Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Tidak Perlu Marah-Marah


__ADS_3

"Siang ini semua pelayan di bagian memasak mama liburkan selama 2 hari,"


"Lalu bagaimana makan siang kita ma, apa kita akan makan di luar"


"Kita akan tetap makan di rumah nanti perkiraan 5 menit lagi pesanan ayam goreng mama akan segera tiba, entah kenapa mama sangat tertarik melihat ayam goreng yang sedang booming akhir-akhir ini"


"Mumpung papa ada di luar kota jadinya mama bisa bebas pesan makanan dari luar,"


"Husst, itu kan hanya sekali-kali ini saja lagi pula kita sangat jarang memesan makanan lewat online. Oh iya Rio nanti setelah drivernya datang kamu saja yang ambilnya dan jangan lupa bayar pakai tunai."


...****************...


Bella turun dari motor setelah ia telah sampai pada tujuan yang ingin ia antarkan pesanan ayam goreng ke rumah besar yang di batasin gerbang.


Langsung saja Bella menelpon pemilik nomor yang telah memesan ayam gorengnya, dan telpon pun tersambung.


[Selamat siang bu ini saya Bella dari ayam goreng meteor ingin mengatakan jika saya telah tiba di depan gerbang rumah ibu]


[Oh, telah sampai yah. Oke baiklah tunggu di sana sebentar yah mbak, nanti saya akan suruh orang untuk mengambilnya]


[Baiklah bu,terimakasih]


5 menir lamanya Bella menunggu orang yang ingin mengambil ayam gorengnya tapi orang tersebut belum juga datang beruntung cuaca tidak terlalu panas pada siang ini.


Bella merasakan Gerbang itu akan segera di buka, dan tak lama menampilkan pria tampan berfostur tinggi.


''Dari ayam goreng kan?"


"Ah, iya mas pesanan ayamnya ada 4 box dan atas nama ibu Dewi"

__ADS_1


"Berapa total semuanya?"Rio bertanya sembari mengeluarkan uang yang ada di dompetnya dengan sedikit-sedikit melirik wanita yang berkuncir satu dan helm warna orens yang menutupi kepalanya.


"Total semuanya 200 ribu mas,"


"Ini uangnya,"Rio melipat uang-uang bewarna merah tersebut kemudian ia berikan semua kepada wanita penjual ayam itu setelah ia mendapatkan 4 box ayam goreng dari tangannya.


"Tapi mas ini uangnya lebih 200 ribu...!!"Teriak Bella pada pria jangkung yang hampir masuk kembali ke dalam gerbang.


Rio berhenti sebelum hampir masuk ke dalam gerbang.


"Untuk 200 ribu itu anggap saja aku mengembalikan uang yang waktu itu kau berikan kepada ku saat kau hampir kecopetan!"itu kalimat terakhir sebelum pada akhirnya Rio telah lenyap dari pandangan Bella.


Yah, sekarang Bella baru menyadari jika pria tersebut adalah pria yang waktu itu menolongnya. Wajar saja wajahnya terlihat tidak asing karena waktu itu sih pria memakai helm.


...****************...


Ify merasakan kembali nyeri di bagian perutnya hal ini memang terbiasa di saat ia sedang menstruasi kini yang ia lakukan adalah mengompres perutnya dengan air hangat yang baru saja ia masak dari kompor gas.


"Jika sakit perut kenapa tidak pergi ke kamar mandi saja,!"


"Aku nyeri haid mas, bukan sakit perut!"Ify berbicara ketus, bawaanya mau marah saja jika lagi kedatangan tamu.


"Lalu apa sembuh jika di kompres pakai air panas seperti itu?"


"Tidak sembuh, tapi ini nanti bisa mengurangi rasa sakit. Kau seorang pria mas tidak akan mengalamin sakit yang di alamin oleh wanita di saat menstruasi!"


'Sial, kenapa wanita ini bicara ketus kepada ku! Jadi pepatah itu benar jika wanita akan mudah marah pada saat menstruasi'


"Kalau begitu aku akan panggilkan dokter untuk mengobati mu dan nantinya kau tidak akan merasakan sakit seperti ini lagi,"

__ADS_1


"Kenapa harus panggilkan dokter bagaimana beli obat nyeri haidnya di apotik saja,"


"Kenapa apakah selama sakit seperti ini kau tidak pernah berobat ke dokter?"


"Tidak, menurut ku ini penyakit biasa yang di alami oleh sejuta wanita."Ify berucap sembari bangkit dari sofa."Kalau begitu aku ingin ambil air minum dulu mas"


"Tidak usah, biar aku saja. Kamu lebih baik rebahan saja di atas sofa itu,"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ify melihat isi lemari es yang ada di dapur setelah tidur siang seharian karena efek obat yang di berikan dokter kandungan itu padanya. Kini rasa haus dan lapar menjalar pada sistem tubuhnya.


Setelah di pastikan tidak ada siapa-siapa di sekitarnya barulah Ify mengambil gelas lalu ia isi batu es yang terakhir ia berikan minuman soda. Kemudian setelah selesai ia pun menutup kembali lemari es tersebut pelan-pelan.


"Bukan kah dokter tadi mengatakan saat mens kau tak boleh miminum minuman yang mengandung soda!"


"Oh astaga! Mengaggetkan saja!"


"Buang semua minuman yang kau ambil sekarang juga!"Intrupsi Zhio.


"Apa buang mas! Tapi sayang sekali mas ini masih layak di minum dan tidak pantas di buang!"


"Buang minuman itu sekarang Ify!"Kali ini Zhio berkata sirius.


"Bolehkah minum sedikit saja soalnya aku sudah lama tidak minum sod....Mas Zhioo!!!"


Zhio merebut gelas yang ada di tangan Ify lalu membuang semua soda yang ada di dalamnya ke tempat pencucian piring bersama gelasnya juga.


"Kalau aku bilang buang! Yah buang! kenapa kau begitu keras kepala apa kau tidak ingat pesan dokter tadi dia melarang kamu untuk minum es maupun soda. Dan yang perlu kau minum adalah air putih saja!" Zhio meletakan air mineral botol di hadapan Ify setelah itu ia pun kembali lagi ke kamar.

__ADS_1


'Setidaknya kamu menasihati ku pelan saja mas tidak perlu marah-marah seperti tadi!'


__ADS_2