Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Zhio Yang Iseng


__ADS_3

Kebiasaan mandi di pagi hari merupakan retunitas yang hampir Ify lakukan dengan rajin, namun cuma hari ini Ify merasakan sebuah rasa malas untuk bangun atau pun mandi pagi.


Kini Ify menyibakan selimutnya dan mengubah posisi nya yang lagi rebahan menjadi duduk, ia mengucek-ngucek mata saat ingin melihat jam dinding.


"What jam 10!"karena keasikan membaca novel dan begadang sukses membuat dirinya bangun siang. Dan segera Ify berlari ke kamar mandi.


Saat sampai di dalam kamar mandi, terlebih dahulu Ify menyalakan shower untuk mengisi bathup penghubung air hangat, namun saat keran di putar anehnya tidak ada air yang keluar,bahkan sudah berulang kali Ify memutar keran itu tapi tetap saja tidak ada air yang keluar.


"Ini kenapa, apa ada sesuatu di dalam sini sehinggah tidak ada air yang keluar!" Ify memukul keran itu pelan-pelan berharap saja jika di pukul sedikit maka airnya akan keluar.


Dengan sigap Ify berdiri menyalahkan shower yang berada di atas kepalanya semoga saja ini bisa. Namun lagi-lagi Ify berdacak sebal.


"Oh tuhan kali ini apa salah ku! Aku tidak bisa mandi kalau begini caranya!" Gumam Ify yang kesal sembari mengacak rambut panjangnya.


Tepat pukul jam 10 pagi Zhio berada di halaman belakang ia sepertinya tenga melakukan sesuatu di sana sehingga senyum yang mengembang tercipta jelas di balik wajah tampannya.


Zhio sudah melakukan tugasnya dengan baik hari ini dan suasana hatinya nampak senang ketika telah melakukan sesuatu yang sudah ia rencanakan dari kemarin. Yah. Zhio lah yang sengaja memutuskan selang air yang menjadi penghubung air di kamar Ify. Dan ketika tugasnya telah selesai langsung saja pria itu meninggalkan halaman belakang.


Ify telah keluar dari dalam kamar mandi dan saat ini ia keluar dari dalam kamarnya dengan baju tidur yang semalam.Jika air di dalam kamar Ify tidak bisa di nyalakan, maka hal baik yang harus ia lakukan adalah mandi di kamar tamu saja dan rupanya Ify juga membawa salinan baju ganti.

__ADS_1


Namun saat ingin membuka kamar lain tiba-tiba nyonya besar memergoki dirinya.


"Mau ngapain kamu masuk ke kamar itu tanpa izin terlebih dahulu!"


Mendengar teguran pedas yang berasal dari nyonya besar sontak Ify merenggangkan tangannya saat ingin memegang ensel pintu tersebut.


"Mau mandi mah,"


"Mah. Kau bilang! Hey harus berapa kali aku katakan pada mu. Aku bukan mama mertua mu! ck mana sudih aku di panggil mama oleh pelayan seperti mu!"


sejenak Ify menghembus nafasnya perlahan


dengan tenang ia mencoba berkata lembut pada mertua jahatnya ini.


"Ha! apa kau bilang. mau numpang mandi! He!enak saja. Tidak. tidak akan pernah aku izinkan kau untuk mandi di dalam kamar ini!"


"Tapi ma! Aku mohon biarkan aku mandi di sini sekali saja! Aku berjanji setelah air di kamar ku telah di perbaiki maka aku tidak akan mandi di sini lagi."


"Ma, ma lagi! He wanita tidak tau di untung harus berapa kali aku katakan aku bukan lah mama mu!"Nyonya besar memang terlihat tidak suka saat di panggil mama oleh Ify sehingga raut kemarahan terlihat jelas di wajahnya.

__ADS_1


"Ada apa ma, kenapa pagi-pagi sudah teriak!"Ujar Zhio yang saat ini berjalan kearah mereka."Ump. Bau apa ini mah?"pria itu berucap sembari menaru telunjuknya di bawah hidung.


Tak lama pria itu menjatuhkan padangannya pada seorang wanita yang tertunduk lesuh sembari memeluk pakaian yang ia bawah di tangannya.


"Ini lo Zhio wanita ini tidak tau malu sekali, masak dia seenak jidat mau numpang mandi di kamar tamu kita."


"Ooh wajar saja ma ada bau bau yang tidak sedap rupanya ada yang belum mandi," Zhio mengintai Ify dari atas sampai bawah dengan senyuman meremehkan.


Sejenak Ify menepikan rambutnya di belakang telinga.


"Air di dalam kamar ku mati, makanya aku berniat mau numpang mandi di kamar tamu ini."


"apa-apa memangnya siapa yang perduli jika air di kamar mu mati hmm, bahkan sebelum kau menempati kamar itu saja air di sana lancar-lancar saja."


Ify membuang nafas kasar, tapi kali ini telunjuknya mengarah pada Zhio.


"Kau pasti sengaja kan, memutuskan selang air yang menghubungkan pada kamar ku, aku tau kau itu biang keroknya Zhio."


"Ih lama-lama saya tuh sebel banget sama manusia kayak kamu! Sudah tidak tau diri dan sekarang malah seenaknya fitnah Zhio anak saya."

__ADS_1


Ify menghembuskan nafas kasar.


"ck awas saja jika aku sampai tau jika kamu penyebabnya." Tanpa memperdulikan Zhio dan nyonya besar Ify pun lekas berlari menuruni tangga, tujuannya adalah halaman balakang.


__ADS_2