Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Penyesalan Nyonya Besar


__ADS_3

"Seperti ini saja enak, macam-macam lauk pauk lengkap duuh kalau di penjara mama mana pernah makan-makanan seperti ini"


"Kan berbeda tempat mah,rumah ini yah rumah ini penjara yah penjara bahkan di penjara mana ada makanan yang enak"


"Yah sudahlah mama tidak sabaran untuk makan ini semua, hmm enak daging ayam empuk hingga kedalamnya"


Tapi sejenak Maya memandangi wajah Aliya yang nampak pucat seperti orang sakit.


"Al apa kamu sakit? Kok wajah kamu pucat sekali"


"Yah akhir-akhir ini aku sering sakit perut ma, terus saat BAB yang keluar berupa cairan,"


"Hmm itu pasti kamu salah makan atau apa, makanya lebih higenis makan di rumah dari pada di luar"


Tak perduli apa yang tenga di katakan mamanya Aliya memberi kesempatan pada mulut untuk memakan semur ayam yang Lasmi buat.


"Puihhh, semur ayam apaan nih kok rasanya pahit sekali! Lasmii...!! Lasmii...!!Sinii kamuu...


Saat tenga memakan semur ayam yang sama dengan Aliya Maya merasa heran dengan apa yang di katakan Aliya padahal semur ayam ini begitu enak tanpa rasa pahit sedikit pun tapi mengapa Aliya bilang ini pahit.


"I-iya non Aliya ada apa?"


"Kamu sengaja yah mau racunin saya dengan semur ayam yang begitu pahit ini!"


"Ha pahit?"Sahut Lasmi yang seakan tak percaya.


"Al, menurut mama semur ayam ini enak kok tidak pahit sama sekali" Kali ini Maya berpihak pada Lasmi.

__ADS_1


"Mama tidak usah membela pelayan ini karena jelas-jelas ini pahit!"


"Tapi non saya sudah mencicipinya dari awal dan rasanya tidak pahit, lihat non saya akan mencoba nya. tuh rasanya manis tidak pahit"


"Kamu tidak perlu munafik Lasmi!"


"Aliya ada dengan mu, mama rasa kamu yang salah, karena mama sendiri juga merasa kalau ini tidak pahit"


"Ooh jadi sekarang mama mau belain pelayanan bodoh ini!jadi mama sekarang tidak mau berpihak pada aku lagi!"


"Aliya bukan begitu sayang,,sebenarnya maksud mama itu...


"Sudahlah ma, Lama-lama nafsu makan ku menghilang." Aliya ingin beranjak namun tiba-tiba ia memegang perutnya yang teramat sakit."Aaarrrgh.. perut ku"


"Al, apa yang terjadi pada mu Al, sebenarnya kamu ini kenapa?"


"Yasudah kalau begitu kita akan ke rumah sakit sekarang yah"


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


Pekerjaan terlalu banyak di perusahaan tadi sehingga mau tidak mau Zhio pulang ke rumah jam 10 malam, saat membuka pintu orang pertama yang membukakanya pintu adalah Bijum.


"Tuan sudah pulang, sini tuan biar saya bantu bawain tasnya"


Segera Zhio menyerah kan tas yang sedari ia bawak kepada Bijum.


"Istri saya di mana Bijum apa dia sudah tidur?"

__ADS_1


"Yang seperti saya lihat jika non Ify sudah tidur bersama nyonya besar tuan"


Zhio termangu ketika mendengar penjelasan dari Bijum seolah membuat Zhio langsung berpikir.


"Tuan saya mengerti apa yang tuan pikirkan, iya tuan awalnya saya juga tidak menyangkah bahkan tuan tau sendiri bagaimana bencinya nyonya besar kepada non Ify, tapi tadi saat saya lihat di antara keduanya baik-baik saja"


"Yasudah Bijum kalau begitu saya ke atas dulu"


"Iya tuan, silakan"


Saat terbangun nyonya besar merasakan jika di sampingnya ada orang tidur dan yang benar saja yang tenga tertidur ini adalah menantunya Ify.


'Coba saja dari awal saya menyadari kalau menantu saya ini adalah menantu yang terbaik, meski hatinya sudah sering saya sakiti tapi dia tidak pernah membalas dengan kejahatan, bahkan sudah 24 jam lebih dia selalu merawat, memberi saya makan, menggantikan baju saya tanpa ada kalimat mengeluh. oh Tuhan jika saja saya di beri kesempatan untuk sembuh saya berjanji akan bertobat, memperbaiki semuanya dengan menantu saya ini'


Dan tanpa di sadari air mata sudah mengalir deras membasahi seluruh wajah nyonya besar. sementara saat ini juga Zhio telah masuk ke dalam kamar mamanya dan melihat di sana sang istri tenga tidur sambil memeluk mamanya.


Untuk kali ini Zhio membiarkan istri nya tidur bersama mamanya sehingga kali ini ia hanya membalutkan selimut pada dua wanita yang paling ia sayangi.


Chupp...


Adegan terakhir Zhio memberikan kecupan hangat di kening Ify."Aku sayang kamu Fy, makasih yah sudah merawat mama"


Chupp....


Zhio bahkan memberikan kecupan singkat di bibir Ify."Andai tidak ada mama di samping mu mungkin aku akan mencium dalam waktu yang lama"


'Dasar anak nakal, apa kamu pikir mama tidak tau apa yang kamu perbuat pada istri mu itu hihi'

__ADS_1


__ADS_2