Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 5}


__ADS_3

Suasana di dalam mobil masih hening. Angga sesekali melirik ke arah gadis di sampingnya yang terdiam dengan tangan gemetar yang saling bertautan. Isak tangis masih tetdengar.


Entah kenapa Angga merasa hatinya berdenyut melihat keadaan gadis ini. Pakaian yang sudah berantakan, rambut yang acak acakan dan juga kondisi wajah yang sembab karna terus menangis.


Pak supir yang ada di depan pun hanya diam. Bingung dengan keadaan yang ada, baru kali ini Dia melihat Angga membawa seorang wanita. Tapi yang lebih membingungkan lagi, keadaan gadis itu yang tidak baik baik saja.


"Hmmm. Maaf Mas, kita langsung pulang atau bagaimana?" tanya Pak supir memecah keheningan


"Jangan Pak, kita antar dulu gadis ini" kata Angga


"Kita akan mengantarnya kemana Mas?"


Angga diam, Dia juga tidak tahu harus mengantar gadis ini kemana. Melihat keadaan nya saja sudah membuat Angga iba.


"Maaf Nona, kalau boleh saya tahu dimana alamat rumahmu?" tanya Angga selembut mungkin


Nessa seperti tersadar dari lamunan nya. Melirik ke arah Angga, Dia barus sadar kalau sekarang Dia sedang berada di dalam mobil.


Ehh, tunggu dulu!! Bukan nya ini pria yang tadi di kampus. Kenapa Dia bisa ada disini ya? Apa benar Dia berniat menolongku atau hanya akal akalan nya saja.


"Nona, hei apa kau mendengarku?" Angga melambaikan tangan nya di depan wajah gadis itu


Nessa mengerjap, Dia tersadar dari lamunannya "Eh i..iya, kamu bilang apa tadi?"


"Dimana alamat rumahmu? Aku akan menghantarkan ke rumahmu" kata Angga


Ehh. Sepertinya Dia laki laki baik.


Nessa pun akhirnya memberi alamat rumah nya. Pak supir pun langsung melajukan mobilnya menuju alamat rumah Nessa.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

__ADS_1


"Kemana anak itu? Kenapa jam segini belum juga pulang? Kenapa kau membiarkan Dia pergi Nevan" Ditya mondar mandir di ruang keluarga menunggu ke datangan putri kesayangan nya


"Nevan gak bisa melarang Nessa Dad, Dia bilang kalau Dia merasa terkekang selama ini. Aku hanya ingin melihat Dia bahagia Dad, karna Nessa juga bilang kalau Dia ingin hidup bebas seperti teman temannya" jelas Nevan


"Iya, tapi ini sudah hampir jam 10 Nevan. Daddy khawatir sama saudarimu" kata Ditya cemas


"Mas tenanglah dulu, aku yakin Nessa akan baik baik saja" Tiara datang membawa minum untuk suaminya dan juga anaknya.


"Tapi sayang, aku benar benar khawatir sama Nessa" kata Ditya masih gelisah


"Aku tahu, tapi jangan kau terus menyalahkan Nevan. Dia juga tidak salah, mungkin memang benar kalau Nessa ingin merasakan apa yang teman teman nya rasakan" kata Tiara mencoba menenangkan suaminya


Ditya akhirnya duduk di samping istrinya. Dia mengecup pipi Tiara. Nevan yang sudah biasa dengan orang tuanya yang selalu romantis.


"Nevan coba kau hubungi lagi Nessa!" kata Ditya


"Sudah Dad, tapi ponselnya tidak aktif" kata Nevan


Terdengar suara mobil yang terparkir di halaman rumah mereka. Nevan segera berlari ke luar rumah. Melihat siapa yang datang.


"Nessa" teriak Nevan saat melihat Nessa keluar dari mobil itu. Nevan langsung berlari dan memeluk saudara kembarnya itu.


"Nevan, aku takut" kata Nessa memeluk erat Nevan dan menangis terisak


"Kau kenapa Ness? Apa yang terjadi?" tanya Nevan menatap wajah Nessa yang terlihat sangat memprihatinkan


"A..aku..Aku.. Nevan...Hiks hiks"


Nessa tidak mampu menjelaskan apapun saat ini. Dia hanya bisa menangis dan menangis. Menyesali karna sudah tidak mau menuruti ucapan Nevan. Seandainya Dia mengizinkan Nevan untuk ikut, mungkin kejadian nya tidak akan seperti ini.


Nevan memeluk Nessa, barulah Dia menyadari kalau saudari nya di antar oleh seorang pria. Nevan tidak mengenal pria itu, tapi wajahnya seakan tidak asing baginya.

__ADS_1


"Dia siapa Ness?" tanya Nevan menatap pada Angga


Nessa menoleh ke arah Angga, Dia juga baru sadar kalau tadi Dia diantarkan oleh pria ini.


"Dia..."


Bugh


"Nevan"


Nessa terkejut saat Nevan langsung memukul wajah pria yang menolong nya sebelum Nessa menjelaskan semuanya.


Nevan menarik kerah baju Angga, menatapnya dengan tajam.


"Kau apakan Nessa Hah?" teriak Nevan


Nessa segera berlari ke arah mereka. Dia mencoba melepaskan cengkraman tangan Nevan di kerah baju Angga.


"Nevan hentikan, ini bukan salah Dia"teriak Nessa


"Kau diam, lihatlah penampilanmu Ness? Aku akan memberikan pelajaran pada pria ini. Dia sudah berani menyentuhmu" kata Nevan dingin


Aduhh kenapa jadi kaya gini, Nevan kalau lagi marah sangat menyeramkan lagi.


"Sepertinya kau salah faham" kata Angga


"Salah faham? Kau yang mengantarkan Nessa, itu artinya kau yang sudah membuat Nessa menjadi seperti ini" kata Nevan dingin


"Nevan dengerin aku dulu, Dia tidak salah. Dia yang udah nolongin aku dari pria berengsek tadi" teriak Nessa histeris.


Nessa tidak mau kalau sampai pria yang menolongnya akan kena pukulan lagi dari Nevan. Nessa akan semakin merasa bersalah jika itu terjadi.

__ADS_1


Nevan langsung melepaskan cengkraman tangan nya "Ikut aku masuk, kita jelaskan di dalam"


Bersambung


__ADS_2