
Mimik wajah Zhio menjadi marah ketika melihat Ify hanya tertidur pulas tanpa memperdulikan mama yang terjatuh dari atas ranjang.
Zhio mengendong tubuh mamanya kembali ke atas ranjang sebelum pada akhirnya ia berjalan mendekati Ify yang masih tertidur.
"Bangun..!!bangun...bangun aku bilang..!!bangun...!!" Ify tidur seperti orang mati tidak terbangun walau tubuhnya di guncang-guncang oleh Zhio, yang anehnya Ify masih sempat menikmati tidurnya tanpa menyadari kamarahan Zhio.
Segelas air putih tergeletak di atas meja dan tanpa memikirkan resikonya langsung saja Zhio menyiramkan air itu ke wajah Ify sontak Ify terkesiap karena terkejut dengan apa yang terjadi kepadanya.
samar-samar sosok Zhio berdiri di dekatnya sehingga ia mengubah posisi tidurannya menjadi duduk.
"Mmm Mas, apa yang kamu lakukan kenapa kamu menyiram wajah ku?"
Tanpa di ketahui Zhio dan Ify Mama mertua tersenyum jahat penuh kemenangan karena usahanya membuat Zhio menjadi marah kepada istrinya kian sukses.
"Kamu tertidur pulas seperti mayat lalu apa salah jika aku membangunkan mu secara ini, lihat karena perbuatan mu itu mama jadi jatuh dari tempat tidur,nanti kalau mama kenapa-napa apa kamu mau tangung jawab ha!!"
Merasa tersentuh dan sakit rasanya di bentak suami tanpa mengetahui apa letak kesalahannya, meski berusaha menahan tangis Ify dengan hati-hati melihat mama mertua yang ada di sampingnya seperti menahan sakit di sekujur kakinya dan sekarang Ify baru sadar jika bukan tidur di kamar suami melainkan kamar mertuanya.
"Maaf mas aku sendiri juga tidak tau kenapa aku bisa tertidur di sini harusnya aku semalam sudah...
"Zhii...kaki mama sakit sekali Zhi mama yakin setelah ini mama tidak akan bisa berjalan lagi hiks hiks hiks.."Tangis mama mertua pecah mengadu apa yang ia derita kepada Zhio.
__ADS_1
Sepertinya mama mertua sengaja membiarkan Ify tidak berbicara banyak pada Zhio.
"Astaga ma, kalau begitu kita kerumah sakit sekarang yah ma nanti di rumah sakit mama akan di periksa kembali,"
"Tidak Zhi, tidak perlu ke rumah sakit mama hanya ingin kamu panggilkan dokter yang merawat mama waktu itu soalnya ia lebih tau tentang penyakit mama ini,"
"Baiklah ma kalau begitu akan aku panggilan dokter itu sekarang juga yah untuk periksa mama,"
Jam dinding di kamar mama mertua menunjukan pukul 8 pagi dan itu artinya ia telat satu jam berangkat ke kantor, astaga terlebih ini hari pertama bekerja akan tetapi sepertinya situasi sekarang tidak akan mengizinkan jika ingin pergi bekerja.
Bella sedari tadi menatap layar hpnya dengan teliti berharap mendapatkan balasan telpon atau pesan dari Ify namun nihil sudah satu jam ini tidak ada kabar darinya.
"Bella, pak Mario memanggil mu di dalam ruangannya cepatlah temuinya"salah satu karyawan menyampaikan pesan jika Bella di panggil atasnya, bahkan dari awal Bella sudah menduga kenapa pak Mario memanggilnya.
"Ada bagian saraft di kaki sebelah kiri sepertinya bekas pijitan buktinya kaki yang sebelah sini membengkak dan terlihat membiru, katakan apa semalam Bu Mala baru saja melakukan pijitan?"
"Yah dok semalam menantu saya yang sudah memikirkan kaki saya tapi masak sih dok hanya karena di pijit kaki saya tambah bermasalah yah saya tau dok menantu saya pijitnya agak terlalu kencang dan terlalu semangat,"
Ify sedari tadi hanya diam seraya memperhatikan sang dokter memeriksa mama mertuanya tapi setelah mendengar apa yang baru saja mama mertua ucapkan ingin rasanya ia juga ikut berkomentar bahwa apa yang di ucapkan itu tidak benar.
"Ma tapi perasaan semalam aku pijit mama pelan-pelan tidak terlalu kencang,"Di sini Ify hanya membela diri berharap ada pembelaan untuknya akan tetapi sepertinya dokter itu semakin memojokkan dirinya.
__ADS_1
"Maaf bisa saja ada kesalahan fatal yang anda tidak ketahui saat anda memijit kaki Bu Mala sehingga kakinya menjadi bengkak seperti ini,"
"Tapii...
"Terimakasih dok Atas pencerahannya maaf atas sikap istri saya yang sok tau menahu,"
"Baiklah kalau begitu saya permisi ingin pulang dulu untuk obatnya saya telah tuliskan resepnya dan nanti tinggal ambil saja di kedai obat,"
"Jadi benar jika Ify belum datang?"
"Ia benar pak buktinya saya sudah berusaha menghubungi dia bahkan mengirimkan pesan yang banyak tapi tidak ada respon sama sekali,"
"Kira-kira apa yang terjadi kepadanya kenapa sampai saat ini ia belum juga datang padahal ini hari pertamanya bekerja?"
"Saya kurang tau pak, atau jangan-jangan Ify tidak di izinkan bekerja oleh suaminya....
"Kamu bilang saja jika masih tidak suka mama jadi tidak perlu melakukan cara licik mu itu,pasti kamu sengajakan jatuhin mama dari atas ranjang...!!"
Ify menepis semua tuduhan Zhio padanya semua yang Zhio katakan itu tidak sesuai fakta yang sesungguhnya.
"Itu tidak benar Mas, aku beneran tidak tau mengapa mama sampai jatuh dari atas ranjang dan aku juga tidak tau mengapa aku bisa tidur di kamar mama semalam seharusnya aku..."Ify mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam.Ify sempat mengingat jika ia semalam memijit kaki mama mertua semalaman dan terakhir ia meminum jus melon yang Bijum buat semalam.
__ADS_1
"Untuk berpikir saja kamu lama sudahlah tidak perlu di jelaskan lagi dan intinya aku kecewa sama kamu.."Zhio mendengus kesal dan melangkah pergi meninggalkan kan Ify yang terdiam sendiri
'Obat dari Dokter Stev sungguh-sungguh manjur bahkan aku memberikan wanita itu dosis yang banyak jadi wajar saja dia tidak bangun-bangun dan membuat Zhio begitu marah hmm kira-kira apa yah langkah selanjutnya..'