Dokter Cinta Sang CEO

Dokter Cinta Sang CEO
Episode 36


__ADS_3

Hari ini Rey dan Delia akan mengunjungi Rosa di rumah sakit tempat Rosa di rawat, semenjak kejadian yang menimpa Delia beberapa waktu lalu,membuat Rey mengetatkan penjagaan secara diam-diam.


" Aku akan tinggal di rumah sakit saja merawat Rosa,lagi pula Rosa lebih membutuhkan ku." Ucap Delia saat mereka berada dalam mobil.


" Aku sudah menugaskan beberapa dokter dan perawat untuk menjaga Rosa 24 jam ,jadi kamu tidak perlu khawatir." Balas Rey sambil tetap fokus menyetir.


"lalu untuk apa aku ikut ke Singapura,kalau semua tugasku sudah kamu berikan pada dokter lain,bukankah aku di tugaskan untuk itu makanya aku di sini?"


" Perjanjian itu sebelum kita berangkat,tapi setelah di sini,semua perencanaan itu berubah." Santai Rey.


" Lalu tugasku apa?"


" hheeemmmm , merawat ku."

__ADS_1


Mendengar ucapan Rey , seketika Delia mencubit pinggang Rey dengan kesal.


" Aaaauuuuhh..." Rintih Rey pura-pura kesakitan sambil tangannya mengusap - usap pinggangnya bekas cubitan Delia.


" Jangan lebay dech..." ucap Delia jengah menghadapi sikap Rey yang menurutnya sangat berbeda dari sebelumnya saat mereka belum menikah, setelah menikah sikap Rey tiba-tiba saja Jadi ke kanak-kanakan,ia tersenyum tipis membayangkan nya kemudian menggeleng pelan dengan senyum yang masih menghiasi wajah cantiknya.


......................


Rey menghentikan mobil nya tepat di halaman parkir rumah sakit.


Ke duanya berjalan beriringan menuju kamar tempat Rosa di rawat,tidak ada obrolan sepanjang koridor rumah sakit,mereka terhanyut dalam pikiran masing-masing.


"Tuan Rey...." Sapa seseorang yang berhasil mengembalikan keduanya ke dunia nyata , Rey dan Delia menghentikan langkahnya saat nama Rey di panggil seseorang lalu membalikkan badan mereka ke arah orang yang memanggil tadi.

__ADS_1


" Tuan Rey kan?" Tanya orang itu lagi saat mereka saling berhadapan,dengan seulas senyum tipis tergambar di wajah Rey saat mengetahui orang yang menyebut namanya .


" Ramon...?" Ujar Rey dengan senyum mengembang sambil merentangkan kedua tangannya untuk memeluk orang yang di sebutnya Ramon itu.


" Aku kira kamu sudah lupa denganku,karna kamu sudah sangat sukses." Balas Ramon kmudian membalas pelukan Rey, sejenak mereka saling berpelukan untuk melepas kerinduan setelah beberapa tahun tak bertemu,Ya Ramon adalah sahabat Rey sewaktu kuliah di luar negeri beberapa tahun tahun lalu.Mereka berpisah dan hilang kontak sejak mereka menyelesaikan pendidikan mereka dan sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing,Jika Rey kembali ke Indonesia untuk meneruskan bisnis keluarga nya , sedang ka Ramon memilih tetap tinggal di Luar negeri karna memang keluarga nya sudah tinggal dan menetap di London.


" Ngapain kamu di rumah sakit ini,apa ada yang sakit?" Tanya Ramon saat mereka sudah melepas pelukannya .


" Iya, keponakan ku sedang di rawat di sini." Jawab Rey .


" Lalu dia?" Tanya Ramon kembali,ia baru menyadari ada wanita cantik yang sedang berdiri di sisi Rey, Rey kemudian menoleh ke arah Delia yang sedang tersenyum tipis pada Ramon lyang membuat wajah Rey cemberut.


" Hehhhhmmm." Dehem Rey dan berhasil dan berhasil membuat Delia menoleh padanya,dan dengan posesifnya Rey melingkarkan tangannya ke pinggang ramping Delia seolah ingin mengatakan bahwa Delia adalah miliknya itu , Ramon yang melihat tingkah kekanak-kanakan Rey mengulas senyum lalu menggeleng pelan ia tidak percaya dengan perubahan Rey sekarang.

__ADS_1


Rey yang dulu ia kenal adalah pria yang sangat dingin dan cuek terhadap wanita,dulu sewaktu masih kuliah Rey adalah pria idaman di kampus mereka ,bahkan wanita - wanita itu akan melakukan apa pun agar dapat bersama dengan Rey meski hanya sekedar mengobrol sejenak.


__ADS_2