
Will yang tak ingin semuanya berlarut-larut memutuskan untuk memberikan tanggungjawab masalah Clara pada Doni dan Albert. Dia ingin fokus dengan rencananya untuk kembali ke Belanda seperti permintaan Alisya.
Hidup tak selamanya indah, pasti ada batu kerikil yang menjadi penghalangnya. Jadi mau tak mau dan siap tak siap semua harus dihadapi dengan berani.
Untaian pesan yang pernah diucapkan mendiang sang mama masih terekam jelas dibenak Williams. Dokter tampan tersebut baru saja menyadari fakta, bahwa hidupnya tak semulus karirnya. Apa yang berada dalam bayangannya selama ini tak mudah untuk diraih.
Will menghela nafas panjang. Hidupnya yang semula monoton hanya seputar rumah, apartemen dan rumah sakit nyatanya tak mampu memberikan warna didalamnya. Semua terasa hampa kala sendiri menyapa.
Kehadiran Alisya dalam hidupnya yang tanpa sengaja membuat harinya terasa berbeda. Dia suka tertawa meski itu bukan hal yang aneh namun tentu sedikit aneh pada awalnya ketika orang-orang yang mengenal bagaimana keseharian seorang Williams jika berada diluar rumah sakit.
Senyum tersungging disudut bibirnya, Will mengulurkan tangannya menyambut kedatangan gadisnya. Alisya yang baru saja keluar dari ruang poli umum menyambut dengan sumringah lelaki yang telah mencuri hatinya bukan hanya separuh namun seluruh jiwanya pun telah habis tak tersisa.
Hanya tinggal menghitung jam sebelum mereka berangkat esok pagi. Malam ini, Will sengaja mengajak Alisya untuk berkencan romantis. Sebagai pengingat perjuangan mereka untuk memahami keinginan hati masing-masing.
__ADS_1
Benar kata Bram. Jatuh cinta pada orang yang tepat akan terasa bahagianya. Berbeda jika hanya cinta yang datang dengan kepura-puraan belaka. Perbedaan yang sangat terasa dirasakan oleh Williams. Meski singkat dan terkesan asal, namun hubungannya dahulu dengan Clara bisa disebut jatuh cinta.
Will tetap memperlakukan Clara dengan baik waktu itu. Terlebih ketika Alisya telah pergi meninggalkan Indonesia. Dia yang memang berniat untuk serius tentu akan lebih meningkatkan kadar perhatian dan juga tingkat kepedulian pada perasaan wanita itu.
Namun kali ini, rasa dalam hatinya seolah bergejolak. Lebih hebat, lebih dasyat dan lebih bahagia. Will benar-benar merasakan kebahagiaan dalam hatinya.
*
*
*
Mengelak pada awalnya dan dengan lantang mengatakan jika dirinya sudah tak lagi berhubungan dengan Clara. Namun segala upaya yang dilakukannya tak membuat Doni percaya. Terlebih, ketika lelaki tersebut menunjukan bukti rekaman yang jelas jelas terjadi beberapa hari lalu.
__ADS_1
Pada akhirnya, Aryo tak pagi bisa berkutik. Harapannya untuk dapat menikmati kemewahan yang sudah ada didepan mata ketika Clara berhasil menikahi Williams hilang seketika. Aryo hanya pasrah ketika Doni membawanya ke panti untuk menjemput Clara.
Tak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh Aryo. Perlawanan pun dilakukan oleh Clara. Bahkan wanita hamil tersebut dengan tak tahu malunya mengatakan dengan lantang jika dirinya mencintai Williams.
Meski begitu, tak ada rasa simpati yang terlihat dari penghuni panti padanya. Mereka hanya diam dan saling berbisik. Para opa dan oma lebih memilih menjadi penonton dari pada menyelah.Mereka hanya merasa terhibur dengan apa yang dipertontonkan oleh Clara.
Albert yang kehabisan akal tentu saja tak tinggal diam. Lelaki tersebut telah mengajak Clara untuk berbicara baik baik namun wanita tersebut malah berulah. Hingga pihak keamanan turun tangan.
Mata Clara melotot ketika melihat Aryo berjalan masuk bersama Doni dan beberapa orang lainnya. Wanita itu bersikukuh mengatakan jika dirinya tak ada hubungan dengan Aryo. Doni yang muak pada akhirnya memutar rekaman suara Clara ketika menghubungi Aryo dan membicarakan rencana mereka untuk menjebak Williams dan juga mencelakai Alisya.
Clara bergeming, dia terkejut dengan kenyataan bahwa dirinya telah ketahuan sebelum bertindak. Wanita dengan perut buncitnya tersebut menggelengkan kepalanya menolak kalah. Namun nyalinya ciut ketika datang beberapa anggota polisi yang beberapa waktu lalu sempat Usman hubungi.
Pria yang masih setia dengan kursi rodanya tersebut terlihat geram dengan segala drama yang Clara mainkan.
__ADS_1