Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Perihal Rica-rica Pedas


__ADS_3

beberapa bulan pun berlalu, setelah kepergian Tante Maya dan Aliya kini kehidupan yang Ify jalani terlihat baik-baik saja dan kini tibalah ia memasuki fase kelahiran yang paling di tunggu oleh dua keluarga. bahkan kabar bahagia nya lagi nyonya besar sudah mulai bisa berbicara dan walau bisa berjalan sedikit demi sedikit semua itu adalah berkat pertolongan Dokter Zulfa yang asli.


Bau pedas dari masakan yang berasal di dapur membuat Ify berjalan dari halaman belakang menuju dapur, di sana sudah ada Lasmi yang tenga mengaduk-aduk sesuatu di dalam wajan.


"Bi, bibik masak ayam rica-rica yah?"


"Eh, iya non ini ayam rica-rica spesial yang akan bibik buat"


"Hmm dari wanginya saja pasti rasanya sangat enak dan pedas. aku jadi laper nih"


"Oh tentu non, sebentar lagi ini akan matang. jadi non tunggu saja di meja makan nanti bibik antarkan"


"Oke, Bik. kalau begitu aku tunggu di meja makan yah"


Semenjak kehamilan yang semakin membesar berat badan Ify menjadi bertambah dan nafsu makannya tentu juga bertambah, padahal tinggal menghitung hari saja fase kelahirannya.


"Sayang ini buah mangga yang kamu ing...loh sayang..kamu makan pedas lagi...


Ify berhenti memasukkan suapan kedua ke dalam mulut nya, ia pun menoleh pada Zhio seraya menurunkan sendoknya kembali ke atas piring.


"Ini hanya cabai merah biasa mas, jadi tidak terlalu pedas."


"Iya tapi sama saja, lihatlah ayam yang merah seperti warna cabai ini, dari aromanya saja pasti sangat pedas. udah stop yah kamu gak boleh makan pedas lagi" Zhio melarang keras Ify memakan makanan pedas saat hamil, dan kali ini pria itu berusaha merebut piring Ify.


"Jangan mas, ini tidak pedas. kalau kamu tidak percaya coba saja" Ucap Ify sembari mempertahankan piring nya yang hendak di ambil oleh Zhio.


Tanpa rasa ragu Zhio pun segera mencicipi rica-rica ayam tersebut.


"Puiihh...ini pedas sekali, tapi kamu bilang tidak pedas!"


"Iya tapi ini bawaan bayi kita mas, aku tidak bisa berbuat apa-apa!"


"Bi Lasmi.. Bi Lasmi...!"


"Eh i iya tuan Zhio. ada apa yah"

__ADS_1


"Lihat kenapa kamu berikan ayam yang pedas nya tidak jelas ini kepada istri saya, kan kamu sudah tau kalau Ify tidak boleh makan makanan pedas dulu selama masa kehamilan"


"Jangan salahkan Bi Lasmi, karena aku sendiri yang memintanya"


"Sayang, kalau mama papa kamu sampai tau pasti mereka juga akan melarang kamu"


"Maaf yah mas, tapi sekali ini saja besok-besok aku berjanji tidak akan memakan makanan pedas lagi" Ify menyatuhkan kedua tanganya di depan dada berharap Zhio mengizinkannya.


"Lihat aku membawakan mangga yang kamu inginkan, apa kamu tidak ingin memakanya"


Ify tersenyum getir melihat 4 buah mangga muda yang ada di dalam kresek yang Zhio cangking di tangannya.


"Tadinya aku sangat menginginkan mangga muda, tapi sekarang tidak lagi karena rica-rica buatan Bi Lasmi ini jauh lebih enak"


"Yaudah non,non makan rica-rica nya sedikit saja biar sih dedek bayi nya tidak ileran hehehe"


"Hmm ide bagus Bi.mas boleh yah makanya sedikit saja, habis itu besok-besok aku tidak akan makan pedas lagi"


Zhio menarik nafas panjang seraya mengelus-elus perut Ify.


...****************...


"Eh ada kak Mario!"


"Hallo Iqbal, apa kakak kamu ada?"


"Ada kak, kak Bella lagi ada di dalam kamar nya"


"Terus Ibu bapak kamu?"


"Oh ibu sama bapak lagi jagain toko ayam kak, kakak mau aku panggil kan kak Bella"


"Tentu, tapi sebelum itu Terimalah mainan ini, ini khusus kak Mario beri untuk Iqbal"


"Wah, ini kan mainan robot yang lagi viral itu kak, duh pasti harganya sangat mahal. makasi yah Kak Mario, kakak baik deh"

__ADS_1


"Iya sama-sama, kalau begitu cepat gih panggil kan kakak kamu"


"Kak Bella, kak NaBella...!!calon suami kakak dateng nih...!!"


Bella begitu fokus menonton drama korea tanpa berpikir akan pergi mandi meski ini hari libur namun teriakan Iqbal dari luar sukses membuat hpnya jatuh menimpa hidung.


"Aduuhh..." Ringis Bella seraya memegang hidungnya yang terasa sakit.


"Kak Bella...!!


'Calon suami!? ha siapa yang di maksud oleh Iqbal'


"Kak Mario, masuk dulu saja yah, di luar cuacanya sangat panas nanti akan aku panggil kan lagi kak Bella nya"


"Yaudah kakak masuk yah"


.


......................


Bella menghampiri Mario yang menunggu di ruang tamu, ia menghampiri Mario dengan penampilan apa adanya meski tanpa mandi terlebih dahulu.


"Kenapa?" Tanya Bella tanpa minat.


Mario tersenyum memperhatikan wajah wanita yang meski belum mandi akan tetapi terlihat masih cantik.


"Makan malam, aku ingin mengajak mu makan malam ini juga"


"Serius dalam rangka apa?"


"Ini baju dan sepatu pakailah ini setelah kamu mandi"


Bella mengulum senyum, apa ini yang di nama kan kencan pertama pikir Bella dalam hati.


"Boleh aku buka?"

__ADS_1


"Nanti saja setelah kamu mandi kamu boleh membukanya"


__ADS_2