setelah pintu tertutup rapat barulah Ify memberanikan diri membuka selimut yang menutupi kepalanya.


'Apa aku salah bila bersikap seperti ini kepada mas Zhio lagian apa yang ia perbuat itu sudah bagian dari haknya sebagai suami'


__ADS_2