Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Aku Kira Niat Nya Baik, Nyatanya Tidak


__ADS_3

Terik mata hari begitu panas dapat Ify rasakan saat berjalan kaki menuju ke supermarket, Zhio sih pria paling kejam,tidak berprikemanusian andai saja dia yang merasakan bagaimana rasanya jalan kaki dari rumah ke perusahaanya.


Keringat terlihat membasahi wajah Ify semangat Ify sebentar lagi sampai kok. dasar manusia sampai segitunya memperhatikan manusia yang sedang berjalan kaki beruntung Ify berjalan menggunakan hodie dan masker jadi orang-orang tidak akan tau kalau dari tuan Raden Zhio Pratama berjalan kaki supermarket.


Dalam hidupnya, Ify juga merasakan saat SMA dulu jalan kaki saat berangkat serta pulang sekolah tapi waktu dulu di perkirakan sekolahnya dekat makanya tidak capek dan lelah saat berjalan.


Sudah memakan waktu 2 jam lamanya Ify berjalan kaki menuju supermarket, kini tiba lah ia di supermarket besar itu.


"Akhirnya aku sampai juga,terimakasih tuhan karena telah menguatkan aku!" gumam Ify pelan.


Ify mulai menginjakan kakinya untuk lebih memilih masuk ke dalam. Ia melihat terlebih dahulu daftar belanjaan yang telah Anes tulis di kertas belanja. Shampo,odol,minyak wangi,pewangi pakaian,deterjen....membaca nya saja bikin pusing.


Ify telah selesai berbelanja sekarang ia telah membawa 10 kantong belanjaan yang ia tenteng di kedua tangan kanan dak kiri. Ify sangat sedih mengamati semua belanjaan yang ada di tanganya.


Berjalan menurunin tangga berjalan saja rasanya begitu berat membawa semua belanjaan ini apa lagi jika di bawak dengan jalan kaki.


Ify mendongakan kepalanya di angkasa berharap dapat pertolongan dari malaikat baik.Terpikir jelas di otak Ify bagaimana naik taxi saja saat pulang toh Zhio juga tidak akan tau.


Bukankah kalau pulang menggunakan taxi harus ada uang, lalu percuma Ify tidak punya uang cash. Sedangkan uang untuk belanja ini saja itu mamakai blackcart.

__ADS_1


Bertepatan pada pikirannya yang panjang hujan pun tiba-tiba turun sehingga jalan di depan supermarket terlihat basah. Ify duduk termenung di atas kursi yang biasa orang-orang dudukin.


Di bawah guyuran hujan tepatnya masih duduk di dalam mobil, Zhio mengamati wanita yang memakai masker dan juga hodie hitam itu,Zhio tau wanita itu adalah Ify pelayannya. sudah di duga pasti wanita itu sedang memikirkan bagaimana caranya pulang. Dengan rasa yang masih kasihan Zhio memerintahkan sang supir untuk membawa wanita itu pulang bersamanya.


saat ini Ify sedang memikirkan bagaimana caranya ia dapat pulang. Namun siapa sangkah sebuah mobil hitam yang tidak asing memarkir di jalanan depan pusat perbelanjaan supermarket.


"Mbak ayo pulang tuan Zhio sudah menunggu di dalam mobil."


Ify melihat seorang supir di depannya. Kemudian matanya beralih pada kaca mobil yang masih tertutup rapat.


"Apa tuan Zhio menyuruhku pulang ikut bersamanya?" Tanya Ify memastikan.


"Iya mbak,ayo nanti tuan bisa marah kalau lama."


"Mari masuk mbak," pak supir berniat baik dengan membukakan pintu mobil bagian penumpang.


oke abaikan Zhio yang tenga menatapnya tajam.


"permisih tuan,"

__ADS_1


Di sana ada Zhio yang tenga sibuk memperhatikannya. kini Ify telah masuk bersama barang belanjaanya.


"Keluar!"


"Apa,"


"Apa kau tuli saya bilang keluar!"


Pak supir bahkan tak percaya bukan kah tuan Zhio tadi meminta mbak Ify untuk masuk dan pulang bersama mereka.


"kok, bukan kah tuan yang menyuruh saya untuk masuk dan pulang bersama," Pinky bertanya memastikan.


"Bukan kah tadi kau dari rumah berjalan kaki menuju supermarket lalu kenapa pulang nya tak jalan juga,oke saya juga memikirkan beban berat kau. Kau merasa keberatan bukan jika pulang jalan kaki sambil membawa kantong belanjaan yang begitu banyak. Iya kan maka dari itu kau boleh tinggalkan semua belanjaan mu itu di mobil dan kau bisa jalan kaki lagi."


Ify menghela nafasnya dengan berat, baiklah tidak masalah jika harus jalan kaki lagi."Baiklah tuan saya mengerti kalau begitu saya turun dulu."


"Yah cepat turun lah."


dengan cepat Ify melangkah turun dan menutup mobil itu dari luar. Zhio kembali membuka kaca mobil miliknya.

__ADS_1


"Ini jam 10.20 jika pada jam 11.30 kau belum sampai di rumah maka kau akan tau akibatnya." Zhio kembali mengancam Ify dengan kata kata kasarnya.


Ify terlihat memukul tangan nya ke udara di saat ia melihat mobil Zhio telah melajuh jauh.


__ADS_2