
Datang ke rumah Ify di saat hari libur adalah tujuan utama Bella pada hari ini. seperti biasa Bella mengendarai motor kesayangan nya menuju rumah Ify namun setelah bertemu dengan pak satpam, pak satpam itu pun berkata jika mbak Ify bersama suaminya sejak jam 8 pagi tadi keluar kerumah orang tua Ify.
"Jadi mbak cari saja di rumah nya orang tua mbak Ify, saya yakin mereka ada di sana"
'Jika Ify berada di rumah orang tuanya dan itu bearti ada Mario dong, atau aku mengurungkan niat saja yah untuk mengajak Ify nonton konser chanchan'
"Oh yaudah pak, makasih atas informasinya dan kalau begitu saya permisi pamit dulu"
"Baiklah mbak silakan"
"Nay, kandungan kamu tambah gede huh mama sungguh tidak sabaran menanti kelahiran mu"
"Mamaa.mendengar kata lahiran entah kenapa aku merasa degdegan."
"Apa yang kamu rasakan ini sangat sama dengan mama waktu mengandung kakak kamu, yah awalnya mama memang takut karena kelahiran pertama tapi yang terpenting kamu cukup berdoa saja semoga saat persalinan kamu di beri kelancaran sama tuhan"
"Amin.. Makasih yah ma atas doanya. tapi ngomong-ngomong mas Zhio, kak Mario sama papa ada di mana yah ma?"
"Oh mereka seperti nya tenga membahas masalah perusahaan di halaman belakang, kalau begitu kita samperin mereka yuk"
"Sudahlah ma tidak usah, akan lebih baik kita sesama wanita mengobrol berdua saja dari pada ikut bergabung bersama para pria itu"
__ADS_1
"Hmm kamu benar juga Nay. dan malam ini kamu tidur di sini saja bersama suami kamu lagi pula kamu belum pernah mengajak suami kamu tidur di sini"
"Iya ma, nanti akan bicarakan pada mas Zhio"
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Ribuan orang berbondong-bondong mendatangi stadion untuk menonton konser chanchan salah satu idol Korea yang sangat di idola kan Bella, bahkan dua jam sebelum konser di mulai stadion ini telah terisi penuh oleh orang-orang.
Dengan bermodalkan spanduk berwajah Chanchan Bella mengangkat kedua tangannya melebarkan spanduk tersebut di atas kepala.
"Chanchan... I love you...." Teriak Bella saat konser Chanchan akan segera di mulai.
Bahkan terdengar riuh penonton yang mengatakan hal yang sama untuk Chanchan sembari menunjukan lighstic mereka masing-masing.
Mario berdigik geli ketika untuk yang pertama kalinya melihat status yang baru satu menit Bella upload di media sosial.
"Wanita tidak waras" Ucap Mario seraya melemparkan kembali ponselnya di atas tempat tidur.
Baru di upload satu menit rupanya Bella begitu penasaran dengan orang pertama yang melihat status nya ini. dan satu hal yang membuat wajah bersemu merah.
'Pak Mario lihat status aku? astaga aku sampai lupa, kenapa tidak aku privasi saja pria ini'
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
__ADS_1
"Desain warna di kamar mu ini ternyata cantik juga yah hampir semua bewarna pink tapi kalau untuk di kamar seorang pria warna pink seperti ini pasti akan menolak yah termasuk aku" Sahut Zhio yang berbaring di ranjang samping Ify.
"Oh jadi mas menolak! jika mas menolak maka mas Zhio bisa kok tidur kamar lain saja!"Timpal Ify dengan wajah cemberut. entahlah akhir-akhir ia gampang sekali cemberut karena hal kecil sekali pun.
" Sayang, kau marah lagi padahal tadi aku hanya berkata seperti itu saja dan itu bearti aku menolak untuk tidur bersama mu"
"Hmm mas, tiba-tiba saja aku menginginkan sesuatu?"
Dengan semangat Zhio merubah posisi nya menjadi duduk.
"Menginginkan sesuatu? yah itu bearti kau sedang mengidam. katakan apa yang kamu inginkan"
"Boleh kah aku menarik hidung mu, rasanya aku gemas sekali ingin menarik sekali gus mencubit nya!"
"A-apa m-menarik hidung ku?ucap Zhio terbata." Sayang apa tidak ada hal lain gitu?"
"Tidak ada. pokoknya aku hanya ingin itu!"
"Oke! demi calon bayi kita apapa akan aku lakukan!"Ucap Zhio seraya mencondongkan hidungnya untuk Ify cubit.
" Arrrggghhh.... sakit... sakittt..."
"Terimakasih yah mas akhirnya rasa ngidam ku ini terbalaskan sudah"
__ADS_1