
Dengan langkah penuh semangat Ify manarik kedua kopernya terus ia masukan ke dalam bagasi mobil tante Maya. Kaberuntungan mendapatkan pekerjaan sesuai target yang ia inginkan beberapa langkah lagi akan ia gapai.
"Ify santai dong, jangan terlalu terburu-buru kamu tenang saja pekerjaan yang tante berikan untuk mu tidak akan lari kok, jadi kamu santai saja oke."
"Maaf yah tante aku terlalu terbawa suasana, pokoknya aku jadi gak sabaran tante."
"Entah mengapa wanita ini benar-benar polos seperti bayi, tapi gak masalah karena sebentar lagi usaha ku akan segera berjalan dengan lancar. Hooh aku jadi tidak sabaran menerima uang 30 juta itu," ucap tante Maya dalam hati.
...----------------...
"Rio wanita yang tempo hari, apa kau tidak pernah bertemu dia lagi?"ucap Dewi secara tiba-tiba saat mereka sedang melakukan sarapan pagi.
Rio terlebih suaminya turut mendengar apa isi pembicaraanya.
"Maksud mama Ify kan?"Kata Rio bertanya untuk memastikan.
"Yah benar siapa lagi kalau bukan wanita itu, jika kau bertemu dengannya katakan pada mama bagaiman keadaannya?"
"Ify baik kok ma, dan kabarnya ia sudah pisah ranjang dengan suaminya."
"Siapa ify? Terus kalian mengenal wanita itu dari mana?"Pak Morgan bertanya penasaran ke pada keduanya."Lalu apa Ify itu seorang wanita yang telah membuat mu membatalkan kerja sama dengan perusahaan AngkasaGroup?"
__ADS_1
"Iya pah, papa benar lagian papa tau sendiri aku melakukan itu semua karena tidak mau perusahaan kita bekerja sama dengan CEO sombong perusahaan itu terlebih pria itu sering kdrt kepada istrinya."
Pak Morgan meminum segelas susu putih hangat sebelum meneruskan pertanyaanya.
"Hanya demi seorang wanita kau melakukan semua itu dan belum tentu wanita itu akan berpengaru baik untuk mu terlebih dia adalah seorang istri dari orang lain."Dari kalimat yang pak Morgan katakan nampaknya ia tidak setuju jika Rio terlalu dekat dengan Ify.
"Pah, aku tau betul tentang Ify yah walau aku belum terlalu dalam mengenal dirinya tapi aku yakin dia wanita yang baik."
"Iya Mas Rio benar, aku juga merasakan ketika pertama bertemu dengan Ify aku yakin dia wanita yang baik. Jadi aku yakin jika Rio tidak salah memilih teman."
"Jadi, Rio yang ingin papa tanyakan pada mu apa tujuan mu mendekati istri dari orang lain, apa kau berharap wanita itu bercerai dengan suaminya agar kau bisa menikahinya. Rio kau itu putra papa satu-satunya pewaris tunggal perusahaan papa masak nanti kau mau menikah dengan janda kan tidak lucu."
Rio merasakan jika kalimat yang papanya ini ucapkan nampaknya papa tidak setuju jika Rio berhubungan dekat dengan Ify pasalnya Ify adalah istri dari pria lain.
...----------------...
Ify merasa ketidak nyamanan dengan dress yang ia kenakan terlebih dandanannya terlihat mencolok.
"Apa sudah siap!"Tante Maya datang menghampiri Ify dengan penampilan yang berbeda pula apa lagi polesan make up di wajah tante Maya terlinat lebih menor dari biasanya.
__ADS_1
"Maaf tante aku tidak percaya diri dengan tampilan ku sekarang."
"Apa yang tidak percaya diri Fy, lihat kau itu sangat cantik bos ku pasti akan menyukai diri mu ayo kita berangkat jadi jangan menyuruh bos ku menunggu mu terlalu lama."Ucap Maya sembari membelai lembut wajah Ify.
...----------------...
"Apa kalian semua sudah menjalankan tugas dengan sesuai keinginan saya."Tanya Zhio pada ke empat suruhannya.
"Sudah tuan, semua telah berjalan sesuai yang telah tuan inginkan."
"Baiklah kalau begitu kalian semua tetaplah berada di club itu untuk berjaga-jaga mulai dari sekarang."
"Baiklah tuan, kami akan segera melaksanakan perintah tuan mulai dari sekarang. Kalau begitu kita semua pamit undur diri dulu tuan..."
"Yaah pergilah."
Selang beberapa menit sebuah pesan masuk ke dalam hp yang saat ini Zhio pegang, Zhio menyadari jika hp ini bukanlah hp miliknya.
{Pak Jordan 15 menit lagi saya akan membawa wanita yang ingin bapak pesan di Club} pesan tersebut berasal dari seorang wanita yang bernama Mami Maya.
{Baiklah saya sudah tidak sabar untuk menunggu wanita itu suruh wanita itu masuk ke dalam kamar nomor 307}
__ADS_1
Zhio meremas hp tersebut dengan perasaan ketidak sukaannya karena di hp tersebut ia menemukan sebuah vidio tanpa busana istrinya sendiri.
"Maya lihatlah kau akan berakhir di penjara malam ini juga!"