Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Bella Yang Sebenarnya


__ADS_3

Dari seminggu lebih ini Zhio hanya menyuruh Ify untuk berdiam diri saja di dalam kamar saja tanpa harus menyuruhnya untuk keluar kecuali di temanin oleh Zhio.


Bukan hanya itu Zhio sepertinya sengaja menyuruh Ify untuk tidak keluar dari kamar karena yang Zhio tau mamanya akan berkomentar pedas pada Ify jika tidak ada dirinya.


Tapi masa bodoh dengan ocehan nyonya besar padanya yang terpenting Ify hanya bisa berdoa agar nyonya besar mengakui kehadirannya.


Hal yang pertama Ify lakukan adalah keluar dari kamar dan tujuannya sekarang adalah kedapur ia sengaja keluar pada jam segini karena Ify berniat untuk membantu Zoya dan Anes memasak makan siang.


Ify mengendap-ngendap menuruni tangga dengan langkah pelan saraya melihat pada sekitarnya kalau tidak ada siapa-siapa. Kini ia telah sukses menuruni tangga dan mulai berjalan ke arah dapur.


Namun rupanya yang berkutik di dapur bukanlah Zoya dan Anes melainkan itu adalah nyonya besar yang sedang mengiris bawang.


"Mama...mama ngapain kok ada di dapur?"


"Emangnya salah jika saya berada di dapur saya sindiri!"Hardik nyonya besar pada Ify yang berdiri di belakangnya.

__ADS_1


"Tidak ma, bukan itu maksud ku kan mama tidak biasanya ada di dapur lalu di mana Zoya dan Anes Ma?"


"saya telah menyuruh mereka berdua untuk pulang kampung, lagi pula apa gunanya menantu kalau tidak bisa mengatur segala urusan kebersihan rumah ini."


Tanpa harus di jelaskan panjang lebar rupanya Ify sangat paham apa yang di maksud oleh mama mertuanya ini, intinya mama mertuanya ingin jika ia mengurus kebersihan rumah tanpa adanya pelayan. Tapi jika mengurus kebersihan rumah ini itu sama saja mengingatnya pada saat ia menjadi pelayan di rumah ini.


"Menantu zaman sekarang tidak berguna. Cih menantu apaan yang setiap harinya berdiam diri di dalam kamar tidak bekerja dan tidak melakukan apa-apa, saya jadi kasihan pada Zhio anak saya coba saja Zhio menikah dengan Bella sudah cantik, model terkenal, terus seorang dokter lagi."


"Ma bisa gak sih mama tidak usah membanding-bandingkan aku dengan wanita lain lagian yang harus di salahkan itu anak mama kenapa harus mempertahankan rumah tangga ini padahal hari itu aku sudah berniat bercerai."


"Ma, mama tuh bisa gak sih gak usah tuduh aku yang macam-macam! Karena apa yang mama ucapkan itu semuanya tidak benar ma!"


...****************...


"Bella rupanya kau sudah datang ayo sekarang mana uangnya mari kita ke ruangan administrasi agar adik mu lekas di operasi."

__ADS_1


"Bailah yah, ini uangnya kalau begitu ayah tunggu saja di sini. Biar Bella saja yang ke ruangan Administrasi."


"Yasudah kalau begitu, ayah akan tunggu di sini."


Bella telah selesai membayar semua biaya pengoperasian adiknya dan saat ini ia dan juga ayahnya sedang menunggu di luar.


"Bella apa kau masih memiliki uang lagi?"


"Semua uang aku hanya ini yah yang tersisa dan tidak ada lagi lagian ayah tau sendiri kalau aku baru saja di pecat dari dunia permodeling"


"lalu bagaimana dengan seorang pria yang tempo hari kau dekatkan itu, apa sampai saat ini kau dan pria itu masih berhubungan?"


"Tidak lagi yah, Bella tak mempunyai hubungan apapun dengan pria itu lagi. Dan lagi pula sih pria telah memiliki seorang istri. Dan harusnya ayah tau kalau Bella sengaja mendekati pria itu hanya karena uang saja untuk mengobati Ikbal"


Katika semua orang mengirah Bella adalah wanita yang matre padahal malah sebaliknya. Bella sengaja mempalsukan identitasnya sebagai dokter kecantikan sehingga membuat nyonya besar tertarik dan berniat menjadikannya sebagai menantu.

__ADS_1


Dan waktu itu ia tak menduga jika Zhio dan istrinya tidak jadi bercerai justruh di suatu sisi Bella merasa senang jika keduanya tidak jadi bercerai tapi di suatu sisi juga Bella merasa bersedih karena harus mendapatkan uang dari mana lagi kalau bukan dengan cara ini.


__ADS_2