Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 69}


__ADS_3

Seminggu berlalu, Rara dan Nevan telah resmi menjadi sepasang kekasih. Semakin hari Nevan semakin terlihat begitu mencintai Rara.


Bahkan Nevan sudah tidak malu lagi memanggil sayang pada Rara bahkan di depan banyak karyawan.


Semua karyawan kantor sudah mengetahui soal hubungan Nevan dan Rara juga Anya dan Rafa. Tidak sedikit dari mereka yang menghujat Rara dan Anya. Tapi Rara maupun Anya tidak mempedulikan nya.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Ting


Pintu lif terbuka, dua pasangan ini langsung keluar dari dalam lif menuju ke parkiran.


"Kita pulang duluan ya" kata Rara


Nevan dan Rafa menghentikan langkahnya. Menoleh dan menatap tajam pada kedua wanita di depannya ini.


"Gak ada, kita bakal anterin kalian pulang sampai rumah" kata Nevan tegas


Rara menatap Anya, mereka menjadi gelisah sendiri "Ta..tapi kita bisa pulang sendiri kok" kata Anya


"Gak ada penolakan lagi" kata Rafa tegas, menatap tajam pada Anya


Anya dan Rara hanya bisa menelan salivnya. Mau tidak mau mereka pun ikut ke mobil Rafa. Rafa duduk di depan bersama Anya. Sementara Rara dan Nevan duduk di kursi belakang.


"Kalian tinggal di jalan yang waktu itu kan?" tanya Rafa menoleh ke arah Anya


"Ekhem" Rara berdehem memberi kode pada Anya


Anya menoleh ke belakang, Dia cukup mengerti dengan maksud deheman Rara.


"Bu...bukan kok, kita kesana karna emang lagi lewat aja. Nanti aku tunjukin arah jalan nya" kata Anya


Rara yanga duduk di kursi belakang bernafas lega saat Anya bisa mengerti kode yang di berikan.

__ADS_1


Lihatlah. Apa yang coba kalian sembunyikan lagi. Nevan


Ku tahu kau berbohong sayang. Rafa


Anya menunjukan ke arah salah satu belokan dari jalan yang dulu pernah di lalui Nevan dan Rafa.


"Kita jalan kaki aja ya, sudah sampai sini saja. Lagian Bunda lagi gak ada di rumah, jadi tidak baik jika membawa pria ke rumah tanpa ada Bunda" bohong Anya


"Baiklah" jawab Rafa menghela nafas


"Assalamuailaikum" Anya dan Rara keluar dari dalam mobil.


"Waalaikumsalam" Rafa langsung melajukan mobilnya tapi di seberang sana Dia menghentikan mobilnya


"Kita tunggu mereka akan pergi kemana? Aku yakin kalau itu bukan jalan ke tempat tinggal mereka" kata Nevan yang di jawab anggukan oleh Rafa


Benar saja, Anya dan Rara kembali dari belokan jalan itu. Mereka berjalan berlawanan arah. Rafa mulai melajukan mobilnya dengan pelan tanpa menghidupkan lampu mobil agar tidak di ketahui oleh Rara dan Anya.


Mereke berdua turun dari mobil karna Anya dan Rara memasuki gang yang tidak bisa di lalui mobil.


Nevan dan Rafa mengikuti langkah Anya dan Rara dnegan jarak aman. Gang yang hanya bisa di lewati oleh pejalan kaki dengan penerangan yang temaram.


Rara dan Anya telah sampai di tempat tinggal mereka. Mereka segera masuk ke dalam tempat tinggalnya itu.


Nevan dan Rafa diam mematung menatap bangunan sederhana di depannya. Kedua gadis yang mereka cintai ternyata tinggal ditempat ini.


Tiba tiba dada keduanya merasa sesak. Apa saja yang telah di lewati kedua gadis itu. Pasti sangat sulit menjalani kehidupannya.


"Mereka tinggal disini Van" kata Rafa lirih


Nevan dan Rafa berjalan ke arah pagar rumah. Membuka pintu pagar yang terbuat dari kayu dan masuk ke sana. Terlihat masih banyak anak anak yang bermain di halaman rumah karna waktu masih sore.


"Maaf. Om cari siapa?" tanya bocah laki laki yang di kira usianya 10 tahunan

__ADS_1


"Hmmm. Om mau ketemu sama Rara dan Anya " jelas Nevan


"Ohh. Biar Zaidan panggilkan ya Om" kata Zaidan


Nevan dan Rafa mengangguk


Zaidan pun masuk ke dalam rumah untuk memanggil Rara dan Anya. Tak lama kemudian Rara dan Anya keluar masih dengan pakaian kantornya.


Rara dan Anya diam mematung melihat dua lelaki yang berdiri tegap di depannya.


"Kak ayokk" Zaidan menarik tangan Anya. Menyadarkan gadis itu dari lamunan nya


"I...iya" Rara dan Anya berjalan menghampiri Nevan dan Rafa dengan perasaan tak karuan.


Anya maupun Rara masih diam mematung di depan Nevan dan Rafa. Tidak tahu harus berkata apa saat ini.


"Ekhem.


Zaidan, sekarang Zaidan ajak temen temen masuk ke dalam ya. Sudah sore" kata Anya lembut


"Baik Kak" Bocah kecil itu pun mengajak teman temannya untuk masuk ke dalam


"A...ada apa kalian kesini?" tanya Rara gugup


"Apa ini yang kalian sembunyikan dari kita? Tentang setatus kalian dan juga kehidupan kalian?" tanya Rafa


Deg


Bagaimana ini? Apa mungkin mereka akan meninggalkan ku dan Rara seperti yang pernah terjadi dulu.


Bersambung


Maaf kemarin gak bisa up karna saya sedang kurang sehat.

__ADS_1


__ADS_2