
Segelas kopi hangat telah Ify sodorkan untuk Zhio yang terlihat masih merenungkan diri di sofa yang berada di dalam kamar.
"Untuk mu,ayo ambil"
"Maaf, maaf untuk segala kesalahan yang telah mama perbuat pada mu"
Ify menghela nafas pelan, karena melihat Zhio masih berdiam diri maka terpaksa ia meletakan gelas berisi kopi itu ke atas meja. lalu ia pun menyamai posisinya dengan duduk di samping Zhio.
"Tidak masalah, mungkin mama masih belum sepenuhnya bisa menerima aku di rumah ini sampai-sampai ia berbohong. Tapi aku merasa legah karena akhirnya kamu sudah mengetahui yang sebenarnya"
"Seharusnya aku lebih peka pada mu waktu itu, bahkan aku masih ingat betapa bodohnya aku mengabaikan mu demi membela mama. tapi aku mohon pada mu, tetaplah untuk mempertahankan hubungan ini, tetaplah bersama ku hingga maut memisahkan" ucap Zhio sembari menarik Ify kedalam pelukannya.
"Aneh, bukan kah kamu dulu benci aku mas, tapi kenapa bisa mencintai ku?" Tanya Ify tanpa ragu-ragu.
"Aku mengutuk diriku sendiri karena pernah mengatakan jika aku tidak akan pernah menaru hati untuk mu, tapi karena seiring berjalannya waktu aku menyadari jika aku mulai memiliki rasa untukmu,"
"Sejak kapan?"Tanya Ify semakin penasaran.
"Semenjak kau dekat dengan pria lain, aku seakan tidak suka, aku cemburu melihat kamu selalu terlibat dengan Mario. sekarang katakan apakah kamu memiliki rasa yang sama untuk ku?"
Ify melepaskan diri saat Zhio masih memeluknya. "kopinya hampir dingin, apa tidak berniat untuk meminumnya."
"Aku tau, kamu tidak mungkin secepatnya membalaskan rasa cinta mu untuk ku. tidak masalah selagi kita masih menjadi pasangan suami istri, aku yakin kamu akan mencintai ku"
__ADS_1
Zhio mengambil kopi yang tak jauh dari jangkauannya, ia meminum kopi sembari menelusuri penampilan Ify yang masih betah menggunakan gaun pesta.
"Kamu sangat cantik, aku hampir tidak mengenali mu saat melihat penampilan mu seperti ini. rupanya pria itu tau mana yang pantas untuk mu dan mana yang tidak."
"Astaga aku hampir lupa untuk ganti baju, kalau begitu aku mau ganti baju dulu yah,"Ify ingin beranjak tapi tanganya di tahan oleh Zhio.
"Ganti baju di sini saja,"
"Tidak, aku bisa ganti baju di dalam kamar mandi."
"Kenapa harus malu bukan kah aku pernah melihat tubuh mu tanpa sehelai benang, yah meskipun waktu itu aku dalam kondisi tidak sadar"
Bluss...
Wajah Ify seakan memerah rasanya ketika Zhio membahas ke arah kesana.
"Hahaha Pergilah, aku tidak akan menahan mu lagi, tadi aku hanya becanda"
...----------------...
[Kamu ini bagaimana sih Al, kata mu kamu sudah menghapus vidio kita di dalam HP Ify tapi mana buktinya! tugas mu telah gagal Aliya dan sekarang semua kebohongan kita telah terungkap!!"Nyonya besar marah marah menyalahkan Aliya karena merencanakan tugasnya tidak becus.
[Aduuh tante kenapa sih marah-marah tidak jelas, asal tante tau aku itu udah pusing gara-gara Zhio ninggalin aku gitu aja saat di pesta tapi sekarang tante malah marahin aku]
__ADS_1
[Aliya! apa kamu masih tidak mengerti juga ha! Apa kamu tidak sadar kalau Zhio sudah melihat semua rekaman kita saat di mall!! Zhio marah besar sama tante, semua itu karena wanita itu!!!]
[Apa!! jadi Zhio sudah lihat rekaman itu! tapi kok bisa bukanya aku sudah menghapusnya dari hp wanita itu]
[Kamu wanita jenius tapi kalah pintar dengan wanita kampung itu. kenapa kamu waktu itu tidak periksa lagi kalau wanita itu masih menyimpan salinannya]
[Yah tante tidak perlu nyalahin aku sepenuhnya dong, kan waktu itu aku sudah usaha buat hapus vidionya tapi aku benar-benar tidak tau kalau wanita itu punya salinannya]
[Apa yang telah kita rencanakan selama ini sudah pasti akan gagal total, karena yang harus kamu tau. jika Zhio sudah sepenuhnya mencintai Ify dan melupakan masalalu nya]
[ck.itu tidak mungkin tante karena yang aku tau hanya Eliza yang masih membekas di hatinya]
[Besok siang Mari kita bertemu di kafe mawar, di sana tante akan menjelaskan semuanya supaya kamu mengerti dan percaya]
[Baiklah tan, aku sangat berharap jika apa yang tante ucapkan tidaklah benar]
Bib...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
'Untung saja aku masih menyimpan foto SMP Zahra di dalam koper pakaian ku ini dan dengan begini aku bisa menjelaskan kepada nyonya Dewi kalau wajah anaknya itu sangatlah sama seperti foto ini' Lasmi menyelipkan foto Zahra waktu SMP dulu di dalam dompet miliknya.
"Lasmii....!!aku lapar.. cepat buatkan aku nasi goreng sifood seperti biasa....!!!''
__ADS_1
"Baik non Aliya.... tunggu sebentar yah pasti akan saya buatkan...!!!"