Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 51}


__ADS_3

Rara terdiam melihat seseorang yang sedang makan di hadapan nya. Wajah tampan, namun terlihat sangat datar dan dingin.


Selesai makan Nevan menghabiskan minuman nya. Dia melihat ke arah Rara yang dari tadi hanya diam. Sepertinya Nevan baru menyadari keberadaan Rara disana.


Ternyata makan ada yang menemani terasa sangat menyenangkan.


Baru kali ini Nevan merasa nyaman saat bersama wanita. Mungkin karna Rara yang tidak terlalu banyak tanya, Rara yang diam dan menuruti semua keinginan nya.


Rara yang hanya menemani nya makan dan tidak membuatnya jengah seperti kebanyakan wanita lainnya.


"Apa kau tidak mau makan lagi?" tanya Nevan


Pertanyaan macam apa yang barusan aku tanyakan.


Nevan merutuki kebodohan sendiri. Kenapa Dia harus bertanya seperti itu coba? Nevan hanya ingin memulai percakapan tapi malah menanyakan hal yang tidak harus di tanyakan.


Rara mengerikan keningnya, lalu sesaat kemudian Dia tertawa. Nevan menatap pada Rara yang tertawa itu.


Manis.


"Bapak sama saja dengan saudara saya. Saya tidak serakus itu Pak, kan saya bilang kalau tadi saya sudah makan. Masa iya saya makan lagi" kata Rara setelah berhenti tertawa


Hah? Aku tahu.


"Sudahlah, kenapa kau masih disitu? Ayo kita kembali ke kantor, kau harus kembali bekerja. Ini sudah lewat jam makan siang" kata Nevan mengalihkan pembicaraan


Siapa yang tadi maksa gue buat ikut Dia. Tadikan gue udah mau kembali ke tempat kerja. Dasar bos aneh.


Rara hanya menuruti perkataan Nevan. Mereka kembali ke kantor, saat Rara sudah sampai di tempat kerjanya semua karyawan menatapnya. Bu Sulis segera menghampiri Rara.


"Kau kemana saja? Kenapa baru kembali?" tanya Bu Sulis

__ADS_1


Saat Nevan menarik tangan Rara memang tidak ada yang melihat karna kebanyakan karyawan masih berada di kantin.


Rara menunduk "Maaf Bu, tadi saya ada urusan sebentar"


Gak mungkin kalau gue harus jujur kan.


"Baiklah, kali ini kau ku maafkan. Tapi jangan ulangi lagi, kamu hanya karyawan biasa yang bekerja disini juga baru beberapa bulan Ra. Jangan terlalu banyak bertingkah" kata Bu Sulis


Rara hanya mengangguk, Dia berjalan menuju ke meja kerjanya. Anya yang sudah ada di meja kerjanya pun memang tidak tahu kemana Rara pergi. Selama ini Rara tidak pernah terlambat masuk kerja.


Anya menggeser sedikit kursi yang di duduknya memdekat ke arah Rara.


"Lo habis dari mana Ra?" bisik Anya


"Gue ada urusan bentaran Nya" jawab Rara ikutan berbisik


"Ohhh" Anya mengangguk mengerti


"Hmmm. I...itu Gu...gue habis ada urusan. Sama kaya lo" kata Anya gugup


Gue belum siap menceritakan semuanya sama Lo Ra.


"Ohhh. Oke" Rara mengangguk


Gue belum siap memberi tahu Lo semuanya Nya.


Kedua gadis ini kembali melanjutkan pekerjaan nya. Tidak mau pusing dengan apa yang mereka lewati hari ini.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Bukannya bekerja, Nevan malah mendengarkan cerita Rafa. Bagaimana Rafa menceritakan semuanya tentang perasaannya pada Anya.

__ADS_1


Dia juga cerita tentang Dia yang meminta bantuan Anya untuk membuka kembali hatinya yang terlanjur tertutup rapat.


"Kenapa kau bisa kefikiran untuk melakukan itu?" tanya Nevan penasaran


"Karna aku melihat kalau gadis ini berbeda dari yang lainnya Van. Aku sudah capek untuk terus terbelenggu dengan masa lalu" jelas Rafa


"Apa kau yakin kalau dengan cara seperti itu kau bisa membuka hatimu kembali?" tanya Nevan masih belum yakin dengan apa yang di ceritakan Rafa


"Semoga saja, kalau memang kita gak berhasil ya kita tinggal putusin aja hubungan ini. Yang penting kita mencoba lebih dulu Van" jelas Rafa


Ada benarnya juga apa yang dikatakan Rafa.


"Emangnya kau tidak lelah jika harus terus menerus terjebak dengan masa lalu" kata Rafa


Nevan menghela nafas berat "Tentu saja, aku juga ingin kembali bangkit untuk melupakan semuanya Raf. Tapi aku masih belum bisa"


"Itulah alasannya kenapa aku melakukan ini Van. Selama ini kita sulit untuk melupakan masa lalu kita karna kita tidak memberi kesempatan pada wanita lain untuk mencoba mengisi relung hati kita yang telah beku ini" jelas Rafa


"Makanya aku mencoba melakukan ini. Membiarkan ada seorang gadis yang mengisi hari hari ku supaya aku bisa melupakan semuanya" kata Rafa lagi


Apa aku juga harus melakukan itu?


"Cobalah untuk membiarkan seseorang mengisi hati kita Van" usul Rafa


"Akan ku coba" kata Nevan


Kini Nevan telah yakin dengan pilihan nya. Dia tidak mungkin terus terusan terbelenggu dengan masa lalu. Nevan harus bangkit, Nevan harus bisa melupakan semuanya.


Bersambung


Note : Terimakasih untuk semuanya yang telah mendukung cerita saya. Semoga kita sehat selalu dan bahagia selalu ya. Aminn 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2