Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Niat Jahat Yang Gagal


__ADS_3

Masih dalam suasana haru Dewi dan Mario masih setia menunggu di dalam ruangan tempat pak Morgan masih di rawat dan sampai sekarang belum ada keterangan apapun tentang pak Morgan bahkan sampai sekarang pak Morgan belum juga sadarkan diri ia masih lemah setelah melakukan pertolongan pertama dengan melakukan operasi dan penambahan darah.


Mario masih memutuskan untuk tidak masuk kerja dalam tiga hari ini, dan selama Mario tidak masuk kerja ia tidak perlu khawatir karena yang tenga menangani perusahaan adalah Robby dan Aryo. begitu pun Dewi, selama ia hanyalah seorang istri yang hanya bertugas menjadi ibu rumah tangga seutuhnya.


"pa, maafin aku. yah aku tau aku salah pa, tapi aku sudah menyadarinya pa. papa aku mohon papa bangun yah" Mario mengenggam pelan tangan papanya yang masih berbalut selang infus."Dan setelah papa bangun nanti aku janji akan menjalankan perusahaan seperti yang papa minta, tapi yang harus papa tau jika Ify itu wanita baik pa, aku sungguh tidak tega untuk memecatnya,yah walau aku paham pa jika Ify sudah menjadi milik orang lain"


"Mario.sudahlah kau tak perlu merenungi apa saja kesalahan mu, bukan kamu saja yang mengira Ify wanita baik, bahkan mama juga dan meskipun Ify sudah menikah itu bukan berarti mama berhenti menganggapnya sebagai anak angkat. dan waktu itu juga mama sungguh tertegun akan keiklasannya untuk mendonorkan darahnya pada papa mu namun sayang itu tidak jadi karena yah namanya seorang istri karena kehamilan bisa datang kapan saja"


Mendengar kabar kehamilan Ify saja sudah mambuat Mario dua kali drop yang pertama karena papanya yang koma dan yang kedua karena kehamilan Ify meskipu sebenarnya di dalam hati Mario masih tak iklas dengan kehamilan itu.


Dewi menyentuh bahu Mario dengan tangannya. "Kamu jangan sedih dan seperti yang papa mu bilang wanita masih banyak di luaran sana dan mama yakin kamu akan temukan yang terbaik. soal Ify apa kamu tidak merasakannya jika seperti nya suaminya itu sudah betul-betul mencintai Ify dan mama yakin jika mereka akan hidup dengan bahagia"


"Ma, andai saja aku mampu membuat waktu berputar mundur aku pasti akan menjaga Ify lebih dulu di bandingkan suaminya itu"


"Hey, jangan berbicara ngelantur. ini sudah siang kamu tunggu sini yah mama akan keluar dulu untuk membawakan makan siang untuk mu"


"Tidak usah ma, biar aku saja. lebih baik mama tungguin papa jadi biar aku saja yang keluar"


"Oke baiklah"


...----------------...


Saat di dapur nyonya besar sedang meracik sesuatu di dalam gelas sepertinya itu semacam minuman berjenis jamu. ia melirik kesana kemari melirik sesuatu yang bisa saja memergokinya.


"Nyonya! nyonya sedang apa di dapur?Bijum tiba-tiba datang memergoki nyonya besar yang sepertinya mencurigakan.


"Astaga! kamu ini ngagetin saja!"ucapnya dengan suara bising karena takut terdengar yang lain.

__ADS_1


Kedua mata Bijum membulat ketika membaca bungkusan jamu yang tenga majikannya itu buat.


"Astaga Nyonya! bukan kah ini jamu untuk menghilang kan kandu*ngan!..


" Husstt... kamu jangan berisik. awas saja kalau sampai rencana saya ini gagal maka kamu akan tau sendiri akibatnya"


"T-tapi nyonya untuk apa jamu ini?" Tanya Bijum dengan rasa ketakutan.


"Tugas ini akan saya serahkan pada mu, pokoknya saya ingin kamu memberikannya lansung pada wanita yang tenga hamil itu saat makan siang nanti, nanti saat memberikannya kamu bilang saja ini susu hamil karena rasanya begitu keruh seperti susu coklat. jadi kamu jangan bilang kalau ini jamu untuk menghilangkan kandu*nganya."


"Tidak, nya saya tidak mau. saya takut nya, cukup nyonya saya tidak berani melakukan nya karena menurut saya ini sama saja seperti melakukan pembunuhan"


"Kalau kamu tidak melakukan nya maka keluarga kamu yang ada di kampung sana akan saya bikin menderita! bagaimana apa kamu mau pilih keluarga mu atau wanita itu?"


"Istri mu itu aneh yah masak siang-siang seperti ini pakek baju rajut sampai nutup ke leher, emangnya tidak kepanasan"


"Ma, emangnya apa salahnya istri ku itu memakai baju seperti itu lagian aku suka kok karena itu terlihat lebih sopan" Zhio paham kenapa Ify memakai baju rajut seperti itu hingga menutupi lehernya, sudah di pastikan itu karena untuk menutupi jejak kepemilikan yang Zhio buat pada lehernya Ify.


Ify merasa begitu malu sehingga ia sedikit menarik kerah bajunya lebih ke atas.


tak lama Bijum datang dengan membawa nampan beris minuman. tangannya gemetar an saat tenga memegang nampan berisi minuman itu.


"Permisi, non Ify"


"Iya ada apa bijum?"


"I-ini saya bawakan J a-a maksudnya susu untuk mempercepat kan kehamilan non Ify"

__ADS_1


"Nah itu dia yang aku pikirkan sayang, susu hamil bukanlah kita belum sempat membelinya tapi beruntung Bijum mengingatnya" Sahut Zhio.


"Susu hamil, emangnya itu susu apa Bijum karena yang saya tau susu hamil begitu banyak jenisnya?"


"Kamu ini sok ratu sekali di rumah ini, sudah susah payah Bijum perhatian sama kamu dengan membawa kan susu hamil tapi kamu seperti enggan menerimanya" Nyonya besar berkomentar pedas sehingga membuat Ify langsung menerima susu yang di berikan Bijum padanya.


"Apa yang di katakan istri saya benar, setidaknya saya dan tentunya istri saya harus tau apa jenis atau merek susu yang di berikan Bijum pada istri saya ini. sudahlah Bijum saya tau niat Bijum sangat baik, tapi akan lebih baik istri saya tidak usah meminumnya karena saya tidak ingin anak di dalam kandungan istri saya ini kenapa-kenapa kalau sampai salah meminum susu"


Teguran keras yang di berikan pada Bijum benar-benar menyelamatkan nyawanya kali ini. ia bersyukur tuanya ini sangat cerdas.


"Loh, Zhio. kamu ini kenapa sih sudah susah payah Bijum perhatian pada istri mu tapi kamu malah Menolaknya"


"Tidak ma, aku hanya ingin melindungi anak yang ada di dalam kandungan Ify saja. Bijum kalau begitu kembalilah ke dapur dan bawa lagi susu itu ke dapur karena istri saya tidak akan pernah meminumnya"


"B-baiklah tuan"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**hal yang membuat saya senang adalah ketika cerita saya ini memenangkan lomba #You are Writing season 8 😍sebagai pemenang lomba harapan baru kriteria wanita.


Yang tak lebih semua ini karena dukungan dari kalian samua, terimakasi buat kalian yang masih dukung cerita ini**.

__ADS_1


__ADS_2