Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
MarrioTheCaffe


__ADS_3

Dasar suami dan mertua mereka sama saja. Sama-sama mendukung tim pelakor bahkan suami pun tak perduli jika sudah punya istri.sudahlah sifat Zhio yang suka selingkuh tidak usah di ragukan lagi, sekali selingkuh tetap akan terulang lagi.Dari pada setres di bikin sendiri akan lebih baik jika ia memutuskan untuk jalan-jalan keluar.


Tidak menunggu waktu lama kini Ify pun telah siap dengan tampilan rapinnya dan bersiap untuk pergi.


Saat ini Rio sedang berada di sebuah caffe mewah bahkan di kepalanya sudah penuh pertanyaan akankah ia siap menjadi penerus sang papa.


Seorang pelayan datang ke meja yang saat ini Rio duduki.


"Ini Pak Rio cappucino lattenya."


"Berhenti memanggil aku dengan sebutan pak, apa kau pikir muka ku ini sudah terlihat tua!"Sahut Rio dengan santainya sepertinya Rio kenal siapa pelayan yang telah mengantarkan minuman ini kepadanya.


"Hehehe sorry mas Rio habisnya mas Rio begitu jarang datang ke caffe ini."ujar pelayan itu.


"Katakan perubahan apa ketika aku jarang datang ke caffe ini, bukan kah ada aku atau tidaknya caffe ini masih terlalu ramai,"Ujar Rio sembari meminum cappucino di depannya.

__ADS_1


"kan jarang-jarang mas ada anak pemilik caffe datang ke caffe ini, tapi kan mas secara papanya mas Rio sudah memberikan caffe ini buat Mas Rio. Itu kan logonya ada di mana-mana MarioTheCaffe."


"Sudah kan penjelasannya, terus apa kamu gak niat lanjuti kerjaan mu lagi nih!"


Ketika di beri sebuah kode Gozali pun paham apa maksud mantan majikannya itu, Gozali dulunya adalah seorang supir di keluarga Rio namun pak Morgan telah memutuskan Gozali untuk menjadi kan ia sebagai kepala Pelayan di Caffe milik Rio. Jadi makanya Gozali bisa kenal dekat dengan Rio.


"Siap mas kalau begitu saya otw kerja dulu kalau seandainya mas butuh apa-apa tinggal call me Gozali okay."


Sedangkan Rio hanya geleng-geleng kepala ketika melihat Gozali telah lenyap dari hadapanya.


Dan ternyata Zhio dan Bella berada di caffe tempat Rio berada saat ini. Bella yang saat ini tenga mesrah memberikan suapan stick dagingnya ke mulut Zhio.Zhio pun menerima suapan itu begitu saja sementara matanya hanya fokus bermain hp.


Sebuah adegan di masalalu terlintas di pikiran Ify saat ini, bukankah dulu ia dan Eliza sering menghabiskan waktu berdua di taman ini. Sekarang Ify hanya bisa menghabiskan waktu sendiri.


Jujur Ia sangat merindukan Eliza, perlahan Ify menadakan kepalanya ke atas langit yang terlihat mendung.

__ADS_1


"El, aku merindukan kamu El, tolong beri aku sedikit kekuatan untuk mengatasi ini semua!"Gumam Ify pelan.


Tetesan air hujan mengakibatkan Ify untuk berhenti dari aktivitasnya saat ini ia pun berlari ke tempat angkringan yang menjual banyak makanan murah dan enak cocok berteduh sembari menikmati hujan sambil makan.


Rio telah selesai dengan aktivitasnya saat ini ia pun memutuskan untuk segera pergi, Rio berjalan sembil menelpon seseorang namun karena tidak fokus berjalan pada akhirnya Rio menabrak seorang pelayan yang tenga membawa dua minuman.


"Maaf tuan! Saya tidak sengaja!tolong jangan pecat saya tuan!" Ujar pelayan itu meminta maaf saat gelas minuman yang ia bawa telah jatuh kelantai.


"Tidak perlu meminta maaf ini semua salah ku!"Ucap Rio seraya meneruskan perjalanannya.


Suara kegaduhan itu justru menyita perhatian Zhio, ia bahkan terlihat tak asing ketika melihat punggung seorang pria yang tenga memunggunginya.


"Zhio! Hey kok kamu diem, lagi liati apa sih"


tanya Bella penasaran.

__ADS_1


"Gak ada ko, yaudah yuk lanjut makan lagi" lntrupsi Zhio pada Bella.


"Tidak, itu mustahil jika preman tidak jelas itu bisa masuk dan makan di caffe mewah milik anaknya pak Morgan,"Gumam Zhio dengan cibirannya.


__ADS_2