Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Ternyata Dia CEO


__ADS_3

Bella bersama puluhan orang lainya menunggu giliran nama mereka untuk di panggil keruangan interview dan di dalam ruangan itu sudah ada CEO bersama asistennya di tambah stap lainya untuk menginterview mereka.


Jantung Bella berdetak kencang mungkin ini adalah kali pertamanya ia bisa memiliki kesempatan di interview kerja di perusahaan besar ini padahal jika saja ia mau mungkin dulu ia juga dapat bisa bekerja di perusahaan Zhio melalui tante Mala tanpa harus di interview namun sayang hari waktu itu ia sudah terlanjur mengatakan jika dirinya merupakan seorang model dan juga dokter.


Tapi masa bodoh dengan semua identitas palsu yang sudah terbongkar itu semoga saja ia bisa di terima kerja di perusahaan ini tanpa menganggu hubungan orang lain.


"Nabella Larasasti...!!"Bella tersentak dari lamunanya di saat namanya di panggil.


"Iya mbak saya sendiri!"Ucap Bella sembari mengangkat satu tangannya ke udara.


"Masuklah ke dalam ruangan interview karena ini giliran anda untuk di interview!"


"Baik mbak terimakasih!"


Bella telah masuk ke dalam ruangan interview bahkan nuansa di dalamnya terlihat mewah dan sejuk sehingga begitu nyaman berada di sini.

__ADS_1


Namun satu hal yang yang saat ini menjadi pusat pandangan Bella yaitu salah satu pria tampan yang berjas hitam di lapisi kemeja biru.


"K-kamu bukannya pria yang kemarin pesan ayam goreng aku kan!"Ucap Bella menunjuk pria yang tenga duduk di tenga-tenga di antara empat orang lainnya, pria tersebut adalah Rio alias Mario.


"Jaga sikap anda! Apa anda tidak tau pada siapa anda berbicara!ini adalah pak Mario CEO di perusahaan ini!"Pria di samping Rio berbicara dengan ketus sehingga membuat Bella mengatupkan mulutnya rapat-rapat.


"Ya tuhan kenapa harus dia yang menjadi CEO di perusahaan ini kalau begini jadinya bisa mati bunuh diri aku karena malu'


"M-maafkan saya pak, saya tidak tau,"ucap Bella sembari menunduk menahan malu.


"Perkenalkan nama saya Nabella Larasasti, saya lulusan SMU Perwira bangsa sebelumnya saya tidak memiliki pengalaman kerja tapi percayalah saya sangat mampu di bidang marketing karena kedua orang tua saja punya toko ayam goreng"


"Semua orang juga mampu di bidang marketing tapi apakah ada bakat lain di dalam diri mu soalnya kamu hanya lulusan SMU berbeda dengan mereka yang lulus sarjana" salah satu stap pak Mario berkomentar pedas sehingga kembali membuat Bella merasa tidak percaya diri, mustahil jika dirinya akan di terima kerja.


"Jangan bicara seperti itu pak bagas bagaimana pun saya menghargai ambisi wanita ini untuk bekerja di perusahaan saya tidak perduli dia lulusan SMU atau sarjana yang terpenting dia mempunyai niatan yang tulus untuk bekerja"

__ADS_1


"Kalau begitu maafkan saya pak Mario,"


"Baiklah interview kerja anda hari ini telah saya terima dengan baik dan untuk di terima atau tidaknya tunggu saja kabarnya setelah 3 hari lagi kedepannya, sekarang anda bisa keluar sekarang juga!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Aku ingin pergi malam ini dan aku akan pulang malam jadi kamu tidak perlu untuk memasak makan malam karena aku akan mengadakan 2 kali pertemuan penting dengan clien!"


Ify berhenti mengiris bawang di saat Zhio mengatakan jika ia ingin makan di luar sementara soup ayam yang telah ia buat hampir matang.


"Apa tidak berencana untuk makan dulu mas karena bentar lagi soupnya sudah matang,"


"Aku tidak bisa untuk makan sekarang karena setelah ini aku akan makan malam bersama clien penting juga dan di bawah supir sudah menjemputku kalau begitu aku pergi sekarang,"


'Tidak bisa kah makan sedikit saja untuk mengganjal perut,setidaknya hargai masakan istri yang sudah susah payah membuatkan makan malam untuk mu'

__ADS_1


😈Buat Zhio ketus dulu, soal bucin and perhatian bisa belakangan!!


__ADS_2