Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Perlawanan Pertama


__ADS_3

Ify mengepalkan kedua tanganya kuat-kuat di sisi tubuh mu sementara air mata semakin deras saat Zhio memperkuat tarikan pada rambutnya.


"Cukup hentikan Zhio!"Teriak Ify dengan lantang dan baru kali ini Ify melawan dengan kekuatan tanganya. Ify mengsiku perut Zhio sehingga pria itu pun berhentih menarik rambut Ify.


Bug..


"Arrg.."Zhio meringis kesakitan saat perutnya di Siku oleh wanita di depanya ini, Zhio nampak heran dari mana letak keberanian Ify saat memukulnya.


"Hey kau,Kau berani main fisik pada Putra ku ha!"


"Diam kau wanita tua! Lihat kau sama saja dengan putra mu yang pemarah ini!"wow beri apresiasi pada Ify karena sudah seberani ini.


"Kamu itu hanya pelay__"Bella yang ingin bicara kemudian kalimatnya di potong begitu saja oleh pelayan ini.


"Diam kau pelakor! Dengar kau itu hanya wanita rendahan! Sedangkan aku, Aku istri sah pria yang kau kenal ini, justru aku bukan pelayan di rumah ini hanya saja aku di jadikan pelayan karena suatu kesalahan."Ucap Ify sembari mengusap air mata secara kasar pada wajahnya.


Bella syok berat, wanita itu menjatuhkan pandangannya pada nyonya besar.


"Tante apa benar yang wanita ini katakan?"


"Bella sayang, tante bisa jelaskan." Ujar nyonya besar yang ingin mencoba menjelaskan secara detail bagaimana inti ceritanya.


Zhio maju perlahan menyamai posisi Ify Zhio menatap Ify dengan pandangan mata tajamnya yang tarasa panas jika dilihat terlalu dalam.

__ADS_1


"Kenapa apa kau tak suka apa yang telah aku katakan! Kau memang suami ku Zhio, aku sah sebagai istri mu di atas kertas!"


Zhio hendak menampar Ify tapi secepat mungkin Ify menangkis tangan Zhio yang akan mencoba menyentuhnya.


"Sekali lagi jika tangan mu berhasil menampar wajah ku maka detik ini juga kau dan mama mu itu akan aku laporan ke kantor polisi karena tindak kdrt antara suami dan mertua apa kau paham !"


Zhio pun perlahan menuruni tanganya.


"Sekarang kamu berani berkata seperti itu ha! emang nya siapa dirimu ha!"


"Aku Istri mu Zhio! apa kau masih kurang paham!"


Zhio mulai mengamati Ify dari atas sampai bawah kenapa wanita yang tadinya terlihat begitu lemah kini menjadi seberani ini apa ada yang salah. Apa jangan-jangan Zhio hanya bermimpi tidak mungkin jika wanita itu menjadi seberani ini.


"Yah kau memang benar mertua putra mu ini menikahi ku hanya untuk membalaskan dendam, tapi apakah tidak cukup dendam itu terbalaskan dengan luka dan rasa sakit yang ku terima, bagiku itu sudah lebih dari cukup karena aku juga manusia ,dan tentunya manusia juga mempunyai batas kesabaran."


Terlihat jika Zhio masih menyentuh perutnya yang terasa sakit oleh perbuatan Ify bagaimana pun dulu Ify pernah mengkuti kegiatan bela diri di SMAnya.


Ify memberanikan diri dengan maju perlahan ia terlihat menaru tangannya di perut Zhio.


"Apakah perlawanan dari ku tarasa sakit? Cih padahal aku melakukanya secara pelan. Lalu bagaimana jika aku melakukanya secara kuat?"


Zhio menepis tangan Ify yang saat ini sedang menyentuh perutnya."Jauhkan tangan mu!"

__ADS_1


Ify menertawakan dirinya sendiri.


"Luka yang ku beri kan pada mu itu bukan apa-apa Zhio, kau harus ingat luka yang selama ini kau ciptakan untuk ku itu jauh lebih menyakitkan,Aku rasa sudah saatnya aku menyembuhkan luka itu dengan keberanian ku sendiri"


Zoya dan Anes adalah kedua insan yang mampu menyaksikan pertikaian itu dari kejauhan.


"Nes, itu beneran mbak Ify kan?"


"Iya lah Zoy itu mbak Ify,"


"Gila mbak Ify sekarang kok barani ngelawan yah Nes?"


"Iya Zoy tapi aku turut senang sih karena mbak Ify jadi lebih pemberani,"


"aku berharap Nes tuan Zhio dapat menerima serta mencintai mbak Ify dengan tulus."


Bella sungguh muak dan tidak tahan lagi dengan adegan di depan nya ini, pada akhirnya ia memutuskan pergi dari rumah itu.


"Ingat sampai kapan pun aku tidak akan pernah menganggap mu sebagai istri!" Ujar Zhio dengan kalimat berapi-api.


"Aku tidak berharap kau mau atau tidak mengakui ku sebagai istri tapi lihat lah satu hal, aku memilik hak untuk bahagia. Dan pakaian pelayan ini cukup terakhir ini saja aku memakainya!Huaaa sudahlah aku mengantuk pengen tidur capek!" Ify melepas celemek di tubuhnya ia melemparkan celemek itu ke lantai.


Zhio hendak mengejar Ify yang sudah berjalan menjauhinya dan nyonya besar, tapi kali ini nyonya besar menahan Zhio.

__ADS_1


"Sudah Zhio, cukup biarkan saja wanita itu. Kita lihat seberapa lama ia bertahan."


__ADS_2