Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Menggoda Istri Sendiri


__ADS_3

Berdiam diri di dalam kamar adalah solusi utama untuk kembali mengingat kejadian saat berada di mall tadi, Bahkan Ify tak mengira Zhio berani menciumnya di tempat umum terlebih di depan Rio dan Ify sangat yakin jika Rio akan kecewa nantinya.


Lagi dan lagi Ify menyentuh bibirnya bayangan bekas ciuman dari Zhio masih terasa sampai saat ini. Bertepatan saat pemikiran ini Zhio baru saja keluar dari dalam kamar mandi dengan bertelanjang dada memperlihatkan bagian otot perutnya yang berotot bak roti sobek.


"Aarggg...."


Melihat pemandangan tersebut Ify sukses menutup mata dengan kedua tangan lalu berteriak kencang.


Zhio memandangin Ify dengan senyuman getir bahkan menurut Zhio Ify sangat aneh padahal ia hanya bertelanjang dada bukan bertelanjang bagian bawahnya.


"Kenapa harus menutup mata, ingat kita ini suami istri jadi kau akan terbiasa melihat tubuh telanjang ku setelah mandi. Oh yah bukan hanya itu aku pun berhak melihat tubuh telanjang istri ku saat selesai mandi."


Wajah Ify memanas seperti udang di balik wajahnya yang tertutupi kedua telapak tangan. Jika seperti ini omongan Cika memang benar-benar akan terjadi.


"Tidak tidak...aku mohon tolong cepat pakai baju mu.."


ck.


Zhio baru tau jika Ify benar-benar kelewat polos jadi Zhio sangat yakin jika Ify masih suci dan belum pernah tersentuh sama sekali berbeda dengan Zhio yang sering bermain dengan para wanita bayaran.

__ADS_1


"Jadi apa kau tidak ingin melihat tubuh telanjang ku saat ini, coba lihatlah sedikit saja,"


Zhio bermaksud menggoda Ify dengan memajukan langkah kakinya mendekati Ify.


Aroma shampo tercium begitu kuat saat Zhio mulai mendekat.


"Apa yang kamu lakukan mas..!"Ucap Ify yang saat ini masih setia menutup mata dengan kedua tangannya.


Dengan santai Zhio menjawab."Aku ingin meminta hak ku sekarang juga, dan malam ini mari kita bermain suami istri-an"


"Ha, gila kamu mas! tidak aku tidak mau..!"


"Hey, kenapa kau tidak mau. Aku ini suami mu loh"Ucap Zhio sembari menumpukan kedua tanganya di pinggiran ranjang sehingga Membuat tubuh Ify meringkuk.


"Aku mohon, aku belum siap..!!hiks hiks"


"Hahaha kenapa malah bersedih padahal aku tidak melukai mu, tapi sudahlah aku juga tidak ingin terlalu memaksa mu untuk melayani ku."


Kini Zhio telah membenarkan posisi tubuhnya seperti semula, perlahan kakinya melangkah ke arah lemari pakaian.

__ADS_1


"Mulai besok pagi aku punya tugas untuk mu, aku ingin kau menyiapkan kemeja kerja yang pantas atau cocok untuk ku dan juga membantu ku memakai dasi,"Zhio bertanya kepada seorang wanita yang sampai saat ini masih setia menutup matanya."Buka lah mata mu sekarang karena aku telah selesai memakai baju,"


Untuk memastikannya Ify mengintip Zhio dengan menggeser sedikit jemarinya. Dan syukurlah Zhio telah memakai pakaian normal kembali.


"Aku pastikan kau tidak lupa apa yang aku ucapkan tadi.."


"Aku mengingatnya kok,"


"Coba ulangin,"


"Mulai besok pagi aku harus menyiapkan kemeja kerja yang pantas untuk mu dan juga membantu mu memasangkan dasi,"


"Bagus, kalau begitu ayo kita turun ke bawah dan memulai makan malam."


"Aku tidak mau mas,"


"Kenapa...?"


"Mama kamu mas, mama kamu pasti tidak suka jika ada aku."

__ADS_1


"Tidak usah khawatir, aku akan atasin itu semua jika mama sampai marah kepada mu. Jadi kau tidak perlu takut."


__ADS_2