
"Ify..."
Ify yang saat ini tenga memegang secarik kertas aneh tersebut pun langsung saja ia membuang kertas itu ketempat asalnya setelah tante Maya memanggil namanya.
"Iyaa tante..."Sahut Ify yang saat ini sudah keluar dari kamar Eliza.
Ify menghampiri tante Maya yang sedang berada di dapur, wangi aroma makanan begitu tercium sehingga mengundang cacing-cacing di perut Ify menronta ingin meminta makan.
"Tante masak apa, kok wangi banget sih."
"Ini tante masak bakwan jagung ke sukaan kamu sama jusukey juga!"
"Wah tante pokoknya tante itu terbest deh, tau aja makanan kesukaan aku,"
"Hehehe iya dong Fy,!"
"Yaudah sini tante aku bantuin,,"
"Gak usah Fy udah biarin ini hampir selesai kok, udah kamu duduk duduk aja dulu atau gak tiduran nanti bentar lagi gorengannya siap beserta jasukeynya."
"Hmm yaudah deh jika itu mau tante kalau begitu Ify kedepan dulu yah,"
__ADS_1
Saat mata hari hampir terbenam Rio mendapati mamanya memmberi obat secara rutin ke pada papanya di pinggir dekat kolam renang.
Rasa ibah muncul secara bersamaan di saat Rio melihat wajah papa nya yang terlihat murung di atas kursi roda.Rio bahkan sangat tau apa penyebabnya.
"Pah, mah, bisa kita bicara. Soalnya ada yang ingin Rio sampaikan."
Sekilas mama dan papanya Rio saling memandang. Kemudian mereka mengiyakan.
Bakwan jagung yang di buat oleh tante Maya memang tiada duanya bagi Ify sehingga wanita terlihat sudah memakan empat bakwan jagung, sampai-sampai Ify mencicipi jari tangannya karena minyak dari bakwan tersebut. hebat bumbunya saja hampir meresap ke minyak.
"Fy kamu nih yah emang gak pernah bisa yah hilangi kebiasaan kamu untuk tidak makan cepat,"
Andai tante Maya tau jika dulu Ify sering tidak makan saat bersama Zhio di rumah, bukan hanya gak pernah makan, tapi di siksa juga sering beruntung ia memiliki seulas keberanian untuk melawan.
"Kalau begitu sekarang coba kamu katakan makanan kesukaan kamu apa?"
"Tahu telor tante!"
"Tahu telor?" ucap tante Maya sembari menggaruk kepalanya yang tak gatal.
__ADS_1
"Tahu telor itu seperti apa sih Fy?"
"Tahu telor itu jenis makanan yang hampir sama kayak gado-gado tante cuma gado-gado kan hanya di kasih sayur,tempe,tahu dan bumbu kacangnya tapi kalau tahu telor itu tahu yang di potong dadu campur telor, terus telur sama tahunya di dadar dan nantinya di kasih bumbu kacang dan pokoknya kayak gitulah tante. Nanti pokoknya biar aku aja yang buati."
"Eh kamu ini gimana sih kan tante yang ingin masakin buat kamu lalu kenapa kamu yang mau masakin tante."
Suara bel pintu masuk menyita perhatian Ify dan juga tante Maya.
"Siapa yah fy,"Tanya tante Maya.
"Maling kali tante,"sahut Ify pelan.
"Husst kamu ini sembarangan gak mungkin ada maling ini kan komplek perumahan elit jadi kemungkinan susah buat maling masuk ke aera komplek ini."
tottett...
Bel itu berbunyi beberapa kali. Hingga kini tante Maya sudah membuka kan pintu rumahnya.
Sekarang di depan Pintu tenga berdiri Zhio dengan membawa sekotak kue coklat untuk Tante Maya.
"Zhio...!"
__ADS_1
Mendengar tante Maya menyebut nama Zhio sontak membuat Ify keselek biji jagung. "Uhukuhuk...ah sial kenapa pria itu harus berada di sini juga," Gumam Ify pelan.