
Ify di bantu Martin membopong Zhio hingga sampai di depan pintu apartemen mereka setelah melaksanakan tugasnya Martin pun kemudian memutuskan untuk segera pamit.
"Kalau begitu aku izin pamit dulu karena tugas ku telah selesai,"
"Oh, kalau begitu makasih yah. kau sangat baik pada ku"
"Sama-sama ini juga sudah bagian dari tugas ku, maaf aku terlambat memberi tahu mu soal ini. Tapi aku ingin kamu rahasia kan ini pada bos, aku takut dia akan marah jika aku membocorkan soal Aliya pada mu"
"Kau tenang saja setelah ini aku akan berpura-pura untuk tidak tau menau...
"Apakah kita sudah sampai Aliya...cepat aku mengantuk ingin cepat tidur... Aku capek lihat karena pria sinting itu yang tidak tau malu...."Zhio mulai bicara ngelantur kembali, dan ia mengira Ify adalah Aliya.
"Bos minum terlalu banyak sehinggah ia bicara ngelantur, cepat bawak masuk saja."
"Yah baiklah Martin, sekali lagi terimakasih yah"
"Astaga mas emangnya berapa sih berat badan mu,kenapa kamu begitu berat sekali!"Ify sudah tidak kuat lagi sehingga ia menjatuhkan tubuh Zhio begitu saja ke atas ranjang.
Rasanya bagian leher sebelah kiri begitu keram bahkan terasa kaku mungkin karena efek dari membopong tubuh Zhio tadi. Melihat Zhio yang tenga tidur masih menggunakan jas kerja dan sepatu dan dengan telaten perlahan Ify melepaskan sapatu kerja Zhio satu persatu beserta kaus kaki yang ia kenakan saat ini.
Sekarang bagian terpenting adalah melepas jas kerja Zhio, dengan perlahan pula Ify mencoba untuk melepas jas kerja yang Zhio kenakan.
__ADS_1
"Aku tidak akan mungkin membiarkan mu tidur dalam kondisi seperti ini mas, bahkan wajah mu terlihat begitu memar"
Agar jas kerja yang Zhio kenakan muda terbuka sedikit demi sedikit Ify merebahkan tubuh untuk menyenderkan posisi tubuhnya pada senderan ranjang, namun hal yang tak terduga terjadi tiba-tiba Zhio memegang tangan Ify yang mencoba untuk melepaskan jas kerjanya.
"Apa yang ingin kau lakukan pada ku hmm, apa kau menginginkannya sekarang!"
Ify merasakan aliran darahnya berhenti mendadak ketika di pergoki Zhio dengan cara seperti ini.
"T-tidak mas, aku hanya ingin berusaha untuk membantu mu melepaskan jas ini."Ify terlihat gugup seraya berusaha melepaskan tangannya yang saat ini tenga di cengkram erat oleh Zhio.
"Ayolah beri aku keturunan sekarang juga, aku menginginkannya sekarang" Kini kedua tangan Zhio berpindah tempat di kedua sisi wajah Ify."Ketika melihat wajah mu sedekat ini kenapa aku baru sadar jika wajah mu jauh lebih cantik dari Eliza ku, ck. Wajar saja sih Mario gila itu berusaha ingin merebut mu dari ku!"
"Mas, tidak mas kamu tidak sadarkan diri. Kalau begitu kita tidur yah"
"Tidak mas jangan, aku mohon!" Ify berusaha menolak melepaskan jari-jari Zhio yang ada pada sisi wajahnya.
"Jangan menolak, justru kau akan berdosa jika tidak memberi suami mu ini keturunan! ayolah entah kenapa kau begitu terlihat sexy malam ini sehingga kau mampu membuat aku lebih bergairah"
"Tidak mas jangan, aku mohon, mas tidak lepaskan aku belum siap!" Ify tidak dapat berkutik lagi ketika secara tak langsung tubuh Zhio sudah berada tepat di atasnya.
"Harusnya kita melakukan malam ini di malam pengantin tapi tak masalah karena malam ini aku akan memberikan kenikmatan yang sesungguhnya!"
__ADS_1
Chup...
"Mas...empp....
Kedua bola mata Ify membulat membesar ketika Zhio mencium bibirnya untuk yang ketiga kalinya, namun nyatanya Ify masih belum terbiasa dengan prilaku Zhio saat ini yang semakin lama lebih memperdalam ciumannya.
"Bibir mu terasa manis aku suka itu..."ucap Zhio entah dalam keadaan tersadar atau tidak tapi perlahan pria itu melanjutkan ciumannya lagi.
Sungguh kali ini kali bahkan Ify tidak dapat menyingkirkan tubuh Zhio untuk menjauh karena tubuhnya yang sangat berat, namun cairan bening keluar dari kedua sudut matanya jika ia benar-benar belum siap menerima semua ini.
Kini ciuman di bibir berpindah turun ke leher mengecup leher Ify lalu memberikan beberapa bekas tanda merah pada leher jenjang itu.
Terlebih kedua tangan Zhio mencoba untuk membuka kancing baju Ify satu persatu meski yang ia dapat sekarang hanyalah sebuah pemberontakan tapi ia justru tak menghiraukan itu semua, ia bahkan membiarkan wanita yang ada di bawahnya memukul dada bidangnya bertubi-tubi saat mulutnya kasarnya mulai menciumi dada dan kedua benda kenyal itu.
"Kau milikku sekarang!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf yah aku gak jago buat adegan cerita yang 21 an mungkin author yang lebih berbakat dari aku mungkin lebih jago lagi nulis yang dewasanya 😁
Oh Yah semalem aku mimpi jika pemeran toko utama Ify dan Zhio ketemu dan saling memabuk kasih sehingga yang aku lihat hanya ada cinta di antara mereka.
__ADS_1
Zao lu si dan Lee Min Ho jujur aku lihat mereka dalem mimpi makanya aku langsung aja buat langsung ke inti ceritanya dan gak mau lama-lama juga. Moga kalian terima yah apa yang udah jadi keputusan aku untuk menjalankan alur cerita ini 😐