
Motor Bram melaju dengan kecepatan tinggi membelah jalan raya. Terpaan angin hembusan bayu jalanan dan teriknya sinar mentari tidak menyurutkan semangatnya, justru semakin memacu adrenalinnya.
Setelah beberapa menit motor sampai di balai desa, suasana balai desa sudah lenggang tidak seramai pagi tadi. Motor bapak Kepala Desa masih terparkir di tempatnya. Terlihat beberapa teman KKN nya berada di ruang sebelah yang digunakan untuk ruang sekretariat KKN. Bram dan Dito turun dari motornya kemudian berjalan menuju ke dalam gedung balai desa.
"Menemui bapak Kepala Desa dulu ya Dit" ucap Bram pada Dito saat kaki mereka sudah berada di ruangan balai desa. Dito hanya menjawab dengan angukan kepala, dan mereka melanjutkan langkahnya menuju ke ruangan bapak Kepala Desa. Setelah mengetuk pintu dan dipersilakan. masuk, Bram dan Dito masuk ke dalam ruangan tersebut, kemudian Bram dan Dito menyampaikan hasil kerjanya yang baru saja dilaksanakan, dan rencana pelatihan yang akan diadakan. Bapak Kepala Desa sangat mengapresiasi kerja mereka, dan siap membantu segala keperluan yang dibutuhkan untuk pelatihan tersebut.
"Baiklah mas Bram dan mas Dito, nanti saya sampaikan pada perangkat desa yang berkaitan dengan acara tersebut, setiap perdukuhan nanti mewakilkan peserta pelatihan, untuk urusan konsumsi nanti ibu ibu penggerak PKK yang mengurus" ucap bapak Kepala Desa dengan senyum wibawanya.
"Baiklah Pak kalau begitu kami mohon diri, mau ke ruang sebelah, nanti malam kami akan mengadakan evaluasi kerja kami hari ini" ucap Bram kemudian
"Baik baik silahkan" ucap Bapak Kepala Desa dengan mengulurkan tangan posisi telapak tangan menengadah sebagai kode mempersilahkan.
Bram dan Dito akhirnya bangkit berdiri lalu meninggalkan ruang bapak Kepala Desa. Mereka berjalan menuju ke ruangan sebelah yang digunakan untuk sekretariat KKN, terlihat Leon, Shirly dan beberapa temennya sibuk di depan lap top nya.
"Shir, kamu hubungi semua teman, nanti malam meeting untuk evaluasi kerja hari ini" ucap Bram pada Shirly yang bertugas sebagai humas
"Ya, pertemuan di mana, jam berapa?" tanya Shirly sambil menatap Bram
"Habis makan malam, jam delapan" jawab Bram
"Tempat di mana baik nya di balai desa apa di posko cewek?" tanya Bram
"Di posko cewek saja, biar kalau kemalaman kita ga ngrepoti minta di antar" usul salah satu temen perempuan yang lain
"Okey" jawab Bram. Shirly lalu terlihat mengetik undangan pertemuan evaluasi nanti malam. Beberapa temannya yang bertugas dari lapangan ada juga yang mulai memasuki sekretariat. Namun juga ada yang masih tugas di luar.
Tidak terasa waktu berlalu matahari sudah mulai condong ke barat, beberapa pegawai balai desa sudah mulai meninggalkan gedung balai desa. Demikian juga para peserta KKN juga mulai meninggalkan gedung balai desa menuju ke posko mereka.
🌜🌜🌜
Di malam harinya di posko KKN cowok, setelah makan malam mereka semua siap untuk pergi ke acara evalusiasi kegiatan hari ini.
Mereka sudah berdandan rapi tidak lupa juga beraroma wangi. Mungkin ada yang tidak mandi namun semprotan parfum tidak boleh lupa
__ADS_1
"Kok kayak ada parfum cewek" ucap Dito. Dan Bram hanya diam saja tidak menanggapi.
"Parfum anaknya pak kepala dusun mungkin nyampe ke sini" ucap yang lain
"Iya paling" ucap Bram menimpali. Akhirnya mereka semua diam tidak membahas parfum cewek lagi.
Mereka lalu berjalan keluar menuju ke motornya lalu mereka berboncengan dengan motor yang ada, tidak berapa lama mereka sampai di posko KKN cewek. Terlihat temen temen perempuan sudah duduk di ruang tamu tuan rumah. Ruang tamu terlihat sangat luas, nampak ruangan tersebut sering digunakan untuk pertemuan dan rapat rapat kalau melihat banyaknya kursi yang berada di ruang tamu tersebut, ada 3 set kursi tamu tertata berjejer mengelilingi 3 meja yang ditata memanjang.
Setelah mereka semua berkumpul acara segera dimulai. Bram menyampaikan hasil kerjanya dan rencana pelatihannya, Dito memberi tambahan apa yang disampaikan oleh Bram.
Selanjutnya Leon menyampaikan hasil kerjanya.
"Desa sudah memiliki web site, tapi sepertinya masih butuh perbaikan, kita mungkin akan menyempurnakan web site tersebut. Kemudian akan mengadakan pelatihan tentang multi media pada pemuda desa" ucap Leon
"Pemuda dan pemudi" potong salah seorang temen perempuan mengingatkan tentang kesetaraan gender.
"Kalau aku bilang pemuda desa konteksnya cowok cewek ya" ucap Leon
"Ada masukan lain" ucap Leon selanjutnya
"Usulku sih coba kamu buatkan web site untuk organisasi pemuda desa" ucap Bram kemudian
"Okey okey" jawab Leon.
Terlihat beberapa temen temen yang lain juga memberikan beberapa masukan, namun juga ada yang sudah menyetujui. Lalu terlihat Kanza sudah siap akan menyampaikan hasil kerjanya hari ini
"Setelah kita survai seharian, Bimbingan belajar kita fokuskan untuk anak anak SD, materi utama matematika dan bahasa Inggris, materi lain sebagai pendamping. Untuk pendidikan agama desa sudah memiliki wadah buat anak anak" ucap Kanza
"Anak SMP dan SMA bisa ga?" tanya Dito
"Kalau tenaga kita sepertinya ga bisa Dit" jawab Kanza
"Bisa tidak kamu mencari info mungkin ada warga yang memiliki kemampuan dan waktu yang bisa membantu" ucap Bram
__ADS_1
"Okey okey besuk kita kerjakan" jawab Kanza
"Kapan bisa dimulai bimbingan belajar nya" tanya Bram
"Secepatnya" jawab Kanza
"Kasih waktu jelasnya agar bisa dievaluasi dengan jelas" ucap Bram
"Tiga hari lagi, kita siapkan tempat dan alat alatnya besuk" jawab Kanza
"Okey" ucap Bram yang disetujui yang lain.
Acara evaluasi selesai, kemudian peserta KKN pamit tidak lupa juga pamit pada tuan rumah.
Motor mereka berjalan meninggalkan rumah penggerak PKK yang digunakan sebagai salah satu posko.
Bram memboncengkan Dito, motor Bram berjalan di posisi paling belakang. Dia mengawal temen temennya yang lain. Malam sudah agak larut, mungkin karena di desa tidak banyak keramaian hingga nampak sunyi senyap suasananya. Bram membelokkan motornya dari pertigaan menuju ke arah posko mereka, motor temen temen sudah tidak nampak dari pandangan matanya. Motor melaju menaiki tanjakan jalan, di kiri kanan jalan nampak kebun kebun penduduk. Lalu motor berjalan turun dari tanjakan motor terus melaju melewati jembatan di kiri kanan nampak pohon pohon bambu.
Motor terus melaju namun tiba tiba...
Ciiiit... derrrr ....brukkk..brukkk
Motor dan pengendaranya terjatuh. Bram sudah mengerem motor nya karena dilihat mendadak ada sebatang bambu besar melintang di jalan, namun dia tidak bisa mengendalikan keseimbangan motornya.
Bram dan Dito berusaha untuk bangkit. Namun belum sempurna mereka bangkit sudah ada dua sosok laki laki mendatangi mereka...
...🎀...
...Reader tersayang, author ucapkan terimakasih atas kesediaan reader telah meluangkan waktu dan kuotanya untuk hadir di novel perdana ku ini 🙏...
...Okey selamat membaca 🙏 Semoga reader selalu diberi kebahagiaan, kesehatan dan rejeki lancar. 🙏...
...Biji berduri buah kedondong...
__ADS_1
...Bagi like nya dong 🤭😁✌...