
Suasana di dalam apartemen nampak begitu sunyi sama seperti saat Ify pergi meninggalkan apartemen dan itu artinya Zhio belum akan pulang jam segini. Ify melangkahkan kakinya menuju dapur sebelum ia memutuskan untuk masuk ke dalam kamar.
Segelas jus jeruk dingin telah terisi setenga pada gelas yang saat Ify tenga minum saat ini, sembari menilik jam di pergelangan tanganya.
'Mungkin apa yang di katakan tante Dewi emang benar kalau mas Zhio akan pulang malam, jadi aku tidak perlu untuk masak untuk makan malam' Ucapnya sembari perlahan meminum jus jeruk.
...****************...
"Apa ma, jadi tadi Ify datang kerumah kita? Terus mama kenapa gak bilang sama aku!"
"Yah mama kira kamu sibuk yo makanya mama gak bilang, lagian kamu sih lihat tuh wajahnya babak belur gini"Dewi pelan-pelan mengoleskan obat pereda nyeri pada wajah Rio."Jadi kamu bener lihat suami Ify lagi gandengan sama wanita lain?"
"Iya ma jika bukan karena itu tidak mungkin aku membuat keributan,"
"Rio..Rio..kau bahkan terlihat seperti anak kecil jika sudah mengenal wanita, kau menjadi buta akan rasa suka mu kepada istri orang lain, kan sudah papa bilang lupakan lah wanita itu buat Rio buat apa kau mengejar wanita yang sudah memiliki suami!" Pak Morgan muncul kembali dan duduk bergabung bersama Rio dan istrinya di sofa.
"Mas,mungkin Rio bersikap seperti ini mungkin karena Rio merasa kasihan pada Ify,suaminya jelas sudah berselingkuh mas aku jadi Rio pasti juga akan merasakan hal sama, lagian mas Ify itu wanita baik-baik terlebih dia yatim piatu tidak punya orang tua, dan aku berpikir rasanya ingin sekali aku menjadikan Ify anak angkat"
"Pikiran mu sangat konyol Dew, tapi coba sekalian saja kau menjadikan anak-anak yatim piatu di luaran sana sebagai anak,bahkan kau belum terlalu mengenal betul asal-usul wanita itu"
"Tapi mas, meski aku belum terlalu mengenal Ify belum cukup lama tapi aku merasakan rasa kenyamanan di saat dia berada di samping ku mas, Ify wanita baik-baik tidak seperti yang mas bayangkan"
__ADS_1
"Apa yang di katakan mama emang benar pah, Ify itu wanita baik jadi aku hanya merasa kasihan saja jika dia di perlakukan secara buruk oleh suaminya,"
''Yah Rio, papa paham apa yang kamu maksud tapi bisakah kau tidak libatkan antara pekerjaan dan urusan wanita, papa hanya ingin kau tetap fokus pada tugas yang telah papa berikan pada mu Rio. Hanya itu mau papa, dan papa tidak ingin kau labil dalam urusan pekerjaan"
...****************...
"Mau tambah lagi minumannya Zhi,"
"Boleh,''Zhio menyodorkan sebuah gelas yang minumannya hampir kosong pada saat Aliya menuangkan wine untuk yang ketiga kalinya.
'Ayo Zhi minum yang banyak karena bentar lagi aku dan kamu akan ada di puncak yang sebenarnya'
"Boleh tambah lagi minumannya,"ucap Zhio yang saat ini mulai bicara ngelantur.
"Sudah cukup Zhi. Kau sudah terlalu banyak minum bagaimana kalau kita ke kamar saja kebetulan di club ini aku sudah menyewah kamar jadi kau tidak perlu pulang"
Melihat Zhio yang hanya mengangguk, Aliya menyungging senyum miring karena rencananya tidak sia-sia. Namun saat ingin membawa tubuh Zhio ada tangan yang mencega Aliya untuk membawa Zhio pergi.
"Bagaimana pun aku berhak mencega kamu untuk membawa suami ku Aliya! Wajah mu dan Eliza memang terlihat sama namun sikap serta prilaku kalian yang terlihat berbeda"
"K-k-kamu...!!"Aliya telihat gugup bahkan terkejut saat Ify istrinya Zhio ada di club ini.
__ADS_1
Sebelumnya....
Dering telepon masuk di saat Ify tenga bersiap-siap untuk tidur, lalu segera Ify mengangkat telepon itu karena ia sudah tau siapa yang menelpon.
[Aku harap kamu ke Moon Club malam ini juga!]
Ify tertawa sembari bergurau akan ajakan Martin yang menyuruhnya ke club.
[Apa kau ingin aku di marahi atasan mu]
[Aku serius,dan aku juga ingin bercerita pada mu ini tentang kembaran Eliza]
[Kembaran?apa maksud mu Martin]
[tidak salah beberapa yang lalu bos bertemu dengan klien penting yang tidak lain adalah Aliya wanita itu berkata bahwa dia adalah kembaran Eliza, tapi kamu harus tau aku merasa dia bukan wanita yang baik-baik]
[Tunggu aku masih tidak mengerti apa maksud mu, jadi selama ini Eliza ada kembaran?]
[Aku akan menjelaskannya di dalam mobil jadi cepatlah kau turun ke bawah karena aku sudah menunggu mu di parkiran apartemen]
[eh baiklah aku akan ke bawah sekarang]
__ADS_1