Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah

Di Jadikan Pelayan Setelah Menikah
Flashcback Nayna Di Culik 1


__ADS_3

Dewi mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang Lasmi penculik Nayna, ia memandangi kartu tanda penduduk milik Lasmi dan dengan begini ia dapat dengan mudah menemukan kebenaran tentang Nayna.dan seketika Dewi menerawang pada pristiwa yang terjadi di masalalu.


*Flashback*


"Nyonya saya ingin bicara penting sama nyonya, apakah boleh"


Wanita yang tenga mengendong bayi mungil di pangkuannya tersebut turut menatap salah satu asisten yang telah bekerja denganya selama 4 tahun, dengan perlahan wanita itu menarik kedua sudut bibirnya.


"Apa yang ingin kamu bicara kan Las?,"


"Hmm begini nyonya, hmm sebenarnya saya tidak enak terlalu banyak menyusakan nyonya"Pelayan wanita yang bernama Lasmi tersebut dengan malu-malu menundukan kepala sembari menautkan kedua jemari tangannya.


"Loh, kenapa gitu,"


"Hmm begini nyonya, anuh hmm saya boleh gak hmm....


"Lasmii...dengan kamu kayak gini kamu tambah membingungkan saya, ayo cepat katakan apa mu karena sebentar lagi Nayna harus mandi"


"Saya boleh gak sih Nya, pinjam uang lagi 100 juta untuk bayar hutang suami saya."


"Pinjam uang lagi, astaga Lasmi emangnya hutang suami kamu itu tidak habis-habis minggu kemarin saja kamu sudah meminjam 50 juta dan sekarang nominal uang yang kau butuhkan jauh lebih banyak, Lasmi apa kau tau keuangan mas Morgan saat ini sedang menyusut saya tak mungkin bisa meminjam kan mu uang lagi,"

__ADS_1


Lasmi. Wanita itu semakin memperdalam tundukan kepala seraya menggigit bibir bawahnya.


"Tapi Nya, apa nyonya tidak bisa bantu saya sedikt saja saya takut rumah saya di kampung di sita oleh reinternir,"


"Lasmi, saya sangat mempercayai mu karena kamu sudah kerja di rumah ini begitu lama bahkan saya mengizinkan kok kau dan suami mu tinggal di rumah ini di kamar tamu, tapi untuk bisa membantu mu meminjamkan uang sebanyak itu jujur saya tidak bisa,"


"Oh baiklah Nya, saya mengerti yaudah Nya kalau begitu saya permisi ke dapur dulu"


"Yah silakan, sekali lagi maaf yah Las"


"Iya Nya, gak apa-apa kok"


Dewi memperhatikan kepergian pelayannya yang kini telah lebih dulu pergi ke dapur, rasa ketidak enakan bergejolak di dalam batinnya.


"Rio ayo makan dulu yuk nanti kita main pesawat-pesawatan lagi,"ucap baby sitter itu.


"Tidak mau aku sudah bosan main pesawat-pesawatan bagaimana kalau kita nanti main motor-motoran saja,"Usul Rio kecil pada sang suster.


"Yah nanti kita main motor-motoran tapi kamu harus makan dulu yah habis itu kita mandi,"


"Janji kan sus nanti kita main motor-motoran,"

__ADS_1


"Iya sus janji,"


"Sus sini biar saya saja yang menyuapi Rio makan sus gendong Nayna saja yah"


"Oh baiklah Nyonya,"Dewi menyerahkan Nayna kecil pada baby sitternya yang sudah 5 tahun bekerja bersamanya.


Setelah Nayna berpindah tangan pada baby sitter baru lah Dewi mengambil alih untuk menyuapi putra pertamanya.


"Sudah mama katakan pada mu Rio, kalau sus mau suapin makan kamunya jangan sambil berlarian kan kasian susnya kecapean, sini duduk kursi pesawat terbangnya letakan dulu di atas meja karena habis makan kita baru mandi"


Rio pun menurut dengan perlahan ia meletakan pesawat terbangnya di atas meja.


"Baiklah Ma Rio mau makan habis itu langsung mandi,"


"Anak pinter,'


*Flashback End*


Sebuah kain gendongan yang sudah lama tidak terpakai tertata rapi di sebuah kotak bewarna merah jambu, Rio tersenyum dengan raut wajah yang nampak sedih ketika samar-samar ia mengingat jika dulu ia sempat irih dengan adik perempuannya sehingga berulang kali membuang gendongan ini, dahulu mama lebih menyayangi Nayna di banding dirinya sehingga Rio merasa kurang mendapatkan perhatian dari mama.


Dari semenjak bayi Rio makan dan mandi selalu sama baby sitternya bahkan sangat jarang mama menyuapi ia makan. Hanya Nayna yang mama utama kan.

__ADS_1


Tapi sekarang Rio sangat merindukan adik kecilnya itu, ingin rasanya ia bertemu kembali dengannya, suatu doa yang selalu ia panjatkan jika Nayna kembali adalah ia berjanji akan menyayangi Nayna dan juga selalu melindunginya.


__ADS_2