Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Part 85


__ADS_3

Setelah acara lamaran itu semua di tentukan kalau pernikahan Dea dan Viza akan di langsungkan setelah Dea lulus kuliah.


Ya sekitar 4 tahunan lagi dan Viza menyetujuinya.


Viza cukup mengerti kalau Dea harus fokus dulu pada kuliahnya.


Tiara dan Ditya sudah kembali ke rumah mereka. Nevan dan Nessa barus saja tertidur. Kini tinggal Tiara yang duduk menyandar di tempat tidur menunggu kepulangan suaminya.


"Bosen banget ya, Nevan sama Nessa malah tidur. Gak ada temen deh aku"


Tiara mengambil buku novel dan memulai membacanya untuk menghilangkan rasa jenuh.


Kalau nanti aku kuliah lagi, apa aku akan bisa membagi waktuku untuk anak anak dan suamiku.


Selama ini Tiara selalu memikirkan itu. Walaupun waktunya Dia kuliah masih lama. Menunggu si kembar berumur dua tahun dulu agar sudah bisa melepaskan asi.


Mudah mudahan aku bisa membagi waktu ku untuk kuliah dan keluargaku.


Tiara tidak ingin menjadi istri dan ibu yang mengabaikan keluarganya karna pendidikan. Keluarga adalah segalanya untuk Tiara.


Ceklek


"Assalamualaikum"


Ditya masuk ke dalam kamar, menyimpan tas kerja di atas sofa. Lalu menghampiri istrinya dan mencium keningnya.


"Waalaikumsalam" Tiara mencium tangan suaminya


"Ko pulang telat Mas?" tanya Tiara lembut


"Iya sayang, lagi banyak kerjaan di kantor"


Tiara menganguk "Mau mandi dulu?"


"Hmm"


Ditya berjalan ke arah box bayi. Menatap anak anaknya yang sudah terlelap. Mengelus pipi keduanya dengan senyum mengembang di bibirnya.


Tiara keluar dari kamar mandi setelah menyiapkan segala keperluan mandi suaminya.

__ADS_1


"Airnya sudah siap Mas, mandi dulu sana" kata Tiara


"Iya sayang, Cup" Ditya mengecup bibir istrinya sebelum berlalu ke kamar mandi.


"Ish dasar ya" gerutu Tiara, tepat pada saat itu Nevan menangis kencang membuat Tiara langsung berlari ke arah box bayi.


"Cup cup, jangan nangis sayang nanti Nessa ikutan bangun" Tiara menggendong Nevan


Ceklek


Ditya keluar dari ruang ganti, menghampiri istrinya yang sedang menyusui Nevan. Ditya duduk di sebelah istrinya.


"Ya ampun Nak, pelan pelan miminya Daddy gak akan minta ko" Ditya mengelus kepala Nevan yang sedang menyusu pada ibunya.


"Iya gak akan minta sekarang, tapi nanti pasti ngabisin" oceh Tiara


"Hehe. Kamu tau aja sayang, sekarang biarin aja Nevan nikmatin dulu sebelum nanti di kuasai sama Daddy" kata Ditya enteng tanpa beban


Tiara hanya mendengus kesal, Dia berjalan ke arah box bayi dan menidurkan Nevan yang sudah terlelap itu.


"Mau makan dulu?" tanya Tiara. Ditya mengangguk


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Dea keluar dari mobilnya, Dia baru saja sampai di kampusnya. Dia berjalan memasuki kampusnya.


"Deaaa"


Seperti biasa Alin selalu berteriak memanggil Dea. Alin berlari ke arahnya.


"Ada apa Lin?" tanya Dea tersenyum


"Cieee yang habis lamaran, cerah banget wajahnya" goda Alin


"Apaan sih Lin, lebay deh"


Dea menlanjutkan langkahnya diikuti Alin. Mereka masuk ke dalam kelas.


Setelah selasai jam pelajaran Dea dan Alin pun langsung menuju parkiran berniat untuk langsung pulang.

__ADS_1


Dea menghentikan gerakan tangan nya saat poselnya berderinga. Tersenyum saat melihat nama yang tertera di layar ponsel.


"Hallo. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam. Sayang sudah pulang?"


"Sudah, ini lagi di mobil"


"Ya udah kalau lagi di mobil, tutup dulu telpon nya bahaya"


Dea terkekeh " Belum di nyalain mobilnya juga Kak, baru masuk aja belum jalan"


"Ohh. Ya udah sana pulang, hati hati jangan ngebut ngebut bawa mobilnya"


"Siap bos"


Dea melajukan mobilnya setelah mengakhiru telpon dengan sang kekasih.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Tiara serang asyik bermain dengan Nevan dan Nessa. Pertumbuhan anak anaknya benar benar sangat cepat. Si kembar sudah bisa merangkak sekarang.


"Pintarnya anak Mami" Tiara mencium kedua pipi anaknya.


Ditya yang baru pulang dari kantor langsung menghampiri anak istrinya. Ditya sengaja pulang cepat karna kemarin karna Dia pulang telat membuat Dia tidak bisa bermain dulu dengan anak anaknya.


"Wahh pintarnya anak Daddy" Ditya mengelus kepala anak anaknya


"Ko udah pulang jam segini Mas?" Tiara mencium tangan suaminya dan mengambil tas dan jas suaminya.


"Lagi pengen main sama Nevan dan Nessa aja Sayang" kata Ditya duduk di samping si kembar.


"Oh ya udah, nitip dulu si kembar ya. Tia mau nyiapin air untuk Mas mandi" kata Tiara


"Iya sayang"


Tiara pun naik ke lantai atas untuk menyiapkan perlengkapan mandi suaminya.


Di lantai bawah Ditya sedang asyik bermain dengan anak anaknya. Tertawa melihat setiap pertumbuhan anaknya yang semakin hari semakin menggemaskan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2