Dokter Cinta Sang CEO

Dokter Cinta Sang CEO
Eisode 29


__ADS_3

Kini Delia sudah berada dalam penanganan dokter di rumah sakit tempat Rosa di rawat,Rey yang masih syok dengan apa yang menimpa Delia kini terlihat seperti orang linglung yang jiwa dan raganya seakan berada di tempat yang berbeda.


" Keluarga nona Delia." Panggil seorang suster yang keluar dari ruang gawat darurat dan menyadarkan Rey dari lamunannya,ia kemudian melangkah menuju sang suster.


" Bagaimana keadaannya sus?" Tanya Rey


" Pasien mengalami benturan yang keras di bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya dan juga kehilangan cukup banyak darah." jelas suster itu.

__ADS_1


" Dokter akan melakukan operasi untuk menghentikan pendarahan karna pasien masih dalam keadaan kritis." Sambungnya lagi


"Lakukan apa pun yang terbaik." Pasrah Rey dengan kondisi masih syok.


"Kalau begitu silahkan tuan kebagian resepsionis untuk menyelesaikan administrasi dan menandatangani surat persetujuan tindakan operasi istri anda."


"Kalau begitu silahkan hubungi keluarga pasien agar dokter menangani nya dengan cepat,karna sedikit saja lambat itu akan sangat berbahaya untuk nyawa pasien ." Jelas suster itu lagi dengan panjang lebar, sementara Rey yang tak tahu harus menghubungi keluarga Rey di liputi dilema,apa lagi dengan kondisi Delia yang cukup para.Sejenak Rey berfikir lalu dengan yakin ia memutuskannya.

__ADS_1


Rey merogoh kantong celananya dan mengambil ponsel nya lalu menghubungi seseorang.Kini ia yakin dan percaya dengan keputusannya kali ini.


" Segeralah menyusul setelah kamu mendapatkan surat persetujuan itu." Ucap Rey pada seseorang yang di hubungi nya,lalu mematikannya begitu saja tanpa mendengar perkataan orang yang di hubungi nya .


Sementara orang yang tadi di hubungi nya hanya mampu berdecih tanpa bisa menolak perintah sang bos,ia kemudian bergegas pergi setelah semua rencana yang telah di susunnya bersama sang bos berjalan sesuai rencana. Dion kini telah berada di bandara Singapura menyusul sang bos.Ya orang yang di hubungi Rey tadi adalah sang asisten sekaligus tangan kanannya.


"Semua persiapan sudah selesai bos,anda hanya perlu menjalankan dan melakukan ijab kabulnya saja,segala urusan administrasi sudah selesai." Ucap Dion ketika ia sudah berada di rumah sakit tempat Rey berada. Rey tersenyum puas dengan pekerjaan sang asisten yang selalu saja bisa diandalkan.Ya,setelah berfikir dengan matang Rey berfikir untuk menikahi Delia hari ini meski sang wanita belum sadarkan diri,ia kemudian meminta Dion untuk menemui ke dua orang tua Delia di kampung,walau dengan banyak drama yang dilalui Dion untuk mendapatkan restu untuk sang bos,namun pada akhirnya kedua oran tua Delia setuju dengan keputusan Rey,entah apa yang di bicarakan Dion pada kedua orang tua Delia yang semula menolak namun dengan rela dan ikhlas tiba+tiba saja merestui .

__ADS_1


Penghulu dan beberapa saksi telah siap di ruang perawatan Delia, mereka telah siap untuk melaksanakan ijab kabul di ruangan itu,begitu pun Rey yang dengan setelan jas berwarna putih begitu sangat siap untuk melakukan ijab kabul.Ia seolah lupa dengan keputusan orang tuanya dan melupakan tunangannya di Indonesia.Namun keputusan yang diambil nya ini akan menjadi awal mula tragedi yang akan menimpanya bersama Delia.Tanpa sadar keputusannya akan memicu timbulnya masalah besar di keluarga nya dan akan berakibat pada rumah tangga yang kini baru di mulai.


__ADS_2