
Brakk....
Ify terkesiap saat pintu kamarnya terbuka secara kasar siapa lagi pelakunya kalau bukan Zhio. Ayolah Zhio. Ify baru saja dapat menidurkan diri dan kini malah tidurnya malah terganggu.
"Pelayan yang rajin itu harus bisa bangun pagi-pagi. Lihat jam berapa sekarang?"
Gila ini jam 4 subuh, emang ada apa dengan jam 4 subuh."Jam ehm 4 subuh t-tuan,"Jawab yang masih belum sadar dari tidur indahnya.
"Saya ada pekerjaan Khusus untuk mu,"Ujar Zhio sembari melipat kedua tangannya.
"Pekerjaan Khusus apa tuan?"Tanya Ify penasaran.
"Kalau begitu cepat ikut saya ke dapur,"Ujar Zhio yang memberikan kode jari telunjuk untuk ikut dia ke bawah.
Ify sudah menghampiri Zhio yang terlebih dahulu berada di dapur, "sekarang kau lihat itu"
Ify mengikuti ke arah jari telunjuk Zhio tidak salah lagi di bawah lantai dapur ada 2 baskom besar bawang bombay, Ify termangu ia tidak mengerti.
__ADS_1
"A-apa maksud mu tuan?"
"Kau bodoh atau apa sih. sekarang saya ingin meminta mu untuk mengupas semua bawang bombay itu sampai selesai kemudian iris semuanya!"
"Apa tuan!"Ify tidak percaya kenapa harus mengupas serta mengiris bawang bombay apa Zhio tau jika bombay adalah salah satu kelemahan Ify.
Sebelumnya......
Zhio yang sedang terbaring di atas ranjang besarnya sedang memikirkan bagaimana cara nya membalas serta memberi kan pelajaran ke pada pelayan yang tidak tau diri itu. Namun terlintas di pikirannya jika Eliza pernah bercerita pada nya dulu.
"Hehehe kamu tuh yah jahat banget sih gak boleh gitu kah gimana pun dia kan sahabat kamu."
"Iyaa sayang kan aku cuma becanda gak serius kok."
Dan malam itu pun Zhio langsung meminta seseorang untuk membawakan 2 baskom besar berisi bawang bombay dan tibalah hari ini.
Sesudah.....
__ADS_1
"Kenapa kau malah diam ayo cepat kerjakan kau harus ingat masih banyak pekerjaan lain yang masih menanti mu. dan sekarang kerjakan tugas mu sekarang juga!"Bentak Zhio pada Ify.
"Kenapa menangis. Jangan membuang tangisan mu itu sekarang, nanti kau akan menangis setelah mengupas semua bombay itu. Bukan hanya menangis, bahkan kau akan terpejam nantinya. Ayo Ify kenapa kau hanya menunduk, ayo tatap 2 baskom berisih bombay itu."Zhio lagi-lagi mencengkram kan tangannya pada sisi wajah Ify Memaksa Ify untuk melihat kedua baskom itu.
"I iya tuan ampun, saya akan kerjaan sekarang juga!"
"Good kerjaan itu sekarang juga!"Zhio mendorong tubuh Ify hingga tangannya yang masih terluka tenbentur sisi dari baskom itu. Sangat perih rasanya sehingga membuat Ify kembali meringis. "Jika sampai jam 6 pagi pekerjaan mu itu tidak juga selesai maka akan ada hukuman selanjutnya!"
Kenapa pekerjaan susah seperti ini harus di beri waktu yang begitu singkat terlebih Ify memang tidak berbohong jika bombay adalah musuh pertamanya setelah Zhio.Baru memegang satu buah bombay saja mampu membuat mata Ify memerah.
"Ingat waktu mu tidak lama, kalau begitu selamat bekerja wahai pelayan ku yang malang, nikmati nasib mu saja sebelum kematian menjelang." Kalimat terakhir Zhio sungguh mengiris hati Ify tidak menyangkah ada manusia sejahat Zhio.
Tuhan entah sampai kapan masa penderitaan ku bisa berakhir kadaluarsa, rasanya aku sudah tidak sanggup lagi menahan beban berat yang kau berikan.Selama aku menjadi istrinya aku tidak pernah bahagia sama sekali. apa akan selamanya dia akan membenci ku?
__ADS_1