
"Bagaimana perasaan mu ketika bekerja di perusahaan pria yang kau sukai?" Belum juga naik keatas tangga Zhio sudah menghujamnya dengan pertanyaan yang tak dapat Ify mengerti.
"Maksud mu apa mas?"
"Jangan berpura-pura bodoh aku tau kamu paham apa yang aku maksud, kamu pikir aku tidak tau kalau kamu bekerja di perusahaan Mario"
Kedua mata Ify membulat ia bahkan tak percaya Zhio bisa tau di mana ia bekerja sekarang.
"Aku sudah menduga kamu semangat ingin bekerja pasti karena Mario iya kan, dan sekarang coba kamu katakan seberapa dekat hubungan mu dengan Mario? astaga aku sudah menebak kamu pasti tidak ingin berbicara secara jujur karena takut ketahuan oleh ku iya kan?"
"Kamu salah besar Mas, aku bekerja di perusahaan Mario itu bukan karena aku dekat dengannya, Mario adalah atasan ku dan aku adalah karyawannya jadi tidak ada hubungan apapun di antara kami berdua"
"Jika kalian tidak memiliki hubungan apapun perintah ku besok kamu tidak usah lagi bekerja di sana!" Ujar Zhio dengan nada yang serius seolah ia tidak ingin istri nya bekerja di sana.
Bahkan Ify menggeleng cepat, menolak mentah-mentah perintah Zhio padanya. "Aku tidak ingin bekerja karena aku sudah nyaman bekerja di sana!" Jawab Ify dengan tegas.
"Jadi kamu menolak perintah ku!"
__ADS_1
"Yah perintah mu itu sangat tidak penting, aku tidak mau berhenti bekerja di sana meski hubungan mu dengan Mario sedang tidak baik"
"Apa kau ingin membuat nama perusahaan ku hancur, dan kata orang nantinya jika istri dari Zhio menjadi karyawan biasa di perusahaan saingan bisnisnya,"
"Oh yeah, dan apa kata orang jika suaminya bersama wanita lain dan bukan bersama istrinya, dan yang aku hubungan mu dengan Aliya terlihat begitu Terang-terangan layaknya pasangan suami istri, sedangkan aku, aku tidak marah atau melarang Aliya untuk menjauhi mu mas. dari intinya sekarang kamu bebas dekat dengan wanita mana pun dan aku juga bebas dekat dengan pria mana pun"
"Aku dan Aliya hanya rekan kerja biasa, tidak lebih"
"Bagitu aku sebaliknya, aku dan Mario hanya atasan dan bawahan tidak ada yang lebih jadi aku mohon mas jangan berprasangka buruk tentang aku,"Ify melangkah kan kakinya dengan langkah cepat menaiki tangga rumah.
"Mau kemana kamu aku belum selesai berbicara!" Teriak Zhio dari bawah tangga lantai 1.
Ify merenggangkan kedua tangannya seraya berlari kecil-kecilan menelusuri taman. di ujung dekat taman rupanya terdapat pasar yang nampak terlihat begitu ramai, usai olaraga pagi Ify pun memutuskan untuk pergi ke pasar.
'Hooh punya majikan satu hobby nya marah-marah melulu, padahal kan sekarang aku masih bobo cantik di kasur tapi ini malah aku di suruh pergi ke pasar untuk beli ayam mana jalan kaki lagi,'sepanjang menuju berbagai penjualan sayur mayur menuju toko ayam Lasmi mengomel rasanya ia begitu tidak terima di perlakukan dengan cara seperti ini.
Sayuran yang nampak terlihat masih hijau dang terlihat sangat segar membuat Ify tertarik untuk membelinya.
__ADS_1
"Zaira,...kamu Zaira kan? akhirnya aku menemukan mu juga setelah sekian lama"
Deg....
Jantung berdesir begitu hebat ketika Ify merasakan sebuah tangan menepuk bahunya dan masih berpegang di sana.
"B-Bibiik..."Ify teramat begitu syok ketika ia tau wanita di belakangnya ini adalah bibik Lasmi, saat ini Ify berusaha untuk kabur tapi Lasmi malah menahan lengannya agar Ify tetap di tempat.
"Dari mana saja kamu ha? sudah 6 tahun lebih ini kamu menghilang tanpa jejak seperti di telan bumi. kamu harus tau bibik dan paman susah payah mencari mu tapi tidak ketemu, dan sekarang kita di pertemukan kembali."
"Aku kabur itu murni karena bibik dan paman yang memaksa ku untuk berjualan mencari uang lalu memutuskan untuk berhenti sekolah, jelas aku tidak ingin melakukan itu semua!"
"Anak tidak tau diri kamu bibik susah payah membesarkan mu tapi itu balasan mu pada kami ha, dan sekarang lihatlah tampilan mu, apa kamu sudah jadi orang kaya sekarang" Lasmi sangat fokus memperhatikan penampilan Ify dari bawah sampai atas dan di saat Ia merasa lengah barulah Ify bisa meloloskan diri dan kabur dari sana."
"Maafkan aku bik, tapi ingat sekarang aku dan bibik tidak memiliki hubungan apapun,"
"Hey Zaira mau kemana kamu....!!!astaga gara-gara bertemu dengannya secara mendadak aku jadi lupa apa tugas ku, bagaimana ini apa yang harus aku jelaskan pada nyonya Dewi kalau aku bertemu dengan anaknya hari ini."
__ADS_1
Lasmi tidak ingin kehilangan jejak Zaira maka dari itu ia melupakan tugas dari Aliya dan mulai mencari Zaira mengelilingi pasar.